Putra Batara Indra vs Sabdo Palon vs Semar April 21, 2008
Posted by eddycorret in Artikel.Tags: Arjuna, Darmogandul, Joyoboyo, kontrofersi, Putra Batara Indra, Ratu Adil, Reinkarnasi, Sabdo Palon, Satrio Piningit, Semar, Serat Darmogandul, Siliwangi, Ugo Wangsit Siliwangi
trackback
“pasukan makhluk halus sama-sama berbaris,
berebut garis yang benar tak kelihatan, tak berbentuk;
yang memimpin adalah putra Batara Indra, bersenjatakan trisula wedha.
Jongko Joyoboyo bait 162
Putra Batara Indra sebagaimana kita ketahui merupakan sebutan yang ditujukan pada salah satu laki-laki dari 5 laki-laki Pandawa Lima. Dialah Arjuna putra Kunti, adik dari Bima dan Yudistira serta kakak tiri dari Nakula dan Sadewa. Dalam cerita Mahabarata disebutkan bahwa Kunti menerima anugerah dari Resi Durwasa agar mampu memanggil Dewa-Dewa sesuai dengan keinginannya, dan juga dapat memperoleh anak dari Dewa tersebut. Pandu dan Kunti memanfaatkan anugerah tersebut kemudian memanggil Dewa Yama, Dewa Bayu, dan Dewa Indra yang kemudian memberi mereka tiga putera. Arjuna merupakan putera ketiga yang lahir dari Indra, pemimpin para Dewa.
Sementara itu di Indonesia kita mengenal adanya ramalan dari Prabu Joyoboyo yang selama ini dikenal dengan sebutan Jongko Joyoboyo. Prabu Joyoboyo pada bait-bait terakhir ramalannya menyebutkan bila kelak Putra Batara Indra akan hadir untuk membawa Indonesia memasuki jaman kalasuba atau jaman suka ria setelah sebelumnya melewati jaman kalabendu atau jaman penuh huru hara. Sebutan Putra Batara Indra inilah yang mengindikasikan bila orang yang dimaksud adalah Arjuna, lebih tepatnya titisan Arjuna sesuai dengan paham Reinkarnasi yang dianut Prabu Joyoboyo.
Banyak para kalangan termasuk juga paranormal meyakini bahwa ramalan Joyoboyo akan kehadiran Putra Batara Indra di Indonesia mendekati kenyataan. Sebagian kalangan percaya bahwa dalam beberapa tahun kedepan bahkan juga dalam beberapa bulan lagi Putra Batara Indra segera muncul di Indonesia. Namun menjelang kemunculannya sebagian orang yang menelaah tentang sosok beliau meyakini bila Putra Batara Indra sebenarnya titisan Semar, ada juga yang bilang titisan Sabdo palon. Benarkah keyakinan sebagian orang tersebut ?
Silahkan anda ambil keputusan sendiri apakah percaya ataukah tidak bahwa Putra Batara Indra merupakan Sabdo Palon atau Semar ataukah Arjuna. Pilih saja sendiri, bebas kok. Yang pasti dari ketiga sosok tersebut memiliki perbedaan-perbedaan yang nyata untuk diketahui. Untuk itu sebaiknya kita periksa terlebih dahulu letak perbedaannya sehingga dapat diketahui mana yang lebih tepat dikatakan sebagai Putra Batara Indra.
1. Siapa Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Semua orang telah mengetahui bahwa Arjuna adalah putra Kunti yang terlahir karena anugerah dari Batara Indra. Dari anugerah Dewa Indra inilah maka Arjuna dikenal dengan sebutan Putra Batara Indra dan hingga detik ini tidak terdengar ada sosok lain selain Arjuna yang mendapat sebutan tersebut. Sementara Sabdo Palon semua orang khususnya orang Jawa telah mengetahuinya bahwa Sabdo Palon merupakan sahabat setia Prabu Brawijaya yang karena setianya dia ikut melarikan diri dari kerajaan Majapahit bersama Prabu yang saat itu diserang oleh putranya Raden Patah dibantu Walisongo. Anda dapat menemukan kisah ini dalam Serat Darmogandul pada bagian dialog Sunan Kalijaga dengan Prabu Brawijaya dan Sabdo Palon. Sedangkan Semar semua orang juga telah mengetahuinya bahwa dia merupakan salah satu dari 4 sosok Punokawan yang mengasuh Pandawa Lima khususnya Arjuna. Sehingga kita akan biasa melihat kemunculan Semar ini dalam cerita wayang pada saat Pandawa Lima ditampilkan.
Dari ketiga sosok di atas maka tampaklah jelas perbedaan diantara ketiganya. Yang satu sebagai anugerah Dewa Indra, yang satu lagi sebagai sahabat Prabu Brawijaya dan yang satunya lagi sebagai Punokawan Pandawa. Sehingga sebutan Putra Batara Indra hingga detik ini masih saja tetap melekat pada Arjuna dan belum diserahkan pada siapapun. Apakah anda akan mengatakan bahwa Sabdo Palon merupakan Putra Batara Indra ? dan apakah anda juga akan mengatakan bahwa Semar merupakan Putra Batara Indra ?
2. Identitas Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Bicara mengenai identitas sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Arjuna memiliki identitas sebagai salah satu dari 5 laki-laki bersaudara yang biasa disebut dengan Pandawa Lima. Arjuna sebagai adik dari Bima dan Yudistira serta kakak tiri dari Nakula dan Sadewa. Sementara Sabdo Palon sebagaimana kita ketahui bersama, identitasnya merupakan pengasuh dari Raja-raja Jawa mulai dari leluhur pertama dulu hingga Prabu Brawijaya dan kelak Ratu Adil sebagai raja Jawa yang hadir di bumi Indonesia. Sedangkan Semar sebagaimana orang kebanyakan masyarakat Jawa mengetahuinya bahwa dia merupakan pengasuh Pandawa Lima atau yang dikenal dengan Punokawan dengan 3 sosok lainnya bernama Gareng, Petruk dan Bagong.
Dari ketiga identitas sosok di atas nyata sekali perbedaannya. Satu sisi Arjuna sebagai salah satu dari Pandawa Lima, satu sisi lagi Sabdo Palon sebagai pengasuh Raja-raja Jawa dan satu sisi lainnya Semar sebagai pengasuh Pandawa Lima. Apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon merupakan salah satu dari Pandawa Lima ? dan apakah anda juga akan mengatakan bila Semar merupakan salah satu dari Pandawa Lima ? sebaliknya apakah anda akan mengatakan bila Arjuna adalah pengasuh Raja-raja Jawa ?
3. Posisi Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Setiap orang menjalani kehidupan terbagi dalam posisi yang berbeda-beda. Ada yang menjadi anak, ada yang menjadi orang tua, ada kakak, ada adik dan lain sebagainya. Arjuna yang apabila disebut namanya, orang akan langsung mengerti posisinya sebagai putra atau anak. Sementara Sabdo Palon sebagaimana yang tersirat dalam naskah Darmogandul memiliki posisi sebagai pembantu atau pengasuh dan tidak ada sebutan baginya sebagai putra siapa maupun ayah siapa. Yang pasti setiap disebut namanya, secara otomatis posisi sebagai pengasuh menempel padanya. Sedangkan Semar juga sama saja tidak ada sebutan putra dipasangkan kepadanya, tetapi yang biasa ditempelkan yaitu posisinya sebagai orang tua dari 3 sosok Punokawan Gareng, Petruk dan Bagong. Meskipun demikian setiap namanya disebut maka secara otomatis posisi sebagai pengasuh Pandawa Lima menempel padanya.
Dari posisi ketiga sosok di atas nampak nyata siapa yang layak mendapat sebutan putra seseorang. Tentunya dialah Arjuna sebagai putra Batara Indra. Apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon merupakan Putra dari Batara Indra ? dan apakah anda juga akan mengatakan bila Semar merupakan Putra dari Batara Indra ?
4. Jati Diri Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Sejarah mencatat bila yang namanya Arjuna baik di India, di Indonesia maupun tempat-tempat lain di muka bumi ini merupakan makhluk manusia ciptaan Tuhan. Dia dilahirkan mulai dari bayi kemudian anak-anak, remaja, dewasa lalu lanjut usia dan akhirnya meninggal dunia. Jati diri sebagai manusia nyata terlihat padanya dan tidak satupun yang akan mengatakan bahwa Arjuna adalah Jin maupun Malaikat. Anda juga demikian kan. Sementara Sabdo Palon sebagaimana tersirat dalam Serat Darmogandul bahwa makhluk ini telah berusia 2000 lebih 3 tahun
. Nyata sekali bahwa dia bukan manusia, tetapi usia yang mencapai ribuan tahun tentunya hanya ada pada makhluk Jin. Sedangkan Semar seperti yang tertulis dalam judul Semar sejatinya hayalan, bahwa makhluk ini bukanlah Jin, ataupun manusia bahkan malaikatpun juga tidak. Lantas makhluk macam apa dia itu? Ketidakjelasan jati dirinya sebagai makhluk di muka bumi ini akhirnya harus rela untuk mengatakan bahwa jati diri Semar adalah hayalan. Tuhan tidak pernah menciptakan makhluk seperti dia. Sehingga wajar saja kalau dia hanya ada dalam cerita wayang, dan lebih parah lagi hanya cerita wayang di Indonesia saja.
