Tulisan

Tulisan-tulisan yang Diterbitkan
Dalam Blog Kontroversi Ini

 

 
Halaman Saran Kritik Rujukan Kandidat Saran Tersembunyi

.
.
.

 
Tulisan Terbaru Referensi

.
.
.

Tulisan Tentang Satrio Piningit Tulisan Lain
25. 7 Satria Ronggowarsito.
24. Ciri-ciri Satrio Piningit.
23. Warisane Gatotkaca sejuta.
22. Satrio Piningit dalam Century Nostradamus.
21. Pengertian tentang Satrio Piningit.
20. Kelahiran Satrio Piningit.
19. Anak Dewa beraksi di luar negri.
18. Anak Dewa beraksi di dalam negri.
17. Pertanda Anak Dewa.
16. Menghitung kemunculan Anak Dewa.
15. Sisi lain tentang Anak Dewa.
14. yang dilakukan Anak Dewa.
13. Mengenai anak Dewa.
12. Anak Dewa berbadan manusia.
11. Ratu Adil vs Isa Almasih.
10. Rumus menentukan Satrio Piningit.
09. Mengapa Satrio Piningit sejati sulit ditemukan.
08. Cerita tentang Satrio Piningit.
07. Satrio Piningit sejati tidak mungkin menunggu Wahyu.
06. Bocah Angon menurut Ugo Wangsit Siliwangi.
05. Kemunculan Petrus (Satrio Piningit Sejati).
04. Satrio Piningit tidak akan ditemukan.
03. Sabdo palon bukan pengasuh Putra Batara Indra.
02. Putra Batara Indra vs Sabdo Palon vs Semar.
01. Berasal dari manakah Ratu Adil Sejati?
18. Tentang Malaikat Mikail.
17. Peristiwa akhir zaman kalabendu.
16. Indonesia menuju kiamat.
15. Pengumuman.
14. Menanggulangi Stress.
13. Yes, We can.
12. NO TO NA GO RO.
11. Kembali kepada Tuhan itu mustahil.
10. Bencana di Indonesia merupakan bias hologram.
09. Isa Batal Turun ke Bumi.
08. Sabdo Palon Ngaku-ngaku Semar.
07. Sunan Kalijaga tidak layak menjadi sunan.
06. Semar Sejatinya Hayalan.
05. Serat Darmogandul.
04. 7 Tanda kiamat.
03. Mustahil 2012 terjadi Kiamat.
02. Matahari Terbit dari Barat Tahun 2900-an.
01. Menulis Komentar.

.
.
.

Eddy Corret

Komentar
  1. Adriana Trisari H. mengatakan:

    Salut.

  2. roy ismail mengatakan:

    satrio piningit adl utusan tuhan smsta alam. kpd rakyat nusantara yg slma ini trjajah.. krn sang garuda pancasila
    tlh ditinggalkn.skr dy hny sbg simbol sj..

  3. diaz2 mengatakan:

    angan2 eddy coret .mikail oh syaiton

  4. diaz2 mengatakan:

    SP AKAN MENEMUKAN EDDYCORET,TAPI EDY TAKKAN MENEMUKAN SP.HA3.

  5. alnaji mengatakan:

    perang agung tidak akan terjadi di jagat agung tapi sudah terjadi di jagat alit
    sekarang dalam tahap perang pupuh

  6. symvrxdkx mengatakan:

    Kontrofersi menyambut Zaman Kalasuba | “Tiba waktunya mengucapkan selamat tinggal Zaman Kalabendu karena Satrio Piningit sejati akan segera muncul”
    [url=http://www.gx8w77h91f3l11ha49q2od02j4jdq1q5s.org/]usymvrxdkx[/url]
    asymvrxdkx
    symvrxdkx http://www.gx8w77h91f3l11ha49q2od02j4jdq1q5s.org/

