“pasukan makhluk halus sama-sama berbaris,
berebut garis yang benar tak kelihatan, tak berbentuk;
yang memimpin adalah putra Batara Indra, bersenjatakan trisula wedha.

Jongko Joyoboyo bait 162

Putra Batara Indra sebagaimana kita ketahui merupakan sebutan yang ditujukan pada salah satu laki-laki dari 5 laki-laki Pandawa Lima. Dialah Arjuna putra Kunti, adik dari Bima dan Yudistira serta kakak tiri dari Nakula dan Sadewa. Dalam cerita Mahabarata disebutkan bahwa Kunti menerima anugerah dari Resi Durwasa agar mampu memanggil Dewa-Dewa sesuai dengan keinginannya, dan juga dapat memperoleh anak dari Dewa tersebut. Pandu dan Kunti memanfaatkan anugerah tersebut kemudian memanggil Dewa Yama, Dewa Bayu, dan Dewa Indra yang kemudian memberi mereka tiga putera. Arjuna merupakan putera ketiga yang lahir dari Indra, pemimpin para Dewa.

Sementara itu di Indonesia kita mengenal adanya ramalan dari Prabu Joyoboyo yang selama ini dikenal dengan sebutan Jongko Joyoboyo. Prabu Joyoboyo pada bait-bait terakhir ramalannya menyebutkan bila kelak Putra Batara Indra akan hadir untuk membawa Indonesia memasuki jaman kalasuba atau jaman suka ria setelah sebelumnya melewati jaman kalabendu atau jaman penuh huru hara. Sebutan Putra Batara Indra inilah yang mengindikasikan bila orang yang dimaksud adalah Arjuna, lebih tepatnya titisan Arjuna sesuai dengan paham Reinkarnasi yang dianut Prabu Joyoboyo.

Banyak para kalangan termasuk juga paranormal meyakini bahwa ramalan Joyoboyo akan kehadiran Putra Batara Indra di Indonesia mendekati kenyataan. Sebagian kalangan percaya bahwa dalam beberapa tahun kedepan bahkan juga dalam beberapa bulan lagi Putra Batara Indra segera muncul di Indonesia. Namun menjelang kemunculannya sebagian orang yang menelaah tentang sosok beliau meyakini bila Putra Batara Indra sebenarnya titisan Semar, ada juga yang bilang titisan Sabdo palon. Benarkah keyakinan sebagian orang tersebut ?

Silahkan anda ambil keputusan sendiri apakah percaya ataukah tidak bahwa Putra Batara Indra merupakan Sabdo Palon atau Semar ataukah Arjuna. Pilih saja sendiri, bebas kok. Yang pasti dari ketiga sosok tersebut memiliki perbedaan-perbedaan yang nyata untuk diketahui. Untuk itu sebaiknya kita periksa terlebih dahulu letak perbedaannya sehingga dapat diketahui mana yang lebih tepat dikatakan sebagai Putra Batara Indra.

1. Siapa Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Semua orang telah mengetahui bahwa Arjuna adalah putra Kunti yang terlahir karena anugerah dari Batara Indra. Dari anugerah Dewa Indra inilah maka Arjuna dikenal dengan sebutan Putra Batara Indra dan hingga detik ini tidak terdengar ada sosok lain selain Arjuna yang mendapat sebutan tersebut. Sementara Sabdo Palon semua orang khususnya orang Jawa telah mengetahuinya bahwa Sabdo Palon merupakan sahabat setia Prabu Brawijaya yang karena setianya dia ikut melarikan diri dari kerajaan Majapahit bersama Prabu yang saat itu diserang oleh putranya Raden Patah dibantu Walisongo. Anda dapat menemukan kisah ini dalam Serat Darmogandul pada bagian dialog Sunan Kalijaga dengan Prabu Brawijaya dan Sabdo Palon. Sedangkan Semar semua orang juga telah mengetahuinya bahwa dia merupakan salah satu dari 4 sosok Punokawan yang  mengasuh Pandawa Lima khususnya Arjuna. Sehingga kita akan biasa melihat kemunculan Semar ini dalam cerita wayang pada saat Pandawa Lima ditampilkan.