Dari perbedaan ketiga sosok di atas sudah dapat dipastikan jati dirnya, mana yang manusia mana yang jin dan mana yang hayalan belaka. Hanya Arjuna saja satu-satunya yang lebih tepat dikatakan sebagai manusia. Apakah anda akan memaksakan kehendak pada orang lain untuk mengatakan bahwa Sabdo Palon merupakan manusia ? dan apakah anda juga akan memaksakan kehendak agar orang pada mengatakan Semar itu manusia ?
5. Musuh Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Hukum keseimbangan alam menyebutkan bila ada teman maka dipastikan akan ada musuh. Ajuna sebagaimana kita ketahui memiliki musuh besar yaitu para kurawa. dalam cerita wayang banyak sekali diwarnai dengan peristiwa akan permusuhan mereka. Sementara Sabdo Palon menurut Serat Darmogandul tidak memiliki musuh. Akan tetapi karena Prabu Brawijaya masuk islam maka terlihatlah gelagat dia untuk memusuhi islam dan Walisongo khususnya Sunan Kalijaga yang telah mengislamkan Prabu Brawijaya. Dalam serat itu pula terjadi adu kekuatan antara Sabdo Palon dengan Sunan Kalijaga sebelum akhirnya Sabdo Palon meninggalkan Prabu Brawijaya untuk selamanya. Sedangkan Semar hingga saat ini kok tidak terdengar siapa musuhnya. Apakah anda mengetahui siapa musuh Semar? Mau dikatakan kurawa juga tidak mungkin karena kurawa musuh pandawa. Tetapi kalupun punya musuh tentunya musuh Semar adalah para pengasuh Kurawa, namun kok tidak terdengar yah ceritanya.
Dari keberadaan musuh yang tidak sama diantara ketiganya, maka tentunya kita memandang beda ketiga sosok di atas. Yang satu musuhnya Kurawa yang satu musuhnya Sunan Kalijaga dan yang satu lagi mungkin musuhnya pengasuh Kurawa. Apakah anda akan mengatakan bahwa Arjuna merupakan musuh dari Sunan Kalijaga ? atau apakah anda akan mengatakan bila Sabdo Palon musuhnya Kurawa ? ataukah juga anda akan mengatakan bila Semar itu musuhnya Sunan Kalijaga ?
6. Senjata Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Coba anda lihat movie Arjuna yang menyamar sebagai Brihannala melawan para Ksatria Kurawa di halaman ini. Senjata-senjata yang digunakan Arjuna adalah panah sakti. Selain tidak pernah habis, segudang jenis panah dia miliki yang siap digunakan sewaktu-waktu. Panah-panah sakti Arjuna pastilah pemberian dari Batara Indra. Sementara Sabdo Palon sebagaimana dalam Serat Darmogandul memiliki senjata kencing dan kentut (wakakakaka senjatanya jorok semua
). Dengan senjata itu dia dapat membuat kawah pada gunung-gunung di Nusantara sehingga tidak meletus. Sedangkan Semar memiliki senjata Hyang Kalimasada, dengan senjata tersebut maka Pandawa Lima akan selamat dari gangguan para Kurawa yang selalu mencoba mencelakainya (tau nih senjata apa dan sejarahnya gimana).
Dari jenis senjata yang dimiliki maka menunjukkan kemampuan dan kesaktian mereka berbeda-beda. Seluruh panah sakti milik Batara Indra diberikan semua pada Arjuna karena memang Arjuna putra kesayangannya. Apakah anda akan mengatakan bila senjatanya Sabdo Palon berupa kencing dan kentut merupakan pemberian Batara Indra ? apakah anda juga akan mengatakan bila senjata milik Semar berupa Hyang Kalimasada juga pemberian Batara Indra ?
7. Penitisan Arjuna, Sabdo Palon dan Semar.
Dalam kepercayaan Reinkarnasi disebut bahwa setiap kita suatu saat nanti pasti akan dilahirkan kembali dalam tubuh fisik yang berbeda. Sebutan Putra Batara Indra yang disebutkan oleh Prabu Joyoboyo dalam Jongko Joyoboyonya mengarah kepada Arjuna yang menitis ke tubuh fisik Ratu Adil di Indonesia. Terlepas apakah anda percaya maupun tidak dengan kepercayaan Reinkarnasi, yang pasti Prabu Joyoboyo mengatakan demikian karena beliau mempercayai paham Reinkarnasi tersebut.
Sementara Sabdo Palon kalo menitis ke fisik Ratu Adil sepertinya tidak mungkin karena Prabu Joyoboyo menyebut bila Putra Batara Indra itu asuhannya Sabdo Palon. Di dalam serat Darmogandul juga disebut bila Sabdo Palon menyatakan untuk meninggalkan Prabu Brawijaya dan kelak akan kembali lagi bersama Ratu Adil. Sehingga nyata sudah Sabdo Palon itu bukan Ratu Adil tetapi yang akan mengasuh Ratu Adil.
Sedangkan Semar nasibnya juga sama dengan Sabdo Palon, kalo menitis ke fisik Ratu Adil juga mustahil tuh bisa dipercaya. Semar kan pengasuhnya Arjuna sehingga arah menitisnya yaitu untuk Arjuna menitis ke fisik Ratu Adil dan untuk Semar menitis ke fisik pengasuh Ratu Adil. Loh nanti rebutan dong antara Sabdo Palon dengan Semar ? Coba anda pikirkan siapa yang akan menitis ke pengasuh Ratu Adil ? apakah Sabdo Palon ataukah Semar ?
Dari arah penitisan ketiga sosok di atas kiranya sudah jelas bila Arjuna sajalah yang akan menitis pada tubuh fisik baru Ratu Adil. Apakah anda tetep akan mengatakan bila Sabdo Palonlah yang akan menitis ke tubuh fisik Ratu Adil ? dan apakah anda juga memaksa untuk mengatakan bila Semarlah yang akan menitis ke tubuh fisik Ratu Adil ?
| / | Arjuna | Sabdo Palon | Semar | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Siapa Dia | Putra Batara Indra | Sahabat Brawijaya | Punokawan Pandawa 5 |
| 2 | Identitas | Pandawa Lima | Pengasuh Raja Jawa | Pengasuh Pandawa 5 |
| 3 | Posisi | Anak Kunti | Pengasuh Raja | Pengasuh Pandawa |
| 4 | Jati Diri | Manusia | Jin | Hayalan |
| 5 | Musuh | Kurawa | Sunan Kalijogo | Tidak diketahui |
| 6 | Senjata | Panah | Kentut & kencing | Hyang Kalimasada |
| 7 | Penitisan | Ratu Adil | Pengasuh Ratu Adil | Pengasuh Ratu Adil |
Masih membicarakan mengenai kepercayaan Reinkarnasi bahwa tubuh non fisik manusia yang kita kenal dengan jiwa kelak akan dilahirkan kembali ke dalam tubuh fisik baru untuk menjalani kehidupan. Pengertian singkatnya yaitu bahwa jiwa akan berganti-ganti tubuh fisik, sehingga tubuh fisik lama dengan tubuh fisik baru menggunakan jiwa yang sama. Apa yang disampaikan Prabu Joyoboyo mengenai Putra Batara Indra mengarah kepada Jiwa Arjuna yang menitis kepada tubuh fisik Ratu Adil, sehingga Arjuna dan Ratu Adil menggunakan jiwa yang sama. Sekali lagi yang menitis adalah jiwa Arjuna dan bukan fisik Arjuna.
Apabila pengertian kita dibawa menuju kepada Sabdo Palon maupun Semar yang kelak menitis kepada fisik Ratu Adil, maka posisi Arjuna ada dimana ? Apakah fisik Arjuna bangkit kembali dari kuburnya lalu datang ke Indonesia menjadi Ratu Adil dan didalam tubuhnya menitis Sabdo Palon atau Semar ? beginikah paham Reinkarnasi ? sepertinya anda telah mengetahui bukan demikian paham reinkarnasi. Tubuh fisik tidak akan bangkit kembali dari kuburnya tetapi jiwa yang akan hadir kembali ke fisik baru, demikian kan. Sehingga tubuh fisik Ratu Adil di dalamnya adalah jiwa Arjuna yang biasa disebut Putra Batara Indra dan bukannya Sabdo Palon maupun Semar. Lantas kemana Sabdo Palon dan Semar ? jawabnya tentu saja ke tubuh fisik pengasuh dari Ratu Adil. Anda berfikir lain, silahkan.