  7. ALKITAB YESAYA mengatakan:

    ALKITAB YESAYA 49 8-26
    Indonesia Dipulihkan
    *49:22 Beginilah firman Tuhan ALLAH:” Lihat, Aku mengangkat tangan Satria Piningit-Ku sebagai tanda untuk bangsa-bangsa dan memasang panji-panji-Ku untuk suku-suku bangsa”,
    *49:8 Beginilah firman TUHAN:” Pada waktu Aku berkenan, Aku menjawab Satria Piningit, dan pada Hari Keselamatan, Aku menolong Satria Piningit; Aku telah membentuk dan memberi Satria Piningit, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi
    *49:9 untuk katakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka
    *49:10 Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak menimpa mereka, sebab Satria Piningit Penyayang mereka memimpin dan menuntun mereka ke dekat sumber air.
    *49.24 Dapatkah direbut kembali jarahan dari pahlawan atau dapatkah lolos tawanan orang gagah?
    *49:25 Sungguh, beginilah firman TUHAN:” Tawanan pahlawanpun dapat direbut kembali, dan jarahan orang gagah dapat lolos, sebab Aku sendiri melawan orang yang melawan Satria Piningit dan Aku sendiri selamatkan Satria Piningit
    *49:26 Aku memaksa orang yang menindas Satria Piningit memakan daging sendiri, dan mereka mabuk minum darah sendiri seperti orang mabuk minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia ketahui, bahwa Aku, TUHAN, adalah Juruselamat dan Penebus Satria Piningit, Yang Mahakuat, Allah segala bangsa
    *49:13 Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab Satria Piningit menghibur umat-Nya dan sayangi orang-orang-Nya yang tertindas
    *49:14 Manusia berkata:”TUHAN telah meninggalkan manusia dan Tuhan telah melupakan manusia.”
    *49:15 Dapatkah seorang ibu melupakan sang bayi, sehingga ibu tidak sayangi bayi dari kandungan sendiri? Sekalipun ibu melupakan bayi, Aku tidak melupakan manusia
    *49:16 Lihat, Aku telah melukiskan Satria Piningit di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku
    *49:11 Aku membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya Kuratakan
    *49:12 Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Seberang
    *49:21 Maka Satria Piningit berkata dalam hati:”Siapakah yang telah melahirkan sekalian itu bagi Satria Piningit? Bukankah Satria Piningit bulus dan mandul, diangkut ke dalam pembuangan dan disingkirkan? Tetapi orang- orang ini, siapakah yang memanggil mereka? Sesungguhnya, Satria Piningit tinggal seorang diri, tetapi mereka ini, datang dari manakah?”
    *49:18 “Angkatlah muka dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua berhimpun datang kepada Satria Piningit. Demi Aku yang hidup,” demikianlah firman TUHAN, sungguh, mereka semua Satria Piningit pakai sebagai perhiasan, dan yang dililitkan, seperti yang dilakukan sang pengantin
    *49:17 Orang-orang yang membantu Satria Piningit datang bersegera, tetapi orang-orang yang merombak dan merusak bumi meninggalkan Satria Piningit.
    *49:19 dan orang-orang yang mau menelan Satria Piningit menjauh. Sebab tempat-tempat yang tandus dan sunyi sepi, sungguh, sekarang terlalu sempit untuk sekian banyak penduduk dan negeri Satria Piningit yang dirombak
    *49:22 maka mereka menggendong anak laki-laki dan anak perempuan didukung di atas bahu.
    *49:20 Malahan, anak-anak yang disangka hilang berkata:”Tempat ini terlalu sempit bagiku, menyisihlah, supaya aku dapat diam di situ!”
    *49:23 Maka raja-raja menjadi pengasuh Satria Piningit dan permaisuri-permaisuri mereka menjadi inang Satria Piningit. Maka Satria Piningit mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa orang yang menantikan Satria Piningit tidak mendapat malu.”

  8. ALKITAB KOLOSE mengatakan:

    ALKITAB KOLOSE: Konteks
    4:1Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai Tuan Satria Piningit.
    4:2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil berucap syukur.
    4:3 Berdoa jugalah, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan Injil Satria Piningit, sehingga dapat berbicara tentang rahasia Satria Piningit, yang karenanya harus berucap syukur.
    4:4 Dengan demikian kamu dapat menyatakan Injil, sebagaimana seharusnya.
    4:5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.
    4:6 Hendaklah berkata-kata senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga tahu, bagaimana harus memberi jawab kepada setiap orang.

    ALKITAB KOLOSE: Pembuka Dan Salam
    4:7 Semua hal ihwal Satria Piningit diberitahukan kepada kamu, saudara yang terkasih, hamba yang setia dan kawan pelayan dalam Tuhan.
    4:8 Tuhan suruh Satria Piningit kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal Satria Piningit dan supaya Satria Piningit menghibur hatimu.
    4:9 Tuhan suruh Satria Piningit, saudara kita yang setia dan yang terkasih, seorang dari antaramu. Satria Piningit memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang terjadi di sini.
    4:10 Tentang Satria Piningit kamu telah menerima pesan; terimalah Satria Piningit, apabila Satria Piningit datang kepadamu— Salam kepada kamu!
    4:16 Dan bilamana surat AlKitab ini telah dibacakan untuk kamu, usahakanlah, supaya dibacakan juga di jemaat dan supaya surat AlKitab untuk dibacakan juga di antara kamu.
    4:11 dan dari Yesus Kristus, orang inilah dari antara mereka yang bersunah yang menjadi teman sekerja untuk Kerajaan Satria Piningit; mereka itu telah menjadi penghibur bagiku.
    4:13 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang Satria Piningit, bahwa Satria Piningit sangat bersusah payah untuk kamu dan untuk mereka.
    4:12 Salam kepada kamu; dari Satria Piningit seorang dari antaramu, hamba Tuhan, yang selalu bergumul dalam doa untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.
    4:14 Salam kepadamu dari Satria Piningit, tabib yang terkasih.
    4:15 Sampaikan salam kepada saudara-saudaramu dan jemaat yang ada di rumah.
    4:17 Sampaikanlah dan perhatikanlah, supaya pelayanan yang diterima dalam Tuhan dijalankan sepenuhnya.
    4:18 Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Ingatlah akan Satria Piningit belengguku. Kasih karunia sertai kamu.