Dari ketiga sosok di atas maka tampaklah jelas perbedaan diantara ketiganya. Yang satu sebagai anugerah Dewa Indra, yang satu lagi sebagai sahabat Prabu Brawijaya dan yang satunya lagi sebagai Punokawan Pandawa. Sehingga sebutan Putra Batara Indra hingga detik ini masih saja tetap melekat pada Arjuna dan belum diserahkan pada siapapun. Apakah anda akan mengatakan bahwa Sabdo Palon merupakan Putra Batara Indra ? dan apakah anda juga akan mengatakan bahwa Semar merupakan Putra Batara Indra ?

2. Identitas Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Bicara mengenai identitas sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Arjuna memiliki identitas sebagai salah satu dari 5 laki-laki bersaudara yang biasa disebut dengan Pandawa Lima. Arjuna sebagai adik dari Bima dan Yudistira serta kakak tiri dari Nakula dan Sadewa. Sementara Sabdo Palon sebagaimana kita ketahui bersama, identitasnya merupakan pengasuh dari Raja-raja Jawa mulai dari leluhur pertama dulu hingga Prabu Brawijaya dan kelak Ratu Adil sebagai raja Jawa yang hadir di bumi Indonesia. Sedangkan Semar sebagaimana orang kebanyakan masyarakat Jawa mengetahuinya bahwa dia merupakan pengasuh Pandawa Lima atau yang dikenal dengan Punokawan dengan 3 sosok lainnya bernama Gareng, Petruk dan Bagong.

Dari ketiga identitas sosok di atas nyata sekali perbedaannya. Satu sisi Arjuna sebagai salah satu dari Pandawa Lima, satu sisi lagi Sabdo Palon sebagai pengasuh Raja-raja Jawa dan satu sisi lainnya Semar sebagai pengasuh Pandawa Lima. Apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon merupakan salah satu dari Pandawa Lima ? dan apakah anda juga akan mengatakan bila Semar merupakan salah satu dari Pandawa Lima ? sebaliknya apakah anda akan mengatakan bila Arjuna adalah pengasuh Raja-raja Jawa ?

3. Posisi Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Setiap orang menjalani kehidupan terbagi dalam posisi yang berbeda-beda. Ada yang menjadi anak, ada yang menjadi orang tua, ada kakak, ada adik dan lain sebagainya. Arjuna yang apabila disebut namanya, orang akan langsung mengerti posisinya sebagai putra atau anak. Sementara Sabdo Palon sebagaimana yang tersirat dalam naskah Darmogandul memiliki posisi sebagai pembantu atau pengasuh dan tidak ada sebutan baginya sebagai putra siapa maupun ayah siapa. Yang pasti setiap disebut namanya, secara otomatis posisi sebagai pengasuh menempel padanya. Sedangkan Semar juga sama saja tidak ada sebutan putra dipasangkan kepadanya, tetapi yang biasa ditempelkan yaitu posisinya sebagai orang tua dari 3 sosok Punokawan Gareng, Petruk dan Bagong. Meskipun demikian setiap namanya disebut maka secara otomatis posisi sebagai pengasuh Pandawa Lima menempel padanya.

Dari posisi ketiga sosok di atas nampak nyata siapa yang layak mendapat sebutan putra seseorang. Tentunya dialah Arjuna sebagai putra Batara Indra. Apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon merupakan Putra dari Batara Indra ? dan apakah anda juga akan mengatakan bila Semar merupakan Putra dari Batara Indra ?