Sekarang coba dibandingkan arah dari sosok Arjuna, Sabdo Palon dan Semar akan kemanakah mereka kelak. Siapakah yang pantas menitis ke tubuh fisik Ratu Adil.
Pertama Arjuna yang telah disebutkan di atas merupakan Putra Batara Indra.
Karena sebutan Putra Batara Indra tentu saja Arjunalah yang lebih bisa diterima sebagai yang akan menitis ke Ratu Adil, dia kan manusia yang bersenjatakan panah pemberian Batara Indra. Hal ini sangat cocok dengan isyarat Prabu Joyoboyo mengenai sosok Putra Batara Indra yang akan hadir di Indonesia. Jati diri manusia itulah yang sesuai paham Reinkarnasi akan terlahir kembali dengan fisik baru.
Kedua Sabdo Palon seperti yang telah disebutkan di atas merupakan pengasuh raja-raja Jawa.
Tidak pernah ada sebutan Putra Batara Indra mengarah kepadanya. Selain itu identitas dia sebagai Jin mana mungkin menitis ke manusia. Kalo Jin menitis ke manusia namanya kesurupan, iya bener gitu kan huakakakaka. Selain itu akan menggunakan kencing dan kentutnya sebagai senjata untuk membenahi rusaknya Nusantara, wah wah bisa semrawut jadinya. Para pejabat kerjanya hanya kencing dan kentut saja nantinya.
Ketiga Semar seperti yang telah disebutkan di atas merupakan pengasuh Pandawa.
Tidak pernah juga terdengar sebutan Putra Batara Indra mengarah kepadanya. Sementara Jati diri Semar adalah hayalan belaka, dia bukan manusia bukan jin dan bukan malaikat. Mau menitis ke tubuh fisik baru mana bisa dipercaya. Yang bisa menitis ke tubuh fisik baru kan manusia yang dahulu pernah meniti kehidupan, bukankah begitu paham Reinkarnasi ?
Kiranya sudah bisa dibedakan mana yang Putra Batara Indra dan mana yang bukan seperti yang dimaksudkan oleh Prabu Joyoboyo. Sekarang kembali kepada anda-anda sekalian secara pribadi.
Apakah masih percaya bahwa Sabdo Palon yang akan menjadi Ratu Adil ?
Apakah juga masih percaya bahwa Semar yang akan menjadi Ratu Adil ?
Kontrofersi, Senin 21 April 2008
Eddy Corret
Komentar
Sorry comments are closed for this entry
Assalamu ‘alaikum,
Pak Eddy, tulisan Anda di atas berdasarkan hasil analisa sendiri. Memang ada benarnya tapi kalau disesuaikan dengan keadaan sekarang ada yang perlu disesuaikan. Kenapa tidak memikirkannya dari setting saat ini, bukan dari mitos dan angan-angan belaka. Apakah tidak pernah memikirkan kalau ratu adil yang diramalkan itu manusia biasa, dan perlu bekerja, menikah dan berjuang dipemilu mendatang ? Memang ajaran reinkarnasi dan metafisika hanya mampu dipahami oleh segelintir orang saja, dan jadinya kalau diajarkan kepada orang awam jadi membingungkan. Ratu adil yang akan memimpin bangsa Indonesia ini ya orang biasa, dan akan memimpin dengan kepemimpinan wahyu. Apa yang namanya sabdopalon akan mengajar lagi agama Buddha dipulau Jawa ini memang akan menjadi kenyataan. Tapi tidak seperti apa yang dipikirkan orang-orang karena Ratu adil itu beragama Islam. Agama Buddha yang diajarkannya lebih kepada ajaran budi pekerti dan bagaimana mengejawantahkan ajaran agama kepada kehidupan nyata sehari-hari. Makna reinkarnasi memang sulit untuk dimengerti oleh orang awam, dan karenanya tidak diajarkan secara eksplisit kepada orang islam Arab pada zaman dulu. Cukup dengan berpegang kepada ayat-ayat suci Al-Qur’an dan hadist Nabi serta petunjuk para sufi, serta Biksu yang senior, ratu adil itu akan melangkah kejenjang pemerintahan tahun depan. Insya Allah. Apa yang Pak Edi akan lakukan jika bertemu langsung dengan Ratu Adil yang diramalkan Prabu Jayabaya itu ?
wassalam,
Hadi
kata anda : Apa yang namanya sabdopalon akan mengajar lagi agama Buddha dipulau Jawa ini memang akan menjadi kenyataan. Tapi tidak seperti apa yang dipikirkan orang-orang karena Ratu adil itu beragama Islam.
Jawab : Seandainya anda yang jadi Ratu Adil, dapat dipastikan anda akan mencampuradukkan islam dgn buddha. Sama seperti beberapa orang yang waktu lalu mengaku sebagai Ratu Adil. Padahal Sabdopalon bukan Putra Batara Indra (bukan Ratu Adil).
Ratu Adil yang dimaksud Joyoboyo memang manusia, tidak mungkin jin atau malaikat. Lantas bagaimana jika bertemu dengannya ? Ada 2 jawaban :
pertama bertemu dia setelah kemunculannya. bagiku sama dengan bertemu pejabat baru, menunggu kiprahnya buat indonesia.
kedua bertemu dia sebelum kemunculannya. Hohoho mustahil terjadi karena menurut Siliwangi ketika orang telah menemukan rumahnya dia telah pergi ke Lebak Cawene. kecuali anda tidak percaya Ugo Siliwangi.
Kata anda Ratu Adil akan menjadi presiden 2009. Weg kok aneh ….. sebagian ramalan Joyoboyo anda percaya dan sebagian tidak dipercaya. Liat bait 171 Jongko Joyoboyo dikatakan
nganggo simbol ratu tanpa makutha;
memakai lambang ratu tanpa mahkota;
artinya Ratu Adil tidak akan menjadi presiden. Ratu Adil yang anda maksud akan jadi presiden 2009 itu berarti yang palsu. Kalo dia menjadi presiden tentunya Joyoboyo akan menyebutnya Raja dan bukannya Ratu, coba dipikirkan.
Assalamu ‘alaikum,
Pak Edy, siapa yang bilang sabdopalon itu putra batara Indra. bukannya sabdopalon itu pengasuh putra batara Indra. Mungkin Anda yang harus meneliti lagi ramalan jongko joyoboyo dan ramalan ki ronggowarsito. membacanya memang tidak bisa lateral karena bahasanya banyak memakai lambang dan setting kejadiannya juga memang harus disesuaikan dengan kejadian sebenarnya. Jadi yang lebih tahu maknyanya ya joyoboyo itu sendiri yang melihat masa depan. Menurut saya : Nanggo simbol ratu tanpa makutha itu kejadian sebelum dia jadi presiden. Jadi dia keadaannya masih sengsara. Mendapatkan titipan wahyu kepemimpinan, tapi tidak banyak pengikutnya. Hanya segelintir orang saja yang setia. ratu sama raja itu sama saja, beda bahasa saja. intinya dia menjadi pemimpin yang ditunjuk Allah, hanya belum mendapat pengakuan resmi dari pemerintahan Indonesia. Lain halnya kalau sudah pemilu. Kalau baca jangka jayabaya lanjutannya, maka anda akan membaca kisah lanjutannya, bahwa raja ini nantinya akan mendapatkan pengikut dari para prajurit yang setia kepadanya (kemungkinan prajurit dari TNI AD). dan memiliki pusat kekuasaan di Kediri. Jadi bekas kerajaan kediri akan dibuka lagi olehnya. Saya bilang ratu adil itu akan menjadi presiden Indonesia ke-7 karena ada di ramalan ki ronggowarsito yang disebut dengan satrio pinandito sinisihan wahyu. ini sama dengan putra batara indra atau cah angon di ramalan joyoboyo dan ugo siliwangi. Menurut Anda kalau bertemu dengannya berarti bertemu pejabat baru. Menurut saya mungkin bertemu dengan calon presiden selanjutnya.
salam,
-Hadi-
Kata anda siapa yang bilang sabdopalon itu putra batara Indra
jawab : ada yang bilang demikian bahkan tidak sedikit, untuk itu saya buat tulisan kontrofersi di atas.
Kata anda Nganggo simbol ratu tanpa makutha itu kejadian sebelum dia jadi presiden. Jadi dia keadaannya masih sengsara.
Jawab : silahkan baca lagi Jongko Joyoboyo bait 170, 171, 173. Pada bait tersebut kata memakai simbol ratu tanpa mahkota sebagai peristiwa telah munculnya dan bukan sebelum kemunculannya juga sudah tidak sengsara.