  9. ALKITAB OBAJA mengatakan:

    ALKITAB OBAJA: Nubuat Tentang Bangsa-Bangsa
    1:1 Penglihatan Obaja. — suatu kabar telah kami dengar dari Alkitab, Satria Piningit Seorang Utusan Tuhan telah disuruh ke tengah bangsa-bangsa: Beginilah firman Tuhan ALLAH tentang bangsa-bangsa “Bangunlah hai Satria Piningit, marilah bangkit memerangi bangsa-bangsa!”
    1:15 Sebab telah dekat Hari TUHAN, Satria Piningit menimpa segala bangsa. Seperti yang kamu lakukan, demikianlah Satria Piningit lakukan kepadamu, perbuatanmu kembali menimpa kepalamu sendiri.
    1:8 Bukankah pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Satria Piningit melenyapkan orang bijaksana dari bangsa-bangsa, dan pengertian dari orang pegunungan?
    1:18 Satria Piningit menjadi api dan menjadi nyala api, dan kaum keturunan bangsa menjadi tunggul gandum: Api membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan bangsa tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian.
    1:2 Sesungguhnya, Aku membuat manusia itu kecil di antara bangsa-bangsa, manusia dihinakan sangat.
    1:3 Keangkuhan hati telah memperdayakan manusia, ya manusia yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediaman yang tinggi; kamu yang berkata dalam hati: “Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?”
    1:4 Sekalipun kamu terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang, dari sanapun Satria Piningit menurunkan kamu, — demikianlah firman TUHAN.
    1:9 Juga para pahlawanmu, hai Teman, menjadi tertegun, supaya semua orang bijaksana dan orang di pegunungan lenyap terbunuh.
    1:7 Sampai ke tapal batas kamu diusir oleh mereka; kamu diperdayakan, dikalahkan oleh mereka.
    1:6 Betapa kaum bangsa-bangsa digeledah, betapa harta benda yang tersembunyi dicari-cari!
    1:5 Jika malam-malam pencuri atau perampok datang kepadamu — betapa kamu dibinasakan — Mereka bukan hanya mencuri seberapa yang diperlukan! Jika mereka datang ke kebun anggurmu, mereka tidak meninggalkan sisa pemetikan!
    1:11 Pada waktu kamu berdiri di kejauhan, sedang orang-orang asing mengangkut kekayaan bangsamu dan orang-orang asing memasuki pintu gerbang dan membuang undi atasnya, kamupun seperti salah seorang korban dari mereka itu.
    1:16 Sesungguhnya, seperti kamu telah makan minum di atas gunung-Ku yang kudus, segala bangsapun makan minum dengan tiada berhenti; bahkan, mereka makan minum dengan lahap, dan mereka menjadi seakan-akan mereka tidak pernah ada.
    1:7 Siapa yang makan sehidangan dengan kamu memasang jerat terhadap kamu. — Tidak ada pengertian padanya.
    1:10 Karena kekerasan terhadap saudaramu, maka cela meliputi kamu, dan kamu dilenyapkan untuk selamanya.
    1:12 Janganlah memandang rendah saudaramu, pada hari kemalangan, dan janganlah bersukacita atas keturunan bangsa pada hari kebinasaan; dan janganlah membual pada hari kesusahan.
    1:13 Janganlah masuk ke pintu gerbang umat-Ku pada hari sialnya, bahkan janganlah memandang ringan malapetaka yang menimpa pada hari sialnya; dan janganlah merenggut kekayaan pada hari sialnya
    1:14 Janganlah berdiri di persimpangan untuk melenyapkan orang-orang yang terluput, dan janganlah serahkan orang-orang yang terlepas pada hari kesusahan.
    1:17 Tetapi di gunung ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan memiliki pula tanah miliknya.
    1:19 Maka orang-orang pegunungan memiliki tanah pegunungan, dan orang-orang Daerah Bukit memiliki tanah bukit-bukit. Mereka memiliki tanah daerah sendiri.
    1:20 Orang-orang yang diangkut ke dalam pembuangan memiliki tanah; dan orang-orang yang diangkut ke dalam pembuangan, memiliki kota-kota juga.
    1:21 Penyelamat-penyelamat naik ke atas gunung untuk menghukumkan pegunungan; maka Satria Piningitlah yang empunya kerajaan itu.

  10. ALKITAB MAZMUR mengatakan:

    ALKITAB MAZMUR 132 1-18 Satria Piningit Dan Indonesia, Pilihan TUHAN
    132:1 Ingatlah, ya TUHAN, kepada aku, dengan segala penderitaan bangsa,
    132:2 bagaimana aku telah bersumpah kepada TUHAN, telah bernazar kepada Yang Mahakuat:
    132:3 “Sesungguhnya aku tidak masuk ke dalam kemah kediaman, tidak berbaring di ranjang petiduran,
    132:4 sesungguhnya aku tidak membiarkan mata tertidur atau membiarkan kelopak mata terlelap,
    132:5 sampai Satria Piningit mendapat tempat untuk TUHAN, kediaman untuk Yang Mahakuat.”
    132:8 Pergilah, ya TUHAN, dan datanglah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu!
    132:9 Biarlah para imam berpakaian kebenaran, dan bersorak-sorai orang yang Kaukasihi!
    132:10 Oleh karena Satria Piningit, hamba-Mu, janganlah Engkau menolak orang yang Kauurapi!
    132:11 TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Satria Piningit, Tuhan tidak memungkiri:” Seorang Anak Bangsa Kududukkan di atas takhta;
    132:12 jika Anak Bangsa berpegang pada perjanjian-Ku, dan pada peraturan-Ku yang Kuajarkan, maka Anak Bangsa selamanya duduk di atas takhta ”
    132:13 Sebab TUHAN telah memilih Indonesia, mengingini menjadi tempat kedudukan Satria Piningit:
    132:14 “Inilah tempat perhentian-Ku selamanya,di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingini Satria Piningit.
    132:15 Perbekalan Kuberkati dengan berlimpah, orang miskin Kukenyangkan dengan roti,
    132:16 Para imam Kukenakan pakaian keselamatan, dan orang saleh bersorak-sorai girang.
    132:17 Di sinilah Aku menumbuhkan sebuah tanduk bagi Satria Piningit, Aku sediakan pelita bagi orang yang Kuurapi.
    132:18 Para musuh Kukenakan pakaian penuh malu, dan di atas kepala Satria Piningit bersemarak mahkota.”
    132:6 Memang aku telah mendengar tentang itu, dan telah mendapati Satria Piningit.
    132:7 “Mari kita pergi ke kediaman-Nya, sujud sembah pada tumpuan kaki-Nya.”