4. Jati Diri Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Sejarah mencatat bila yang namanya Arjuna baik di India, di Indonesia maupun tempat-tempat lain di muka bumi ini merupakan makhluk manusia ciptaan Tuhan. Dia dilahirkan mulai dari bayi kemudian anak-anak, remaja, dewasa lalu lanjut usia dan akhirnya meninggal dunia. Jati diri sebagai manusia nyata terlihat padanya dan tidak satupun yang akan mengatakan bahwa Arjuna adalah Jin maupun Malaikat. Anda juga demikian kan. Sementara Sabdo Palon sebagaimana tersirat dalam Serat Darmogandul bahwa makhluk ini telah berusia 2000 lebih 3 tahun. Nyata sekali bahwa dia bukan manusia, tetapi usia yang mencapai ribuan tahun tentunya hanya ada pada makhluk Jin. Sedangkan Semar seperti yang tertulis dalam judul Semar sejatinya hayalan, bahwa makhluk ini bukanlah Jin, ataupun manusia bahkan malaikatpun juga tidak. Lantas makhluk macam apa dia itu? Ketidakjelasan jati dirinya sebagai makhluk di muka bumi ini akhirnya harus rela untuk mengatakan bahwa jati diri Semar adalah hayalan. Tuhan tidak pernah menciptakan makhluk seperti dia. Sehingga wajar saja kalau dia hanya ada dalam cerita wayang, dan lebih parah lagi hanya cerita wayang di Indonesia saja.

Dari perbedaan ketiga sosok di atas sudah dapat dipastikan jati dirnya, mana yang manusia mana yang jin dan mana yang hayalan belaka. Hanya Arjuna saja satu-satunya yang lebih tepat dikatakan sebagai manusia. Apakah anda akan memaksakan kehendak pada orang lain untuk mengatakan bahwa Sabdo Palon merupakan manusia ? dan apakah anda juga akan memaksakan kehendak agar orang pada mengatakan Semar itu manusia ?

5. Musuh Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Hukum keseimbangan alam menyebutkan bila ada teman maka dipastikan akan ada musuh. Ajuna sebagaimana kita ketahui memiliki musuh besar yaitu para kurawa. dalam cerita wayang banyak sekali diwarnai dengan peristiwa akan permusuhan mereka. Sementara Sabdo Palon menurut Serat Darmogandul tidak memiliki musuh. Akan tetapi karena Prabu Brawijaya masuk islam maka terlihatlah gelagat dia untuk memusuhi islam dan Walisongo khususnya Sunan Kalijaga yang telah mengislamkan Prabu Brawijaya. Dalam serat itu pula terjadi adu kekuatan antara Sabdo Palon dengan Sunan Kalijaga sebelum akhirnya Sabdo Palon meninggalkan Prabu Brawijaya untuk selamanya. Sedangkan Semar hingga saat ini kok tidak terdengar siapa musuhnya. Apakah anda mengetahui siapa musuh Semar? Mau dikatakan kurawa juga tidak mungkin karena kurawa musuh pandawa. Tetapi kalupun punya musuh tentunya musuh Semar adalah para pengasuh Kurawa, namun kok tidak terdengar yah ceritanya.

Dari keberadaan musuh yang tidak sama diantara ketiganya, maka tentunya kita memandang beda ketiga sosok di atas. Yang satu musuhnya Kurawa yang satu musuhnya Sunan Kalijaga dan yang satu lagi mungkin musuhnya pengasuh Kurawa. Apakah anda akan mengatakan bahwa Arjuna merupakan musuh dari Sunan Kalijaga ? atau apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon musuhnya Kurawa ? ataukah juga anda akan mengatakan bila Semar itu musuhnya Sunan Kalijaga ?

6. Senjata Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Coba anda lihat movie Arjuna yang menyamar sebagai Brihannala melawan para Ksatria Kurawa di halaman ini. Senjata-senjata yang digunakan Arjuna adalah panah sakti. Selain tidak pernah habis, segudang jenis panah dia miliki yang siap digunakan sewaktu-waktu. Panah-panah sakti Arjuna pastilah pemberian dari Batara Indra. Sementara Sabdo Palon sebagaimana dalam Serat Darmogandul memiliki senjata kencing dan kentut (wakakakaka senjatanya jorok semua). Dengan senjata itu dia dapat membuat kawah pada gunung-gunung di Nusantara sehingga tidak meletus. Sedangkan Semar memiliki senjata Hyang Kalimasada, dengan senjata tersebut maka Pandawa Lima akan selamat dari gangguan para Kurawa yang selalu mencoba mencelakainya (tau nih senjata apa dan sejarahnya gimana).

