Apakah Prabowo ataukah Jokowi
 Dua-duanya bukan Satrio Piningit yang Sejati
Karena Satrio Piningit yang Sejati tidak akan menjadi Presiden
memakai lambang ratu tanpo mahkota (Jongko Joyoboyo bait 171)

A. Pendahuluan.
Pada hari rabu 9 juli 2014 Pemilu Presiden RI akan dilangsungkan dengan menempatkan 2 calon presiden untuk dipilih, yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Kemudian pada hari selasa 22 juli 2014 KPU akan mengumumkan siapa pemenang pemilu 2014 kali ini. Apabila tidak ada gugatan dari yang kalah pemilu, maka si pemenang pemilu akan dinyatakan resmi menjadi calon presiden pada hari kamis 21 agustus 2014. Selanjutnya dilantik menjadi presiden RI oleh MPR-DPR menggantikan presiden SBY pada hari senin 20 oktober 2014.
Di tengah-tengah berjalannya pemilu presiden RI 2014, muncul kabar bahwa yang menjadi presiden 2014-2019 kali ini adalah Satrio Piningit yang akan membawa Indonesia menuju zaman Kalasuba (zaman suka ria / zaman keemasan Indonesia). Hal ini didasarkan pada naskah-naskah peninggalan leluhur Indonesia seperti Jongko Joyoboyo, 7 Ramalan Satria Ronggo Warsito dll. Akan tetapi setelah diperiksa naskah-naskah leluhur itu, ternyata 2 calon presiden RI 2014-2019 yaitu Prabowo Subiyanto dan Joko Widodo tidak sesuai dengan yang dimaksud oleh para leluhur Nusantara. Berikut 17 alasannya :

1. Berparas seperti Batara Kresna, berwatak seperti Baladewa (Jongko Joyoboyo bait 159).
Apakah Prabowo dan Jokowi berparas seperti Kresna dan berwatak seperti Baladewa ? ……. mungkin anda akan mengatakan Prabowo berwatak seperti Baladewa, …, tidak … tidak sama … Prabowo berwatak tegas sementara Baladewa berwatak keras.

2. Sebelumnya ada pertanda bintang pari … lamanya 7 malam (jongko Joyoboyo bait 160).
Pelantikan presiden RI 2014-2019 dijadwalkan hari senin 20 oktober 2014. Pertanyaannya apakah 6 / 7 hari sebelum tanggal itu ada komet 7 hari ? ……. jawabannya tidak ada data sama sekali. Artinya siapapun yang dilantik menjadi presiden nanti, dia bukan Satrio Piningit seperti yang diberitahukan leluhur Nusantara.

3. Putra Batara Indra (Jongko Joyoboyo bait 161, 162, 171).
Prabu Joyoboyo menyebut Satrio Piningit dengan sebutan Putra Batara Indra. Pertanyaannya apakah Prabowo &/ Jokowi adalah Putra Batara Indra? ……. jangankan sebutan Putra Batara Indra, Batara Indra ada dimana keduanya tidak tahu. Jangankan Batara Indra, kalau sholat di Masjid, ada berapa malaikat di masjid itu juga tidak tahu. Bahkan malaikat di bahu kanan dan di bahu kirinyapun keduanya juga tidak bisa melihatnya.

4. Pasukan makhluk halus pada berbaris (Jongko Joyoboyo bait 162).
Bait ini mengindikasikan bila Satrio Piningit memiliki pasukan makhluk halus. Silahkan tanyakan pada peramal / cenayang / paranormal / guru spiritual / dukun dll bahwa 2 calon presiden RI 2014 tidak memiliki pasukan makhluk halus.

5. Berperang tanpa pasukan (jongko Joyoboyo bait 162).
Siapapun yang akan dilantik menjadi presiden pada 20 oktober 2014, apabila nanti terjadi perang di Indonesia maka dapat dipastikan akan mengerahkan prajurit TNI untuk mengatasinya. Padahal bait 162 Jongko Joyoboyo menyebut Satrio Piningit terjun langsung ke medan perang tanpa pasukan dan bukan hanya duduk di kursi presiden lalu tinggal perintah pada TNI.

6. Sakti mandraguna tanpa azimat (bait 162), Ludahnya ludah api (bait 166), Pandai meramal seperti dewa (bait 167).
Beberapa bait ini mengindikasikan bila Satrio Piningit yang sejati orangnya benar-benar sakti mandraguna dan keadaan ini tidak nampak dalam diri Prabowo maupun Jokowi.

7. Berpakaian kurang pantas (Jongko Joyoboyo bait 163).
Apakah Prabowo dan Jokowi pernah memakai pakaian kurang pantas? ……. keduanya anak orang kaya. Jokowi sebelumnya seorang pedagang mebel sementara Prabowo seorang prajurit TNI dan anak presiden. Keduanya tidak pernah memakai pakaian kurang pantas, tapi sebaliknya selalu berpakaian rapi & terkadan bahkan sering mewah.

8. Berpakaian kurang pantas (Jongko Joyoboyo bait 163).
Kalimat “berpakaian kurang pantas” juga bisa dikatakan bila Satrio Piningit yang sejati orangnya miskin. Apakah Prabowo dan Jokowi orang miskin? ……. silahkan anda periksa masa lalu 2 sosok itu, sebelum mencalonkan diri menjadi calon presiden keduanya orang kaya bahkan data kekayaan keduanya jumlahnya milyaran. Pantaskan mereka dikategorikan sebagai orang miskin yang “berpakaian kurang pantas” ?