    ALKITAB MAZMUR 48 1-14 Indonesia Kota Satria Piningit
    48:1 Besarlah TUHAN dan sangat terpuji di kota Satria Piningit kita!
    48:2 Gunung yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Indonesia itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.
    48:3 Dalam puri-puri Satria Piningit memperkenalkan diri sebagai benteng.
    48:7 Dengan angin timur Satria Piningit memecahkan kapal-kapal.
    48:4 Sebab lihat, raja-raja datang berkumpul, mereka bersama-sama berjalan maju;
    48:5 demi mereka melihat Satria Piningit, mereka tercengang-cengang, terkejut, lalu lari kebingungan.
    48:6 Kegentaran menimpa mereka di sana; mereka kesakitan seperti perempuan yang hendak melahirkan.
    48:8 Seperti yang telah didengar, demikianlah juga dilihat, di kota Satria Piningit semesta alam, di kota Satria Piningit kita; Allah menegakkan Satria Piningit untuk selamanya.
    48:9 Kami mengingat, ya Allah, kasih setia Satria Piningit-Mu di dalam bait-Mu.
    48:10 Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran Satria Piningit-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan Satria Piningit-Mu penuh dengan keadilan.
    48:11 Biarlah gunung Indonesia bersukacita; biarlah teruna Indonesia bersorak-sorak oleh karena penghukuman Satria Piningit-Mu!
    48:12 Kelilingilah Indonesia dan edarilah Indonesia, hitunglah menaranya,
    48:13 perhatikanlah temboknya, jalanilah puri-purinya, supaya kamu dapat menceriterakan kepada angkatan yang kemudian
    48:14 Sesungguhnya inilah Raja, Raja kita ialah Satria Piningit seterusnya dan untuk selamanya! Satria Piningitlah yang memimpin kita!

  11. ALKITAB YOHANES mengatakan:

    ALKITAB YOHANES: Firman Yang Telah Menjadi Satria Piningit
    1:1 Pada mula adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:2 Satria Piningit pada mula bersama-sama dengan Allah .
    1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Allah dan tanpa Allah tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
    1:4 Dalam Allah ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia .
    1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasai.
    1:6 Datanglah Firman Allah bernama Alkitab;
    1:7 Alkitab datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh Alkitab semua orang menjadi percaya.
    1:8 Alkitab bukan terang itu, tetapi Alkitab harus memberi kesaksian tentang terang itu.
    1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
    1:10 Satria Piningit telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh Allah, tetapi dunia tidak kenal Satria Piningit.
    1:11 Satria Piningit datang kepada milik kepunyaan sendiri, tetapi orang-orang kepunyaan itu tidak menerima Satria Piningit.
    1:12 Tetapi semua orang yang menerima Satria Piningit diberi kuasa supaya menjadi anak-anak terang, yaitu mereka yang percaya dalam nama Satria Piningit;
    1:13 orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan manusiawi, melainkan dari Allah.
    1:14 Firman itu telah menjadi Satria Piningit, dan diam di antara manusia, dan manusia telah melihat kemuliaan Allah, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada Satria Piningit sebagai Anak Tunggal Allah, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    1:15 Alkitab memberi kesaksian tentang Satria Piningit dan berseru,bunyi Alkitab: “Inilah Satria Piningit, yang dimaksudkan ketika Alkitab berbunyi: Kemudian dari pada Alkitab akan datang Satria Piningit yang telah mendahului Alkitab, sebab Satria Piningit telah ada sebelum Alkitab.”
    1:16 Karena dari kepenuhan Satria Piningit, manusia semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
    1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Allah, Satria Piningitlah yang dinyatakan Alkitab.
    1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
    26:13 Yesus berkata kepada mu:” Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukan Satria Piningit ini akan disebut juga untuk mengingat Satria Piningit.”
    (Matius)