Dari jenis senjata yang dimiliki maka menunjukkan kemampuan dan kesaktian mereka berbeda-beda. Seluruh panah sakti milik Batara Indra diberikan semua pada Arjuna karena memang Arjuna putra kesayangannya. Apakah anda akan mengatakan bila senjatanya Sabdo Palon berupa kencing dan kentut merupakan pemberian Batara Indra ? apakah anda juga akan mengatakan bila senjata milik  Semar berupa Hyang Kalimasada juga pemberian Batara Indra ?

7. Penitisan Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Dalam kepercayaan Reinkarnasi disebut bahwa setiap kita suatu saat nanti pasti akan dilahirkan kembali dalam tubuh fisik yang berbeda. Sebutan Putra Batara Indra yang disebutkan oleh Prabu Joyoboyo dalam Jongko Joyoboyonya mengarah kepada Arjuna yang menitis ke tubuh fisik Ratu Adil di Indonesia. Terlepas apakah anda percaya maupun tidak dengan kepercayaan Reinkarnasi, yang pasti Prabu Joyoboyo mengatakan demikian karena beliau mempercayai paham Reinkarnasi tersebut.
Sementara Sabdo Palon kalo menitis ke fisik Ratu Adil sepertinya tidak mungkin karena Prabu Joyoboyo menyebut bila Putra Batara Indra itu asuhannya Sabdo Palon. Di dalam serat Darmogandul juga disebut bila Sabdo Palon menyatakan untuk meninggalkan Prabu Brawijaya dan kelak akan kembali lagi bersama Ratu Adil. Sehingga nyata sudah Sabdo Palon itu bukan Ratu Adil tetapi yang akan mengasuh Ratu Adil.

Sedangkan Semar nasibnya juga sama dengan Sabdo Palon, kalo menitis ke fisik Ratu Adil juga mustahil tuh bisa dipercaya. Semar kan pengasuhnya Arjuna sehingga arah menitisnya yaitu untuk Arjuna menitis ke fisik Ratu Adil dan untuk Semar menitis ke fisik pengasuh Ratu Adil. Loh nanti rebutan dong antara Sabdo Palon dengan Semar ? Coba anda pikirkan siapa yang akan menitis ke pengasuh Ratu Adil ? apakah Sabdo Palon ataukah Semar ?
Dari arah penitisan ketiga sosok di atas kiranya sudah jelas bila Arjuna sajalah yang akan menitis pada tubuh fisik baru Ratu Adil. Apakah anda tetep akan mengatakan bila Sabdo Palonlah yang akan menitis ke tubuh fisik Ratu Adil ? dan apakah anda juga memaksa untuk mengatakan bila Semarlah yang akan menitis ke tubuh fisik Ratu Adil ?

Putra Batara Indra vs Sabdo palon vs Semar
/ Arjuna Sabdo Palon Semar
1 Siapa Dia Putra Batara Indra Sahabat Brawijaya Punokawan Pandawa 5
2 Identitas Pandawa Lima Pengasuh Raja Jawa Pengasuh Pandawa 5
3 Posisi Anak Kunti Pengasuh Raja Pengasuh Pandawa
4 Jati Diri Manusia Jin Hayalan
5 Musuh Kurawa Sunan Kalijogo Tidak diketahui
6 Senjata Panah Kentut & kencing Hyang Kalimasada
7 Penitisan Ratu Adil Pengasuh Ratu Adil Pengasuh Ratu Adil

Masih membicarakan mengenai kepercayaan Reinkarnasi bahwa tubuh non fisik manusia yang kita kenal dengan jiwa kelak akan dilahirkan kembali ke dalam tubuh fisik baru untuk menjalani kehidupan. Pengertian singkatnya yaitu bahwa jiwa akan berganti-ganti tubuh fisik, sehingga tubuh fisik lama dengan tubuh fisik baru menggunakan jiwa yang sama. Apa yang disampaikan Prabu Joyoboyo mengenai Putra Batara Indra mengarah kepada Jiwa Arjuna yang menitis kepada tubuh fisik Ratu Adil, sehingga Arjuna dan Ratu Adil menggunakan jiwa yang sama. Sekali lagi yang menitis adalah jiwa Arjuna dan bukan fisik Arjuna.