Kata anda ratu sama dengan raja.
Jawab : silahkan tanya anak SD dari Sabang sampai Merauke. Mereka akan menjawab ratu beda dengan raja. apa anda pikir Joyoboyo bodoh sehingga mencampuradukkan 2 pengertian pada obyek yang sama. Joyoboyo tahu bener siapa Putra Batara Indra sehingga menetapkannya sebagai Ratu dan bukan Raja karena memang tidak akan menjadi presiden.
Kata anda raja ini nantinya akan mendapatkan pengikut dari para prajurit yang setia kepadanya (kemungkinan prajurit dari TNI AD).
Jawab : Silahkan baca Jongko Joyoboyo bait 162 disebut pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar tak kelihatan, tak berbentuk yang memimpin adalah Putra Batara Indra.
Kemudian bait 164 dikatakan mengerahkan jin dan setan seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa. Jadi pasukannya bukan TNI tetapi kata Joyoboyo adalah Jin dan semua makhluk halus.
Sekarang saya balik tanya pada anda : apa yang akan anda lakukan bila bertemu Putra Batara Indra sebelum kemunculannya ?
(catatan : tidak saya temukan kalimat dalam Jongko Joyoboyo maupun dalam Ugo Siliwangi yang menyebut bila Putra Batara Indra ditemukan sebelum kemunculannya)
buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
ISBN:978-979-17824-0-1/barcode
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575
http:/poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html
SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon
Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai kondisi yang diinginkan tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.
Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2, BUMI BERTASBIH (resik-resik YANG KOTOR):: Arwah para roh pahlawan bersedih dan menangis melihat anak cucu rebutan kekuasaan, banyak pengangguran, ada yang sulit mencari makan dan anak didik tidak bisa melanjutkan sekolah. Para Malaikat sibuk naik turun dari langit untuk menyampaikankabar berita petunjuk siang dan malam, tapi orang tidak menghiraukan karena tuli, bisu matahatinya, siap-siap lah menunggu malaikat maut-dari Kyai Moch Da’i atas petunjuk Gajah Mada
Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1 Prinsip Hukum Keadilan/ Kesetimbangan/ Sunnatulloh Setiap Pelanggaran/Gangguan terhadap Hukum Kesetimbangan akan menimbulkan transisi / proses menuju titik/ keadaan Kesetimbangan yang Baru. Proses Transisi ini adalah Gonjang-Ganjing versi jawa atau pergantian keadaan (Typical State Transition karena setiap Objek punya eigen value-karakter kritis yang tipikal- LOCAL GENIUS). Keadilan Suatu Hal yang Harus Maujud (existence) di Bumi Manapun. Keadilan dalam fikihnya adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar.N.Muh SAW:bersabda: Pelaku Kezoliman (golongan I, elit politik), Penolongnya (golongan II, kyai+aparat+pendeta) serta Orang yang Rela terhadapnya (golongan III, umat) adalah satu kesatuan. Barangsiapa menerima orang yang zolim dalam kezolimanya, maka Alloh menjadikan Penzolim itu berkuasa terhadapnya dan jika dia (golongan II dan III) berdoa niscaya Doanya Tidak akan dikabulkan. ANTITESA DARI HADITS DIATAS ADALAH SOLUSI UNTUK BANGSA INI AGAR BERUBAH MENJADI MAKMUR YAITU Lakukan tindakan Keadilan disegala bidang maka niscaya Doa Kalian akan terkabul.Bagian terbesar dari kita adalah Golongan III /Rakyat.
, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon Politik tahun mendatang akan dipengaruhi oleh Taufik Kemas dan Kalla – ini adalah kelompok Qarun, rela menjual Indonesia untuk kepentingan kelompoknya. Makanya Lumpur Lapindo adalah Skenario Tuhan mencegah orang seperti ini menjadi RI-1 dan Lumpur adalah alat efektif untuk menyerang dan menggagalkan kepentingan politik mereka.
,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA. Mengapa Na Ta Bi Na Ta Ra dan bukan Na Ta Na Ga Ra karena camat,lurah,bupati itu semua di golongkan ke dalam Na Ta Na Ga Ra, tetapi raja yang paling besar hanya satu yaitu presiden/raja besar ini masuk ke dalam Na Ta Bi Na Ta Ra (nata=raja,binatara=yang besar)
Presiden sekarang berakhiran Na yaitu yudoyono,tetapi kondisi masyarakat semakin menderita, banyak penyakit dan bencana, sehingga jaman ini TIDAK BISA disebut kembalinya ke dalam siklus Na Ta Bi Na Ta Ra periode 2, tetapi periode goro-goro,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman Prasasti-prasasti Adityawarman kebanyakan dapat ditemui didaerah Sumatera Barat tepatnya di Sungai Langsat dan Rambahan. Daerah inilah yang dituju oleh Adityawarman sebagai sasaran perluasan sayap kerajaannya ke Barat dan kemudian dijadikannya sebagai inti Kerajaan melayu. Adityawarman memilih daerah ini dengan perhitungan letaknya yang sangat strategis. Disinilah terdapat jalan menuju palembang, jamdi dan Riau. Dengan perhitungan inilah secara leluasa dia dapat menguasai jalur perdangan di pantai Barat Sumatera, seperti jalur perdnagan emas, kemenyan, damar dan kapur baru. Semuanya itu adalah komoditi-komoditi dagang yang diproduksi rakyat pantai Barat pulau Sumatera.
, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali , Ada sebuah cerita dan ramalan menarik yang dapat diambil dari setiap ajaran agama dan ramalan para ahli sufi. Dalam mitos-mitos kuno, setiap masa atau kaum memiliki era dan kepercayaan bagimana dunia akan berakhir. Namun disetiap waktunya ramalan tersebut menjadi satu hal yang patut diperhitungkan dan mana yang benar. Menurut para ahli arkeolog, Ramalan Nostradamus dan Para Sufi Bangsa Mayalah yang paling tersohor. Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg merupakan kalender paling akurat hingga kini yg pernah ada di bumi. (Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M), mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. Maksud dari “End of Times” itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit Teori Geopolitik kemukakan oleh Friedrich Razel, disebut teori Geopolitik karena didasarkan atas hubungan wilayah geografis yang didiami oleh suatu komunitas bangsa. Dalam bukunya Political Geography (terbitan terbaru 1987) dia mengatakan bahwa suatu negara adalah sebuah organisme hidup. Agar suatu bangsa bisa tumbuh subur dan kuat, serta berjaya, ia memerlukan ruangan yang luas untuk mengembangkan hidupnya (lebenstraum, dalam bahasa Jerman). Negara-negara besar, menurut Razel, harus memiliki semangat ekspansi dan optimisme yang besar, serta bersifat militeristik.Di antara teori-teori yang telah disebutkan itu, yang sangat berpengaruh pada pemikiran tokoh-tokoh gerakan kebangsaan Indonesia termasuk Sukarno dan Hatta ialah teori Ernest Renan. Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari Nargis Khatoon atau Putri Malika, ibunda Imam Mahdi as adalah putri Roma, keturunan bangsa Eropa. Keturunan Yoshua, merupakan kaisar Roma dan keturunan Nargis Khatoon adalah Simon, murid Isa al Masih as. Pertemuan Imam Hasan Askari dengan Nargis Khatoon di Baghdad. Sebelum menikah dengan Imam Hasan Askari, ibunda Imam Mahdi itu yaitu Nargis khatoon bermimpi didatangi Isa al Masih as dan murid-muridnya betemu dengan Muhammad saw dan Ali bin Abu Thalib dan sembilan keturunan dari sayidina Husain. Untuk melamar Nargis Khatoon, anak Simon, anak Yoshua. Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon Satrio Paningit dalam pandangan Jawa merupakan pemimpin Nusantara. sedangkan Imam Muhammad al Mahdi adalah pemimpin dunia. Imam Mahdi memiliki 313 orang pengikut yang tersebar di seluruh dunia. Satrio Paningit merupakan wakil Imam Mahdi untuk Nusantara atau wakil dari 313 orang pengikut Imam Mahdi. Waallohu alam. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur , Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti Syekh Siti Jenar begitu sering dihubung-hubungkan dengan al-Husain ibnu Mansur al-Hallaj atau singkatnya Al-Hallaj saja, sufi Persia abad ke-10, yang sepintas lalu ajarannya mirip dengan Siti Jenar, karena ia memohon dibunuh agar tubuhnya tidak menjadi penghalang penyatuannya kembali dengan Tuhan. Adalah Al-Hallaj yang karena konsep satunya Tuhan dan dunia mengucapkan kalimat, “Akulah Kebenaran/ Anna al Haq,” yang menjadi alasan bagi hukuman matinya pada 922 Masehi di Baghdad. Seperti Syekh Siti Jenar pula, nama Al-Hallaj menjadi monumen keberbedaan dalam penghayatan agama, sehingga bahkan diandaikan bahwa jika secara historis Syekh Siti Jenar tak ada, maka dongengnya adalah personifikasi saja dari ajaran Al-Hallaj, bagi yang mendukung maupun yang menindas ajaran tersebut, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad Saw bersabda bahwa, “Shalat adalah mi’raj-nya mu’minin.” Istilah mi’raj di sini secara spesifik dihubungkan dengan peristiwa isra-mi’raj Nabi Saw pada tanggal 27 Rajab tahun ketiga belas dari Nubuwwah, saat beliau berusia 53 tahun. Peristiwa isra yang artinya perjalanan malam adalah peristiwa diperjalankannya Nabi Saw secara horizontal dari Masjidil Haram Mekkah ( adalah simbol hati: yang haram dimasuki oleh selain Alloh) ke Masjidil Aqsha Yerussalem ( adalah simbol hadirat ruh dan alam penyaksian yang merupakan puncak maqam penyaksian), Al-Isra [17] : 1. Kalimat Qur’an ”..yang telah Kami berkahi sekelilingnya..” maksudnya adalah Kami berkati dengan kenikmatan hakikat dan makrifat dan kalimat ”..tanda kebesaran..” maksudnya adalah zat, sifat, asma dan af’al Alloh yang diperlihatkan di alam rohani dan jasmani. Dan peristiwa mi’raj adalah peristiwa diperjalankannya beliau Saw secara vertikal dari Masjidil Aqsha naik ke Sidratul Muntaha. Di tempat tertinggi ini secara khusus Nabi Saw menerima perintah kewajiban menjalankan ibadah shalat bagi beliau Saw beserta umatnya sebanyak lima kali (17 rakaat) dalam sehari semalamnya. Secara umum, makna mi’raj dalam hadits tersebut dihubungkan dengan “tangga” spiritual, yakni suatu perangkat ibadah yang dapat menaikkan derajat si mu’min menjadi lebih dekat kepada Rabb-nya. , Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara Menurut para winasis di pulau Jawa, eksistensi pewayangan dengan simbol Barata Yudha (esensinya adalah menuntut keadilan) menempati langit lima khususnya Semar punokawan dan Bathara Guru. Apakah esensi langit lima itu? lihat kutipan berikut , dari buku Insan Kamil karangan Syekh Abdul Karim al Jilly, Mursyid Qodiriyah- Syek Abdul Qadir Jailani ::Langit kelima – Eksistensi Keadilan dan Intiqom/ menuntut balas (dari Buku Insan Kamil, Syekh Abdul Karim al Jilli) merupakan perwujudan manifestasi keagungan ketuhanan, keperkasaan, kedikdayaan, Intiqom /menuntutbalas-Nya. Di langit ini N.Yahya a.s diturunkan untuk menyaksikan keagungan dan keperkasaan, Perintah Tuhan kepada Yahya “Wahai Yahya pegang teguh wahyu Alloh dengan sekuat tenagamu”.dan Kami memberikan kearifan kepadanya semasa ia masih kanak-kanak. (Maryam:12). Langit ini merupakan embrio cita-cita dan hasrat yang kokoh., Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin Bila terjadi peristiwa besar (yang berarti Goro-Goro, dalam terjemahan Qur’an berbahasa Jawa, al Waqiah diartikan Goro-goro), Tak seorang pun dapat mendustakan terjadinya (karena memang merupakan Hukum Alam yang tak padat dipungkiri, ketika kejahatan dan ketidakadilan meraja lelah di muka bumi, sumber goro-goro yang sangat ditakuti oleh nabi saw dalam haditsnya adalah orang islam yang munafik dan fasih lidahnya seperti Abu Sufyan dan keturunannya), Ada yang direndahakan , ada yang ditinggikan (merupakan bentuk atau ciri-ciri dari Hukum Kesetimbangan sesuai wisik ghoib dari kyai muh Jari, Kabuh yaitu Wong cilik jinunjung drajat, Lingkaran setan bakal disirnakae, Musuh Islam akan tumbang, diganti kelawan prajurit islam ). Bila bumi sudah tergoncang dengan hebat ( gempa bumi merupakan pergeseran tektonik dalam lapisan bumi ) , Dan gunung-gunung hancur luluh, menjadi debu bertaburan, Dan kamu akan terpisah menjadi tiga golongan-kiri, kanan dan sabiqunal awwalun (mendahului). (al Waqi’ah:1-7), Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Dara Shikoh (1615-1659) seorang sufi tarekat Qadiriyah asal India, Kashmir. Ia berusaha menjembatani jurang pemisah antara Islam dan Hindhu dan menyatakan bahwa Upanisad adalah kitab yang tersembunyi (QS 56:78). Beliau mengatakan bahwa Semua kitab suci, termasuk Wedha, berasal dari satu sumber bahwa kitab-kitab suci itu merupakan suatu komentar terhadap satu sama lain dan bahwa kedatanga Islam tidak membatalkan kebenaran keagamam yang terkandung dalam Wedha atau menggantikan pencapaian orang-orang Hindhu Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu , Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi Tidak ada isyarat dalam al Quran secara eksplisit untuk menjelaskan musik. Dalam hadits pun tidak ada yang melarang atau mendukung praktek musik. Para penafsir Musik sebagai hal spiritual adalah Ikhwan al Shafa’ (persaudaraan Kesucian) yang memiliki satu ensklopedia tebal tentang filsafat, ilmu pengetahuan dan seni yang dihimpun pada abad ke 4 M/ 10 Hijriah. Dalam bukunya Ikhwan al Shafa menjelaskan bahwa dalam suara musik duniawi terdapat gema suara musik langit yang merupakan kediaman malaikat Tuhan dan para pembantu khususnya, Karya mereka ” Risalah Musik ” dibuka dengan kalimat berikut: ” Setelah menyelesaikan kajian tentang teori seni spiritual yang berada dalam jalur ilmiah dan kajian tentang praktik musik yang sifatnya material dan berada dalam jalur seni, ” Kami mengajukan dalam risalah yang berjudul ”musik” ini untuk mengkaji seni yang terdiri atas aspek material dan spiritual. Ini adalah seni tentang harmoni (ta’lif) yang bisa didefinisikan melalui fungsi proporsi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan Solawat dari Shaykh ‘Abdur Rahman Chohravi Rahmatullahi ‘alaih yaitu Allahumma Salli wa Sallim ‘alaa Sayyidina Muhammad-in Wa ‘alaa aali Sayyidina Muhammad-i Nilladhee akhbara anna Tasbeeha malaaika-ta’s-samaa-id-dunyaa Sub’haana Zi’l Mulki Wa’l Malakoot, disambung dengan dibawah ini
• Langit 1 (Bulan), tempat Nabi Adam as: Subahana Zil Mulki wal malakuut
• Langit 2 (Merkurius), tempat Nabi Isa as, Nabi Nuh as: Sub’haana Zi’l Izzati wa’l Jabaroot
• Langit 3 (Venus), tempat Nabi Yusuf as : Su’bhaana’l Hayyi’lladhee laa yamoot
Narasi Langit dalam Bagawad Gita
Wahai Arjuna, Orang yang berlindung kepada-Ku, walaupun mereka dilahirkan dalam keadaan yang lebih rendah atau wanita, waisya (pedagang) dan sudra (buruh) Semua dapat mencapai tujuan tertinggi /Kresnaloka. (Bagawad Gita , sloka 9.32)
Bila seseorang meninggal dalam sifat kebaikan, ia mencapai planet-planet murni yang lebih tinggi, tempat tinggal para resi yang mulia (Bagawad Gita , sloka 14.14)
Penjelasan : orang yang berada dalam kebaikan, bentuk kehidupan yang paling murni di dunia material, mencapai susunan-susunan planet yang lebih tinggi, misalnya Brahmanaloka atau Janoloka. Kebahagiaan disini seperti kebahagiaan yang dialami para dewa. Amalan, bahasa Sansekerta berarti murni, yaitu bebas dari sifat nafsu dan kebodohan. Para Penyembah Tuhan yang Maha Esa akan mencapai planet-planet Vaikuntha dan Kresnaloka, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona,suatu ketika resi Dorna keluar dari pesanggrahanya. Resi dorna sebagai pertapa agung tentu sangat dikenal sebagai seseorang yang sangat maju dalam hal spiritual.Jika ada sasmita atau pertanda ghaib dari dewata, selalu resi Dorna yang diundang ke sitinggil agung Hastinapura menerjemahkan apa arti itu semua. Resi Dorna adalah seseorang yang waskita, dan dia mendapat sebuah wangsit bahwa dia harus berjalan kepinggir kali untuk mendapat sebuah wejangan tentang dirinya.maka pagi itu sang resi keluar dari pesanggrahanya dan buru buru pergi ke kali sungai gangga Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro Inti daripada surat al Waqi’ah (arti waqi’ah dalam buku Quran berbahasa Jawa berarti Goro-Goro) yaitu tentang syukur nikmat yang merupakan pintu masuk ke ismuladhom dan pemisahan manusia setelah seleksi alam yaitu golongan kiri,kanan,dan Sabiqunal awwalun. Penjelasan dari setiap golongan adalah sebagai berikut:
, Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.