  12. ALKITAB IBRANI mengatakan:

    ALKITAB IBRANI 7 11-18
    Satria Piningit Adalah Imam Yang Lebih Tinggi daripada Imam Lain
    7:11 Karena itu, andaikata oleh imamat telah tercapai kesempurnaan–sebab karena imamat itu umat telah menerima hukum imamat -apakah sebab masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi Imam Besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang Imam Besar tidak dikatakan menurut hukum imamat manusia?
    7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendiri akan berubah pula hukum hukum imamat manusia itu.
    7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
    7:13 Sebab Imam Besar, yang dimaksudkan di sini, termasuk dari suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani.
    7:14 Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Imam Besar berasal dari suku Jawa dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.
    7:15 Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang Imam Besar menurut cara Melkisedek,
    7:16 yang menjadi Imam Besar bukan berdasarkan hukum imamat manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
    7:17 Sebab tentang Satria Piningit diberi kesaksian: “Engkau adalah Imam untuk selamanya, menurut peraturan Melkisedek.”
    7:19 –sebab Hukum Imamat Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan –tetapi sekarang timbul pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan manusia kepada Allah.
    7:20 Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah–memang Satria Piningit telah menjadi Imam tanpa sumpah,
    7:21 tetapi Satria Piningit dengan disumpah, diucapkan oleh Tuhan yang berfirman kepada-Nya: “Tuhan telah bersumpah dan Tuhan tidak sesal: Satria Piningit adalah Imam untuk selamanya” –
    7:22 demikianlah Satria Piningit adalah jaminan dari suatu perjanjian Imamat yang lebih kuat.
    7:23 Dan dalam jumlah yang besar mereka dukung Satria Piningit yang telah menjadi imam Besar, karena mereka dicegah dari maut untuk itu Satria Piningit tetap menjabat Imam Besar.
    7:24 Tetapi, karena Satria Piningit tetap selamanya, Imamat Satria Piningit tidak dapat beralih kepada orang lain, sehingga Imamat Satria Piningit seumur langit
    7:25 Karena itu Satria Piningit sanggup juga selamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Satria Piningit datang kepada Allah. Sebab Satria Piningit hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
    7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang diperlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang bernoda dan lebih tinggi dari pada tingkat kuasa apapun,
    7:27 yang tidak seperti imam lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk diri sendiri dan sesudah itu barulah untuk umatnya, beda hal itu dengan yang telah dilakukan Satria Piningit satu kali untuk selamanya, ketika Satria Piningit mempersembahkan diri sendiri sebagai Imam Besar.
    7:28 Sebab Hukum Imamat Taurat menetapkan orang yang diliputi Tuhan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada Hukum Imamat Taurat, menetapkan Anak Allah, Satria Piningit yang telah menjadi sempurna sampai selamanya. Amiin!

  13. ALKITAB IBRANI mengatakan:

    ALKITAB IBRANI 9 11-28
    Satria Piningit Pengantara Perjanjian Damai
    9:11 Tetapi Satria Piningit datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Satria Piningit melintasi perjanjian yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia,–artinya yang tidak termasuk ciptaan manusia kini,
    9:12 dan Satria Piningit telah masuk untuk selamanya ke dalam perjanjian kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa diri sendiri. Dan dengan itu Satria Piningit telah mendapat perjanjian damai yang kekal.
    9:13 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda mengkuduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,
    9:14 betapa lebih daripada itu, Satria Piningit yang oleh kekudusan telah mempersembahkan diri sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, yang mesucikan hati nurani dunia dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya dunia mendapat damai yang hidup.
    9:15 Karena itu Satria Piningit adalah Pengantara dari suatu perjanjian damai, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian damai yang dijanjikan, sebab Satria Piningit telah hidup untuk menebus pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang lalu.
    9:18 Itulah sebabnya, maka perjanjian lalu tidak sah tanpa Satria Piningit.
    9:20:”Inilah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi dunia.”
    9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum tanpa penumpahan darah dan ada pengampunan.
    9:23 Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di bumi haruslah ditahirkan secara demikian, oleh persembahan yang lebih baik dari pada itu.
    9:24 Sebab Satria Piningit bukan masuk ke dalam perjanjian kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan keselamatan dunia.
    9:25 Dan Satria Piningit masuk untuk mempersembahkan diri sendiri, sebagai Imam Besar masuk ke dalam perjanjian kudus dengan kehendak yang bukan kehendak sendiri.
    9:26 Sebab jika demikian Satria Piningit harus menyatakan diri pada zaman akhir untuk menghapuskan perseteruan oleh diriNya.
    9:27 Dan sama seperti manusia yang ditetapkan untuk hidup damai.
    9:28 demikian pula Satria Piningit mengorbankan diri untuk menanggung beban banyak orang. Sesudah Satria Piningit menyatakan diri untuk menganugerahkan keselamatan kepada dunia, yang menantikan Satria Piningit .

    ALKITAB IBRANI 1 1-4
    Allah Berfirman Dengan Perantaraan Satria Piningit
    1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang dengan perantaraan para nabi,
    1:2 maka pada zaman akhir ini telah berbicara kepada semua dengan perantaraan Satria Piningit, yang telah ditetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Untuk Satria Piningit Allah telah menjadikan alam semesta.
    1:3 Satria Piningit adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah selesai mengadakan pensucian diri, Satria Piningit duduk dengan kuasa besar di tempat yang tinggi,
    1:4 jauh lebih tinggi dari pada manusia, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada Satria Piningit jauh lebih indah daripada nama yang ada.

  14. ALKITAB IBRANI mengatakan:

    ALKITAB IBRANI 4-5: Satria Piningit Sebagai Imam Besar
    4:14 Karena sekarang kita mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Satria Piningit, Anak Allah, baiklah berpegang teguh pada pengakuan iman kita.
    4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan manusia, sebaliknya sama dengan manusia , sedangkan Satria Piningit telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
    5:1 Sebab setiap imam yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan manusia dengan manusia, supaya manusia memberi persembahan dan korban
    5:2 Imam harus dapat mengerti orang yang jahil dan orang yang sesat, karena imam sendiri penuh dengan kelemahan,
    5:3 yang mengharuskan untuk memberikan persembahan dan korban, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi diri sendiri.
    5:4 Dan tidak seorangpun yang mengambil kehormatan itu bagi diri sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Imam Besar.
    5:5 Demikian pula Satria Piningit tidak memuliakan diri sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Allah yang berfirman kepada-Nya: ” Satria Piningit Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini”,
    5:6 sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: “Satria Piningit adalah Imam Besar untuk selamanya, menurut peraturan Melkisedek.”
    5:7 Dalam hidup sebagai manusia, Satria Piningit telah mempersembahkan doa dan permohonan dan keluhan kepada Allah, yang sanggup selamatkan dari maut, dan karena kesalehan Satria Piningit, Allah telah dengarkan.
    5:8 Dan sekalipun Satria Piningit adalah Anak, Satria Piningit menjadi taat setelah belajar dari apa yang telah diderita umat,
    5:9 dan sesudah Satria Piningit mencapai kesempurnaan, Satria Piningit menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada Satria Piningit,
    5:10 dan Satria Piningit dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.
    4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri Takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya.