Apabila pengertian kita dibawa menuju kepada Sabdo Palon maupun Semar yang kelak menitis kepada fisik Ratu Adil, maka posisi Arjuna ada dimana ? Apakah fisik Arjuna bangkit kembali dari kuburnya lalu datang ke Indonesia menjadi Ratu Adil dan didalam tubuhnya menitis Sabdo Palon atau Semar ? beginikah paham Reinkarnasi ? sepertinya anda telah mengetahui bukan demikian paham reinkarnasi. Tubuh fisik tidak akan bangkit kembali dari kuburnya tetapi jiwa yang akan hadir kembali ke fisik baru, demikian kan. Sehingga tubuh fisik Ratu Adil di dalamnya adalah jiwa Arjuna yang biasa disebut Putra Batara Indra dan bukannya Sabdo Palon maupun Semar. Lantas kemana Sabdo Palon dan Semar ? jawabnya tentu saja ke tubuh fisik pengasuh dari Ratu Adil. Anda berfikir lain, silahkan.

Sekarang coba dibandingkan arah dari sosok Arjuna, Sabdo Palon dan Semar akan kemanakah mereka kelak. Siapakah yang pantas menitis ke tubuh fisik Ratu Adil.

Pertama Arjuna yang telah disebutkan di atas merupakan Putra Batara Indra.
Karena sebutan Putra Batara Indra tentu saja Arjunalah yang lebih bisa diterima sebagai yang akan menitis ke Ratu Adil, dia kan manusia yang bersenjatakan panah pemberian Batara Indra. Hal ini sangat cocok dengan isyarat Prabu Joyoboyo mengenai sosok Putra Batara Indra yang akan hadir di Indonesia. Jati diri manusia itulah yang sesuai paham Reinkarnasi akan terlahir kembali dengan fisik baru.

Kedua Sabdo Palon seperti yang telah disebutkan di atas merupakan pengasuh raja-raja Jawa.
Tidak pernah ada sebutan Putra Batara Indra mengarah kepadanya. Selain itu identitas dia sebagai Jin mana mungkin menitis ke manusia. Kalo Jin menitis ke manusia namanya kesurupan, iya bener gitu kan huakakakaka. Selain itu akan menggunakan kencing dan kentutnya sebagai senjata untuk membenahi rusaknya Nusantara, wah wah bisa semrawut jadinya. Para pejabat kerjanya hanya kencing dan kentut saja nantinya.

Ketiga Semar seperti yang telah disebutkan di atas merupakan pengasuh Pandawa.
Tidak pernah juga terdengar sebutan Putra Batara Indra mengarah kepadanya. Sementara Jati diri Semar adalah hayalan belaka, dia bukan manusia bukan jin dan bukan malaikat. Mau menitis ke tubuh fisik baru mana bisa dipercaya. Yang bisa menitis ke tubuh fisik baru kan manusia yang dahulu pernah meniti kehidupan, bukankah begitu paham Reinkarnasi ?

Kiranya sudah bisa dibedakan mana yang Putra Batara Indra dan mana yang bukan seperti yang dimaksudkan oleh Prabu Joyoboyo. Sekarang kembali kepada anda-anda sekalian secara pribadi.
Apakah masih percaya bahwa Sabdo Palon yang akan menjadi Ratu Adil ?
Apakah juga masih percaya bahwa Semar yang akan menjadi Ratu Adil ?

Kontrofersi, Senin 21 April 2008
Eddy Corret.

About these ads