9. Didampingi Sabdo Palon Noyo Genggong (Jongko Joyoboyo bait 164).
Silahkan anda tanyakan pada peramal, Paranormal, cenayang, guru spiritual, dukun atau yang lainnya. Apakah Prabowo atau Jokowi didampingi Sabdo Palon Noyo Genggong? ……. jawabnya tidak. Coba anda tanyakan pada 2 sosok calon presiden itu, dimanakah Sabdo Palon Noyo Genggong berada? ……. keduanya pasti tidak bisa menjawab. Karena memang tidak bisa melihat jin apalagi mengetahui keberadaannya, tentu lebih mustahil lagi.

10. Menebus Dosa dihadapan Sang Maha Kuasa (Jongko Joyoboyo bait 165).
Satrio Piningit yang sejati sepertinya telah sadar diri akan perbuatan dosanya dan menebusnya langsung diahadapan Sang Maha Kuasa. Apaka ada kabar dari 2 calon presiden itu tentang hal ini? ……. jawabnya tidak ada kabar sama sekali.

11. Yatim piatu tak bersanak saudara (Jongko Joyoboyo bait 168).
Nah yang ini kelihatan jelas sekali bila 2 calon presiden RI 2014-2019 bukan Satrio Piningit yang sejati karena tidak yatim piatu juga masih punya sanak saudara.

12. Disebut Dewa namun manusia biasa (Jongko Joyoboyo bait 170).
Kita mengenal Kresna dalam Kitab Mahabharata yang sakti mandraguna hingga orang-orang menyebutnya dewa. Tapi siapa yang akan menyebut dewa pada 2 sosok calon presiden RI 2014-2019. Keduanya tidak cocok disebut dewa karena memang tidak punya kesaktian apa-apa.

13. Memakai lambang ratu tanpa Mahkota (Jongko Joyoboyo bait 171).
Prabu Joyoboyo melalui bait ini memberitahukan bila Satrio Piningit yang sejati tidak akan menjadi Raja atau Ratu atau Presiden, akan tetapi kenyataannya Prabowo dan Jokowi merupakan calon presiden. Artinya keduanya bukan sosok yang dimaksud oleh Prabu Joyoboyo.

14. Pergi ke Lebak Cawene bersama Pemuda Berjanggut (Ugo Wangsit Siliwangi).
Prabu Siliwangi memberitahukan bila Satrio Piningit mengalami sesuatu yang memaksanya untuk pindah rumah ke Lebak Cawene. Apakah Lebak Cawene adalah istana presiden? ……. tidak ada indikasi ke arah ini istana presiden tidak “sepi” dan wartawan bisa masuk ke sana.

15. Mendapat Titah menggelar perang pupuh (Sabda Gaib Prabu Joyoboyo).
Satrio Piningit kelak akan muncul pertama kali dengan menggelar perang pupuh. Dia akan terjun langsung ke medan perang dengan kesaktiannya menghentikan perang agung. Hal ini tidak mungkin akan dilakukan oleh seorang presiden yang faktanya hanya duduk manis di kuris dan tinggal memberi perintah pada TNI dan kalaupun turun ke lapangan pasti dikawal ketat TNI, Polri, Hansip, Satpol PP dll.

16. Mendapat Titah menggelar perang pupuh (Sabda Gaib Prabu Joyoboyo).
Kalimat ini juga bisa diartikan bila kelak di Indonesia akan ada perang agung. Lalu Satrio Piningit yang sejati muncul untuk menghentikannya dengan perang pupuh. Tapi Presiden RI 2014-2019 kelak dilantik pada 20 oktober 2014 tanpa didahului perang dalam bentuk apapun (sampai saat ini tidak tercium tanda adanya perang, sama sekali tidak ada tandanya).

17. Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu (Ramalan 7 satrio Indonesia oleh Ronggowarsito).
Menurut ramalan Ronggowarsito bahwa setelah presiden SBY (Satrio Boyong Pambukaning Gapuro) diramalkan akan muncul Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu. Artinya satria yang menegakkan hukum berdasarkan wahyu (mendapat wahyu Tuhan / Mukjizat Tuhan dan bukan wahyu Keprabon). Arti lain bahwa satria ini memiliki tingkat spiritual yang tinggi hingga setara Nabi / Rosul. Akan tetapi 2 hal itu tidak nampak sama sekali dalam diri 2 calon presiden RI kali ini.

B. Penutup.
17 point di atas sepertinya sudah cukup untuk dijadikan pegangan bahwa 2 calon presiden RI yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo tidak sesuai dengan yang diramalkan oleh para leluhur Nusantara dalam naskah peninggalan mereka. Artinya siapapun yang terpilih menjadi presiden ke 7 Indonesia, dia bukan Satrio Piningit yang sejati karena Satrio Piningit yang Sejati tidak akan menjadi Presiden sesuai bait “Memakai Lambang Ratu Tanpo Mahkota” (Jongko Joyoboyo bait 171).
Lantas kapan Satrio Piningit Sejati muncul? ……. Jawabannya bisa kapan saja tergantung turunnya wahyu dari Tuhan kepadanya. Dan wahyu akan diberikan Tuhan pada Satrio Piningit apabila di Indonesia telah terjadi Perang Agung lebih dulu. Lebih jauh baca tulisan bait 159-160.

Eddy Corret