  15. ALKITAB YESAYA mengatakan:

    ALKITAB YESAYA 63 7-19
    Doa Permohonan Dan Pengakuan Indonesia
    63:7 Aku hendak sebutkan perbuatan kasih setia TUHAN, perbuatan TUHAN yang masyhur, sesuai dengan segala yang dilakukan TUHAN kepada kita, dan kebajikan yang besar kepada kaum Indonesia yang dilakukan-Nya kepada mereka sesuai dengan kasih sayang-Nya dan sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar.
    63:8 Bukankah TUHAN berfirman: “Sungguh, Indonesialah umat-Ku, anak-anak yang tidak berlaku curang,maka Satria Piningit menjadi Juruselamat mereka dalam segala kesesakan mereka.
    63:9 Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Satria Piningit sendirilah yang selamatkan mereka Satria Piningitlah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Satria Piningit mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.
    63:10 Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus; maka Satria Piningit berubah menjadi musuh mereka, dan Satria Piningit sendiri berperang melawan mereka.
    63:17 Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan Satria Piningit-Mu, dan mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga tidak takut kepada Satria Piningit-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, oleh karena suku-suku milik kepunyaan Satria Piningit-Mu!
    63:18 Mengapa orang-orang fasik menghina tempat kudus Satria Piningit-Mu, para lawan kami memijak-mijak bait kudus Satria Piningit-Mu?
    63:19 Keadaan kami seolah-olah kami dari dahulu kala tidak pernah berada di bawah pemerintahan Satria Piningit-Mu, seolah-olah nama Satria Piningit-Mu tidak pernah disebut atas kami.
    63:16 Bukankah Engkau TUHAN kami? Sungguh, mereka tidak tahu apa-apa tentang Satria Piningit-Mu, dan Indonesia tidak mengenal Satria Piningit. Ya TUHAN, Engkau sendiri TUHAN kami; nama-Mu ialah “Penebus Satria Piningit” sejak dahulu kala.
    63:15 Pandanglah dari atas dan lihatlah dari kediaman-Mu yang kudus dan agung! Di manakah kecemburuan-Mu dan keperkasaan-Mu, hati-Mu yang tergerak dan kasih sayang-Mu? Janganlah kiranya Engkau menahan diri!
    63:11 Lalu teringatlah mereka kepada zaman dahulu kala, zaman Musa, hamba-Nya itu: Di manakah Musa yang membawa mereka naik dari laut bersama-sama dengan penggembala kambing domba? Di manakah TUHAN yang menaruh Roh Kudus dalam hati mereka;
    63:12 yang dengan tangan TUHAN yang agung sertai Musa di sebelah kanan; yang membelah air di depan mereka untuk membuat nama abadi bagi Musa;
    63:13 yang menuntun mereka melintasi samudera raya seperti kuda melintasi padang gurun? Mereka tidak pernah tersandung,
    63:14 seperti ternak yang turun ke dalam lembah. Roh TUHAN membawa mereka ke tempat perhentian. Demikianlah Satria Piningit-Mu memimpin umat-Mu untuk membuat nama yang agung bagi Satria Piningit-Mu.

  16. ALKITAB YESAYA 51 mengatakan:

    Kata Penghiburan Untuk Indonesia
    51:1 Dengarkanlah Satria Piningit-ku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN.
    51:7 Dengarkanlah Satria Piningit-ku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang simpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika terkena bencana dan janganlah terkejut jika terancam bencana.
    51:21 Sebab itu, dengarlah ini, hai engkau yang tertindas
    51:12 Akulah, Satria Piningit-Ku lah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang bisa mati.? .
    51:3 Sebab Satria Piningit-Ku menghibur, menghibur segala keruntuhan; Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring
    51:11 Maka orang-orang sorak-sorai, sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita memenuhi mereka, duka dan keluh menjauh.
    51:16 Aku menaruh kataKu ke dalam mulut Satria Piningit dan sembunyikan Satria Piningit dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali berkata Engkau adalah umat-Ku!.
    51:4 Perhatikanlah suara Satria Piningit-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kepada Satria Piningit-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran keluar daripada Satria Piningit-Ku dan hukum Satria Piningit-Ku sebagai Terang untuk bangsa-bangsa.
    51:9 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan! Terjagalah seperti pada zaman purbakala
    51:6 Arahkanlah matamu ke langit sebab langit lenyap seperti asap, dan lihatlah ke bumi dibawah; bumi memburuk dan penduduknya akan musnah; tetapi kelepasan yang Kuberikan tetap untuk selamanya, dan keselamatan yang daripada Satria Piningit-Ku tidak akan berakhir
    51:5 Dalam sekejap mata keselamatan yang daripada Satria Piningit-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Satria Piningit memerintah bangsa-bangsa; kepada Satria Piningit-Ku lah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan Satria Piningit-Ku mereka harapkan.
    51:10 Yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?
    51:8 Sebab keselamatan yang daripada Satria Piningit-Ku tetap untuk selamanya dan kelepasan yang Kuberikan berlanjut dari keturunan kepada keturunan