Referensi Pustaka :
1. Insan Kamil, Syeikh Abdul Karim al Jaili, Pustaka Hikmah Perdana, 2005
2. Bhagavad Gita as It Is, Sri Srimad A.C Bahktivedanta Swami Prabhupada, Hanuman Sakti, 2000
3. Tafsir Nurul Quran, Allamah Kamal Faqih, Al Huda, 2006
4. Hakekat Sholat, Imam Khomeini, Misbah, 2000
5. Makrifat Ibadah,Sayid Haydar Amuli,Serambi, 2008
6. Ensiklopedi Wayang Purwa, Drs Suwandono, Ditjen Kebudayaan Departemen P & K,
7. Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Prof. Seyyed Hossein Nasr, Mizan, 2003
8. Suluh Sant Mat, Maharaj Charan Singh,Yayasan Radha Soami Indonesia, 1996
9. Tafsir Surat Yasin, Prof .Mohsin Qiraati, Cahaya, 2006
10. Biografi Politik Ali Syari’ati, Prof.Ali Rahnema, Erlangga, 2000
11. Ajaran dan Kehidupan Spiritual Ibnu ’Arabi, Stephen Hirtenstein, Murai Kencana, 2001
12. Citra Bima, Drs. Woro Aryandini, Universitas Indonesia, 2000
13. Kitab Negara Kertagama, Dr Bambang Pramudito, Gelombang Pasang, 2006
14. Imam Mahdi, Proses Gerakan hingga Era Kebangkitan, Prof Ali al Kurani, Misbah, 2004
15. website ,Sejarah Jambi
16. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Prof.Dr.Slamet Muljana, LKIS, 2006
17. Acara lokakarya Shalat sebagai Mi’rajnya Orang-orang Beriman, 6 Oktober 2004, di Jakarta Islamic Center
18. Husain bin Manshur al Hallaj, Prof. Louis Massignon, 2000, Serambi
19. Manifestasi Ilahi, Mulla Shadra, Pustaka Hidayah, 2004
20. Wisik-wisik Ghoib dari winasis Poros Langit dan Intelektual Independen yaitu kyai Turmudzi dkk
21. Kitab Bait Joyoboyo, Raja Kediri,
22. 14 Manusia Suci, Fatih Guven, 1996
23. Majalah Cempala,Semar,1994
24. Serat Siti Jenar, Tan Khoen Swie, Kediri,1922
25. Website,Naqshabandi Haqqani, United state of America
26. website, Atlantic Geology of Prof.Aryo Santos
sori bos nimbrung dodolan buyku wae
we
boleh percaya boleh tidak
tuh buku ada yang cocok dan ada yang tidak cocok.
Kanjeng ratu
lek dawuh Omongane nembus roso Ora pendito ora dewo podo kroso Sinebut ing serat Joyoboyo, mbesuk selet-selete tahun 1928 saka utowo 2006 masehi, ono dewo ngejowantah apengawak menungso, oposuryo podo bethoro kresno awatak bolodewo isih timur keceluk wong tuo dudu pendito sinebut pendito, dudu dewo sinebut dewo lumrahe menungso. Elingo iki 2008 Kanjeng ratu wis teko Iyo ingsun Kang ajejuluk Sri Baginda Yang Mulia Sultan Agung hamengku Adiling Gusti Sunan Bonang mejang Muride ora oleh krungu menungso JenengKu podo karo jenenge romoKu, jenengKu podo karo jenenge mbahKu yoiku Nabi Muhammad saw, jenengKu terpampang neng Arsy Gusti Ratu Adil. Aku saiki wis menguasai semua militer sedunia. Amerika dipimpin wakilKu hillari Clinton dudu george bush. PerangKu gak ketoro. Perang sal donya mung pirang dino. krungu gak sampean
Ratu Adil
Moh. Syahrul Munir
cek dikit yah
ing serat Joyoboyo, mbesuk selet-selete tahun 1928 saka utowo 2006 masehi, ono dewo ngejowantah
fakta menyebutkan tahun 2006 yang datang adalah semburan lumpur om. apa mungkin dewa ngejowantah jadi lumpur ?
Elingo iki 2008 Kanjeng ratu wis teko
ini yang bener 2006 apa 2008 sih ? …
Saya mau mengutip isi dari buku di atas yang memang urgen untuk kembali disampaikan, yaitu sbb:
Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari Nargis Khatoon atau Putri Malika, ibunda Imam Mahdi as adalah putri Roma, keturunan bangsa Eropa. Keturunan Yoshua, merupakan kaisar Roma dan keturunan Nargis Khatoon adalah Simon, murid Isa al Masih as. Pertemuan Imam Hasan Askari dengan Nargis Khatoon di Baghdad. Sebelum menikah dengan Imam Hasan Askari, ibunda Imam Mahdi itu yaitu Nargis khatoon bermimpi didatangi Isa al Masih as dan murid-muridnya betemu dengan Muhammad saw dan Ali bin Abu Thalib dan sembilan keturunan dari sayidina Husain. Untuk melamar Nargis Khatoon, anak Simon, anak Yoshua.
Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon Satrio Paningit dalam pandangan Jawa merupakan pemimpin Nusantara. sedangkan Imam Muhammad al Mahdi adalah pemimpin dunia. Imam Mahdi memiliki 313 orang pengikut yang tersebar di seluruh dunia. Satrio Paningit merupakan wakil Imam Mahdi untuk Nusantara atau wakil dari 313 orang pengikut Imam Mahdi. Waallohu alam. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur.
Kalau dilihat dari dua bab ini dapat kita lihat hubungan erat antara Satrio pinandito dan Imam Mahdi.
Wassalam,
Hadi Setyono
oit
rupanya kk lebih suka menyebut Satrio Pinandito dari pada Satrio Piningit, ato Ratu Adil, ato Ratu Amisan ato Putra Batara Indra ato lain-lainnya.
Kulonuwon nderek urun rembag….
Menurut hemat saya, peran :
a. Arjuno sebagai tokoh pandawa versi India ( Hindu) …..tidak ada!!!
b. Sabdo palon dan Noyo Genggong…………….tidak ada!!!
karena bukan merupakan sosok peran berkelanjutan, dia
merupakan sosok cinipto ( pendamping spiritual) Brawijaya V.
dan !!sekarang!! tidak mempunyai peran secara langsung
sebagai Pamong Raja
c. Semar………..Ada!!! karena disamping murni Jawa dialah yang
menciptakan sosok Sabdo Palon yang mempunyai fungsi
menyampaikan Sabdo Kekancing atau angger2/peraturan atau
juga takdir.
Ada baiknya kita menggali/mengingat tatanan kadewatan jagad Jowo
menyangkut hierarki struktural dan transedental fungsi.
matur nuwun
Sekedar mengingatkan.
Sebelum islam masuk Indonesia, cerita mahabarata masih murni dari India. Dalam cerita tersebut, Semar dan Punokawan ndak ada. Setelah Walisongo hadir di Jawa, baru Semar dan Punokawan dihadirkan.
Sekali lagi cuma mengingatkan saja.
assalaualaikum Wr Wb
kula sakmeniko ajeng nanggapi masalah gegayutan satrio piningit wonten ing tlatah jowo sakmeniko.
Serat Joyoboyo kalian Ronggowarsito kalian Darmogandul puniko nggeh wonten salahe nggeh wonten benere.
amargi jenenge wae ramalan .
Sakpuniko tentang dugine Sabdo Palon (gunung merapi bledos dll wonten ing tlatah ngayogjokarto) ramalane inggih bener.Sakpuniko sabdo palon sampun dugi puniko injih puniko dibarengi kalian metunipun satrio piningit kadapuk katurunane / titisane betoro indro.
Intinipun sabdo palon puniko mboten ajeng momong satrio piningit ,tapi ajeng nyilakaake titisanipun betoro indro. Sakpuniko gunung bledos ingkang gawe sabdo palon tapi ingkang ngredaake puniko njih satrio piningit sanes mbah marijan,gempa puniko ingkang gawe injih puniko sabdo palon tapi ingkang ngredaake injih satrio piningit ,gempa sak puniko wonten sebab akibatipun ,sakpuniko salah sijining pusoko ono ing lautan puniko dicolong kalian manungso cacahe 7 wong ,sak puniko laut kidul saget kecolongan amargi tindak wonten ing gunung merapi kalian sesepuh nganakke rapat.Sakpuniko sing nyadarke ting 7 wau sejatining injih puniko satrio piningit
Sakpuniko tiang sing kedapuk satrio piningit puniko dereng nyadari yen deweke puniko katurunane betoro indro ,wektu puniko sabdopalon mandap bjuk /ngapii/manfaatke satrio piningit puniko.Sakpuniko sejatining satrio piningit dikawal manungso 2 ,sing 1 kedapuk senopati katurunane betoro ,sing ke2 kedapuk adipati keturunane mangkunegoro.