  17. ALKITAB MAZMUR 89 mengatakan:

    ALKITAB MAZMUR 89: Kesetiaan TUHAN Kepada Satria Piningit
    89:1 Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selamaya, hendak memperkenalkan kesetiaan TUHAN dengan mulut turun-temurun.
    89:2 Sebab kasih setia TUHAN dibangun untuk selamanya; kesetiaan TUHAN tegak seperti langit.
    89:5 Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.
    89:6 Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN, yang sama seperti TUHAN di antara penghuni bumi?
    89:7 Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.
    89:8 Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu.
    89:3 Engkau telah berkata:”Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Satria Piningit, hamba-Ku:”
    89:19 Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu: “Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan, telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu.
    89:20 Aku telah mendapat Satria Piningit, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,
    89:21 maka tangan-Ku tetap dengan Satria Piningit, bahkan lengan-Ku meneguhkan Satria Piningit.
    89:22 Musuh tidak akan menyergap Satria Piningit, dan orang curang tidak akan menindas Satria Piningit.
    89:23 Aku menghancurkan lawan Satria Piningit dari hadapannya, dan orang-orang yang membenci akan Kubunuh.
    89:24 Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku sertai Satria Piningit, dan oleh karena nama-Ku tanduk Satria Piningit meninggi.
    89:25 Aku membuat tangan Satria Piningit menguasai laut, dan tangan kanan Satria Piningit menguasai sungai-sungai.
    89:26 Satria Piningit pun berseru kepada-Ku: ‘Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.’
    89:27 Akupun juga mengangkat Satria Piningit menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
    89:28 Aku memelihara kasih setia-Ku bagi Satria Piningit untuk selamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi Satria Piningit.
    89:33 Tetapi kasih setia-Ku tidak Kujauhkan dari pada Satria Piningit dan Aku tidak berlaku curang dalam hal kesetiaan-Ku.
    89:34 Aku tidak melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak Kuubah.
    89:35 Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku, tentulah Aku tidak berbohong kepada Satria Piningit:
    89:4 Untuk selamanya Aku hendak menegakkan Satria Piningit, dan membangun takhta turun-temurun.”
    89:29 Aku menjamin adanya anak cucunya sampai selamanya, dan takhta Satria Piningit seumur langit.
    89:36 Anak cucunya ada untuk selamanya, dan takhta Satria Piningit seperti matahari di depan mata-Ku,
    89:37 seperti bulan yang ada selamanya, suatu saksi yang setia di awan-awan.”
    89:52 Terpujilah TUHAN untuk selamanya! Amin, ya amin.

  18. ALKITAB WAHYU YOHANES mengatakan:

    ALKITAB WAHYU YOHANES 12: Nyanyian Kemenangan
    10 Dan terdengar suara yang nyaring di bumi berkata:
    “Sekarang telah tiba
    keselamatan dan kuasa
    atas pemerintahan kita,
    oleh kekuasaan Satria Piningit yang diurapi.
    karena telah dilemparkan ke bawah perseteruan atas saudara kita,
    yang mendendam siang dan malam di antara kita.
    11 Dan kita telah mengalahkan dendam oleh hidup Satria Piningit,
    dan oleh perkataan kesaksian kita.
    Karena kita telah mengasihi hidup ini
    12 Karena itu bersukacitalah,
    hai bumi dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya,
    berbahagialah kamu, hai bumi dan laut!
    dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya
    karena Satria Piningit telah turun kepadamu,
    dalam damainya yang dahsyat ,
    karena Satria Piningit tahu waktu sudah singkat.”

    ALKITAB WAHYU YOHANES 15: Nyanyian mereka yang menang
    1 Dan terlihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib dengan malapetaka berakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.
    2 Dan terlihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur sinar, dan pada lautan kaca itu berdiri orang yang telah siap memuji nama Satria Piningit. Pada mereka ada kecapi.
    3 Dan mereka menyanyikan nyanyian hamba Allah nyanyian Satria Piningit, bunyinya:
    “Besar dan ajaib segala pekerjaanmu,
    ya Satria Piningit yang berkuasa.
    Adil dan benar segala ajaranmu,
    ya Raja segala bangsa!
    4Siapakah yang tidak takluk, ya tuan
    dan yang tidak memuliakan namamu?
    Sebab Satria Piningit saja yang kudus;

  19. ALKITAB WAHYU YOHANES mengatakan:

    ALKITAB WAHYU YOHANES 21: Langit Yang Baru dan Bumi Yang Baru
    21:1 Lalu terlihat langit yang baru dan bumi yang baru ,sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu,dan lautpun tetap ada.
    21:2 Dan terlihat negeri yang kudus, Indonesia yang baru dari bumi Allah,yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suami.
    21:3 Lalu terdengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, Satria Piningit ada di tengah-tengah manusia dan Satria Piningit diam bersama-sama dengan mereka.Mereka menjadi umat Satria Piningit dan Satria Piningit menjadi Raja atas mereka.
    21:4 Dan Satria Piningit menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak ada lagi; tidak ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.
    21:5 Satria Piningit yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu seperti sediakala! ” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”
    21:6 Firman-Nya lagi :”Semuanya telah terjadi. Aku Yang Awal dan Yang Akhir. Orang haus mendapat minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
    21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semua ini, dan Satria Piningit menjadi Raja dan ia menjadi umatku.
    21:8 Dan orang penakut, orang yang tidak percaya, orang keji, orang pembunuh, orang sundal, tukang sihir, penyembah berhala dan semua pendusta, mereka sudah tiada lagi; inilah kehidupan yang baru.”