Sakpuniko satrio piningit puniko mannggene mboten wonten ing pasundanan ,manngene sakniki nggih wonten ing semarang barat daya (ramalan rogowarsito).bersambung
Huaaaaaaa.
Jangan mbeberin ulah Sabdo Palon disini.
Kaskus tuh diserang abis-abisan sama pasukannya Sabdo Palon. Topik-topik tentang Satrio Piningit ancur semua ilang datanya tanpa sisa sedikitpun.
Contohnya seperti di alamat ini :
1. Judul topik Wangsit Siliwangi http://www.kaskus.us/showthread.php?t=477821&page=1
2. Judul topik Siapa pemukul kerajaan jin http://www.kaskus.us/showthread.php?t=336571
3. Judul topik Satrio Piningit http://kaskus.us/showthread.php?t=444464&page=1
Bukankah sudah saya buatkan tulisan bahwa Sabdo Palon bukan pengasuh Putra Batara Indra di http://eddycorret.wordpress.com/2008/05/05/sabdo-palon-bukan-pengasuh-putra-batara-indra/
Sementara saya sengaja buat tulisan mengenai Sunan Kalijogo di http://eddycorret.wordpress.com/2008/03/24/sunan-kalijaga-tidak-layak-menjadi-sunan/ itu juga fungsinya untuk menghindari agar tidak menjadi target diserang. Udah cape-cape buat tulisan akhirnya hancur kan cape deh.
Kumohon jangan beberin ulah Sabdo Palon disini. Sebaiknya disimpan buat sendiri aja, lagian juga orang-orang pada ndak percaya dengan cerita-cerita gituan. karena telah terlanjur meyakini bahwa Sabdo Palon itu pengasuh Satrio Piningit.
Sekali lagi jangan dibeberin ulah Sabdo Palon di blog saya yah.
Yoa boleh jadi begitu kang eddy….
saya juga heran sendiri kok…. kok ya pas 31 Mei 2008 ini semua website yang bau satrio piningit en sabdo palon en ngebahasnya rada serius langsung gak karu-karuan semua. Btw kayaknya ada pihak2 tertentu yang gak demen kalo dibeberin secara terang2an di internet. Bisa jadi mengancam kepentingan2 mereka.
Mungkin memang jatahnya semuanya serba tersamar dulu mas. Daripada bonyok…. hehehehe…. peace…..
Mungkin.
Tetapi kk jangan kawatir, karena yang diincar Sabdo Palon adalah forum, atau kumpulan. Kalo cuma weblog itu cuma diskusi biasa jadi ndak begitu diperhatiin. Di Kaskus tuh udah kayak persiapan menggalang pasukan yang siap bergerak membantu bila Satrio Piningit muncul. Jadi wajar bila Kaskus kena incar.
Berharap weblog gue sehat-sehat saja. Hiks.
assalamualaikum Wr Wb
mas Edy mengatakan bahwa orang orang ndak percaya dengan cerita cerita tentang satrio piningit,khan mas edy tau sendiri ngapain banyak banyak nulis tentang artikel satrio piningit, sejarah itu perlu mas, jangan sampai anak cucu kita tidak tau akan sejarah negaranya sendiri itu namanya sudah kehilangan pamor .jujur jawa ini sudah kehilangan pamornya ,maka untuk itu kita perlu ratu adil untuk mengembalikan pamor ditanah nusantara ini mas.
Oit
Dilurusin dikit.
Bukan cerita tentang Satrio Piningit yang gue maksud. Tetapi orang ndak percaya kalo Sabdo Palon bukan pengasuh Satrio Piningit itu yang gue maksudkan, karena terlanjur percaya akan isi serat Darmogandul.
Untuk mengembalikan sejarah secara teori banyak yang mampu kk. Tetapi…….
Masalah di negri ini fisik dan non fisik bersamaan, juga teoritis dan praktis bersamaan pula. Untuk masalah fisik dan teoritis sepertinya banyak yang bisa diandalkan. Kita masih memiliki banyak orang yang peduli dan mampu untuk melakukan hal tersebut. Contoh kecil demo mahasiswa tetep aja ada.
Namun untuk masalah non fisik dan praktis Bhineka Tunggal Eka itu berat kk. Nah disinilah Ratu Adil akan membereskannya.
Sedikit bocoran mungkin kk udah denger info ini.
Katanya untuk mengembalikan sistem Bhineka Tunggal Eka, kelak Ratu Adil harus bisa mengumpulkan 7 pusakan nusantara, salah satunya sabuk inten. Padahal 1 pusaka saja udah banyak yang mate tuh untuk mendapatkannya. Ini 7 dan liar-liar semua karena sudah tidak tersentuh manusia ratusan tahun.
Nah proses mengumpulkan kembali 7 pusaka nusantara tersebut ada yang menafsirkan sebagai “menikah di Lebak Cawéné”. Ini hanya katanya, ndak tau kenyataannya.
Hehehehe ternyata ceritanya seru juga en berlanjut kayak cerbung…. entah endingnya gimana ya gak tau yah…..
Padahal untuk ngurusin yang teoritis aja secara nalar udah ngos-ngosan loeh…. apalagi yang non fisik gitu….
Berhubung daku orang yang nalar2 saja, jadi rada gak ngeh kalo bau klenik abis kelas berat kayak gitu…. hehehehe….
Ya moga2 ratu adil cepetan dateng yoh…. biar cerbungnya lanjut terus… hehehehe…..
assalamualaikum wr wb
mas Edy kalau dilihat dilat sabdo palon tidak seratus % bersalah ,dia hanya nggugemi keyakinannya yaitu agama budi,semua orang ,entah goib,bebas memilih keyakinan masing masing.tapi kejelekannya dia akan mengembalikan tanah jawa seperti dulu lagi.bukankah disetia agama masing masing mengajarkan tentang kebenaran bukan kebatilan,itulah letak kesalahannya.tentang masalah 7 pusaka pegangan satrio piningit itu ada benarnya antara lain : Trisula weda sejatinya bukanlah pusaka tapi (Al-Quran), ontokusumo (surban /kain Njeng Nabi Muhammad),keris kyai pleret milik sultan pajang,keris sengkelat(milik betoro indro),cemeti amarosuli,tongkat(punjer), keris sengkelat suryo (milik betoro suryo).semua itu tidak bisa diwujudkhan karena semuanya bisa berbahaya. betoro indro sebnarnya menunjuk 2 satrio piningit ,satrio yang 1 awujud Goib , 2 awujud wadak yaitu manusia tetapi yang dipilih oleh betoro indro yang awujud manusia.kabeh betoro hormat marang betoro indro tidak ada yang tidak . doakhan semoga dengan kemunjulan ratu adil ini pamor nusantara bangkit kembali,tentang masalah sabdo palon jangan digubris.
Hehe
Sabdo Palon jangan digubris.
Kalo ndak salah dia datang untuk balas dendam. Sunan Kalijogo sampe ke Kraton Jogja buat sekaten, buat beringin 2, buat masjid agung dll dalam rangka dakwah.
Tetapi denger-denger katanya ada kunci yang dipasang untuk memenjarakan Sabdo Palon (saya lupa daerahnya). Kunci tersebut diambil orang ntah sengaja atau tidak. Dah hasilnya Sabdo Palon bisa lepas seperti Ya’juj Ma’juj yang kelak juga terlepas setelah terpenjara lama.
Jadi mana yang bener, Sabdo Palon datang lagi tahun 2006. atau tahun 2006 Sabdo Palon lepas dari penjara.
Kalo Sabdo palon datang lagi tahun 2006, kenapa harus 2006? kok ndak 1998 ketika reformasi atau tahun 1945 atau … atau …
Jadi mungkin yang terjadi memang Sabdo Palon lepas dari penjara tahun 2006 setelah kuncinya diambil orang. Bagaimana menurut kk.
Kulo nuwun…..
Sabdo Palon bukan pengasuh Satrio Piningit ,….TULLL, akurrrr, ACC,!!!!
!!PENGUMUMAN!!
bagi yang beranggapan bahwa Sabdo Palon PENGASUH Satrio Piningit, diharap dengan sangat untuk kembali membaca serat Dharma Gandhul, baik edisi pertama hingga mutakhir.
Atas kesediaannya dicapkan terima kasih.
salam
We.