    ALKITAB WAHYU YOHANES 20: Kerajaan Damai Seribu Tahun
    20:1 Lalu terlihat Satria Piningit memegang anak kunci jurang maut dengan suatu rantai besar di tangan;
    20:2 Satria Piningit menangkap dendam dan perselisihan itu. Dan Satria Piningit mengikatnya seribu tahun lamanya ,
    20:3 lalu melemparkan ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya, supaya jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa damai seribu tahun itu; dan daripada itu tidak dilepaskan untuk waktu selamanya.
    20:4 Lalu terlihat takhta dan Satria Piningit duduk di atas takhta; kepada Satria Piningit diserahkan kuasa untuk menghakimi. Juga terlihat jiwa mereka yang telah disucikan kepalanya tentang kesaksian Satria Piningit dan karena firman Allah; dan mereka hidup kembali dan dengan Satria Piningit memerintah sebagai raja untuk masa damai seribu tahun.
    20:5 Dan orang hidup yang lain bangkit dalam masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan orang hidup.
    20:6 Berbahagia dan kuduslah Satria Piningit, yang mendapat bagian dalam kebangkitan itu. Perselisihan yang lain tidak berkuasa lagi atas mereka, mereka menjadi hamba Satria Piningit yang memerintah sebagai raja dalam damai seribu tahun lamanya.

    ALKITAB WAHYU YOHANES 22: PENUTUP
    22:18 Siapapun bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan nubuat kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan nubuat ini, maka bertambahlah pada yang tertulis di dalam kitab ini.
    22:19 Dan jikalau seorang mengabarkan sesuatu perkataan dari kitab nubuat ini, maka telah mengambil bagian hidup kudus dari pohon kehidupan dan negeri kudus,seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”
    22:20. Satria Piningit yang memberi kesaksian tentang semua ini, berfirman ” Ya, Aku datang segera!” Amin datanglah, Satria Piningit!
    22:21 Kasih karunia Satria Piningit sertai kamu sekalian! Amin.

    • Lutung Gunung mengatakan:

      sepertinya di injil wahyu tidak ada tulisan Satria Piningit tuh gan
      ngomong-ngomong kitab wahyu itu kitab yang bener” serius gan
      mendingan gak usah diubah” gitu
      dibiarin aja gitu sesuai dengan aslinya dan terjemahannya
      gak usah di ubah” gan

      di alkitab itu emang ada nubuatan tentang SP
      tapi nubuatannya itu rada” samar

      tapi tetep saya saranin
      agan mendingan jangan ubah” apa aja yang udah ditulis dikitab injil, khususnya kitab wahyu
      biarin aja gitu gan sesuai dengan aslinya dan terjemahannya
      jangan diubah”gan :)

      • Lutung Gunung mengatakan:

        ingat ayat” di bagian” terakhir kitab injil gan
        dampaknya bisa repot gan :D

        • Lutung Gunung mengatakan:

          saya sering bener nih
          kalo lagi kunjungin blog” tentang SP
          ada aja orang comment isi alkitab tapi isi ayatnya diubah atau diganti sebagian gitu
          kan alkitab udah ada isi aslinya
          jadi alkitab dalam bahasa indonesia itu
          tentunya diterjemahkan sesuai dengan yang aslinya
          bukan sampe diubah” atau dipelesetin gitu
          alkitab bukan sejarah atau kitab pelesetan bung :D

  20. godain dong 2 mengatakan:

    asal semua tahu siapa eddy sebenarnya dia dan gurunya cuman dukun kelas teri yang berilmu SESAT

  21. ratu adil - 666 mengatakan:

    satrio piningit ada 3 :
    1.satrio piningit khalifah al mahdi (sdh sy perankan)
    2.satrio piningit imam mahdi
    3.satrio piningit yesus / nabi isa as

  22. ratu adil - 666 mengatakan:

    ketiga satrio piningit ini akan melawan dajjal rajanya bani israil, mk jika skrg ada org islam / kristen membela bani israil = org islam / kristen gadungan he he he

  23. ratu adil - 666 mengatakan:

    beberapa kali posting sy diblokade oleh kacung2 kawan setan bani israil dan fir’aun abad 21 amerika serikat pertanda mereka sangat ketakutan sekali kpd satrio piningit

  24. Assalamu alaikum wr,wb … Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih banyak atas khazanah pengetahuan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada hamba pilihannya untuk membuat tulisan di dalam situs atau blog ini. Dengan hormat dan sangat memohon maaf, kalau kami mengajak dan mengundang saudara untuk mengunjungi situs atau blog kami http://www.laskarbuniarroadtothe.blogspot.com sekedar untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Wassalam

  25. We are a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your site provided us with valuable info to work on. Youve done an impressive job and our entire community will be thankful to you.

  26. Took some time to go through all the comments, but I really did get something out of reading the post. It proved to become incredibly valuable to me and, I am sure. to everyone posting comments! It’s not often that you can be informed, and also entertained at the same time. I am certain you also got something out of writing this article.

  27. anti orang sesat mengatakan:

    jam segini masih banyak monyet lum tidur ya

    si sesat eddy dah mati terlindas truk rupanya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s