Dari mana kk menyimpulkan bila Sabdo Palon bukan pengasuh SP ?
Padahal Serat Darmogandul menyebut bila Sabdo Palon pengasuh Raja-raja Jawa.
we e e e….it..
apalagi koq yang nanya Den Bagus Eddy Coret, ora wangun!!
panjenengan itu tak akui “ahlinya” analogi,dari berbagai serat dan methoda , tuenan lho saya bilang saya angkat topi…eh iket! (blangkon udaran) untuk panjenengan..sampai iket saya udar lho…he he
cuma satu saja koq Den intinya :
kalau kita menganggap yang lokalan (jawi) hanya sekedar karya sastra/seni, bahkan bila agak kontradiktif di anulir……ya nggak bakalan ketemu!!
Kembali ke pertanyaan anda, kalau panjenengan atau siapa saja masih pakai cara mempercayai/meyakini seperti itu …ya nggak bakalan ketemu……..ya sekarang runut aja siapa to?? Sabdo Palon & Noyo Genggong itu??,…..darimana asal secara struktural / hierarkinya
yang jelas……..Sabdo Palon & Noyo Genggong….( e jangan hanya Sabdo palon lho………) itu sosok wujud yang mempunyai fungsi…nah tinggal siapa yang mewujudkan dan memfungsikan???
Sekarang Sabdo Palon & Noyo Genggong itu dimana??
Yang mewujudkan itu dimana??…nah tanyakan juga ke penasehat spritual panjenengan….oke?
Seperti biasa tho…baca cari referensi korelatifnya..nanti lak yo ketemu….
Om swasti astu namass idem
Wah dikatain ora wangun.
Cuma soal fersi aja om. Om membaca tulisan saya otomatis mengetahui SP fersi saya, Semar fersi saya, Sabdo Palon fersi saya dll. Tetapi saya kan belon tau Sabdo Palon fersinya om, makanya tanya, hihihi.
Kalo sp it pengasuh putra indra.Knp dy bwt huru hara.Pa it yg d nmkn pengasuh.Mosok iy to pengasuh putra btr indra mpe segitu gituny.Lah ntr low kthn ma betara indra pa g tmbh runyam tu.Lgn pengasuh ko jorok bgt.Suka kentut ma kencing sembarangan.Kayae tentang sabdo palon pengasuh putra indra.Perlu d kaji ulang dech.Betapa malunya putra indra pny pengasuh ky sp.Saya se se7 ma aditiya.Pada intiny emg bgt.
Lha ….koyo jejer wayang judulnya babaran takon tinakon
makanya baca lagi tuh Serat nya, lalu diingat buat bantal , baca mantera sabdo palon noyogenggong100x…tapi jangan tidur lha nanti kan ketemu,…he he, katanya mau versi saya???? ya gitu itu
nah sebenernya Den Mas Eddy kan juga udah tahu, ya bola bali bola
supaya rame tho?? he he
salam
oh ya Desember 2008 tak kasih tahu…..kalau belum ketemu…he he, semakin tahu versi saya lengkapnya….hayo?? piye?? diundang datang aja nggak mau,… apa ada acara dengan SBY….???
ha ha, mau jadi caleg kalee!!
Weg.
“oh ya Desember 2008 tak kasih tahu…..kalau belum ketemu…he he”
Jangan-jangan om Saptaws justru udah tau duluan nih peristiwa pada Desember 2008?
Weleh……
katuran….!!
Ora Gelem?? Gelem Po Ora?? yo ora popo nek ora gelem?
Saya ora neko2…….gawe2….kira2……!!
Memang begitu kenyataan nya, mau gimana lagi
lha tinggal panjenengan:
Ora Gelem?? Gelem Po Ora?? yo ora popo nek ora gelem?
Desember DHENG nya,…….Oktober PRA DHENG!!
tak tunggu!
Ingat : SING “ASLI” BUNGKUSE ABANG… he he
kalo ratu adil pakaiannya merah maka dia sebagai pangeran perang naibnya imam mahdi.
Pangeran perang dijabat ratu adil ketika imam mahdi sudah maujud, sebelum imam maujud maka gelarnya adalah ratu amisan dan ratu adil itu sendiri, sebelum itu disebut satrio piningit
Jadi ada 3 fersi warna.
Pertama dari Nostradamus dengan kata sorban biru.
Kedua dari Hadits Nabi SAW dengan kata bendera hitam.
Ketiga dari om Saptaws dengan kata bungkuse abang.
Apakah ketiganya mengarah pada sosok yang sama ?
Atau mungkinkah ketiganya mengarah pada sosok yang berbeda ?
Bisa iya bisa juga tidak.
Tetapi Joyoboyo dan Siliwangi tidak menyebut tentang warna. Lagian juga warna identik dengan politik yang sepertinya bila dipakai SP akan diragukan kenetralannya.
ketika masih diistilahkan piningit, ratu adil ya tetap ratu adil, ketika maujud ya ratu adil, klo cari satrio piningit ga bakalan ketemu, carilah ratu adil pasti akan ketemu, ketika terjadi goro2 ratu adil maujud secara alami karena dia berpegang pada sesuatu yang sederhana yaitu dzikrullah (klo ga keliru di kalatida).
Oleh sebab itu banyaklah dzikir agar kita nyambung sama ratu adil, itu yg aku lakukan karena aku berharap nyambung dengan dia, klo yakin ratu adil riil ya ndak usah dipikir2 agar dzikir kita dapat menyempurnakan rasa cipta supaya mudah mengenali ratu adil nantinya.
Kalo sekarang sih aku dah nyambung sama someone (koment no 16), tapi lewat hp bukan lewat dzikir
Sama saja kk.
Yang namanya Ratu Adil belum akan menjadi Ratu bila belum muncul. Yang namanya Satrio Piningit akan tetep piningit sampai dia muncul, bahkan sudah muncul dan beraksipun dia masih ingin sembunyi sesuai kata Siliwangi “ketika orang menemukan rumahnya dia sudah pergi ke Lebak Cawéné.”
Pada waktu goro2 orang2 yang merasa akan kehilangan negara mencari Mr. Roland (semar), lalu menyuruh orang2 itu supaya mencari joko angon (bagong) di petilasannya prabu siliwangi (Joko Suruh, petruk), namun joko angon sudah tidak tinggal disitu, melainkan tinggal di petilasan muridnya sunan geseng (gareng), disana joko angon lagi bakar2 jagung sambil udud tingwe
Ya maap aku tidak begitu terobsesi sama buku2/jongko yang dulunya tersimpan rapi lalu dijual ke kompeni yang dari belanda nya sana memang sudah dapat pengkabaran ttg sesuatu di jawa.
Kita dzikir saja deh supaya jumbuh, klo mauuuuuuuu
Weg …
Topiknya dialihkan, hihihi.
Keknya dah mulai kehabisan bensin nih.
weg
Waduh bahaya neh kalo dah mulai kehabisan topik… Bisa-bisa ini blog langsung ditutup sama boss eddy, gara2 gak topik baru yang bisa dibahas en bikin bosenin en gak menarik lagi. Btw ngebahas tentang ini ya lama-lama bosen juga yah…. sejak tahun 2007 ikutan blognya boss nurahmad sampe sekarang topik2nya itu2 ajah seh…. hehehehe….
“Abang” bukan konotasi bendera,atribut! juga bukan berarti
Parpol atau kelompok, namun “ingat” Abang-an :
Ngrasuk Agamaning Rosull
Nyawiji ing Jawi
nah Gathuk Enthuk nya….he semoga bener…sbb:
Birunya Nostradamus adalah simbol unsur Turunan/trah Kedaton,
walau bukan secara garis genetik
Buat mas Hadi Adi………Ada !!Unsur!!……hati2!
Hitam nya Hadist Nabi SAW adalah simbol atas Keabadian atau kebutaan didalam cara memandang berlandaskan Hukum Allah,
Putih ….belum ada yang nulis adalah symbol kekuatan suci/murni
dari Allah
Ralat dikit ada yang kurang….
Birunya Nostradamus adalah simbol unsur Turunan/trah Kedaton,
walau “mungkin” bukan secara garis genetik
Weg simbol putih.
Jangan kk, itu bahaya. Karena bisa diartikan menyerah.
Abangan yah………ksatriya merah dong dari garis HINDU SURA dulunya ….keturunan bhre wirabhumi kali yah???.
menyerah kan pakai “bendera putih” benderanya kan sudah hitam!
sahabat…. pengen tau ratu adil ? makanya berbuat kebaikan seperti ap yang diajarkan dlm kitab anda..muslim ya alqur’an budha, hindu ya kitabnya seperti trisula wedha. dst .heee,,heee
biar cepat mucul tuch ratu…ponggawa..raja…resi….(begawan)…
salam perjuangan bangsaku …
Berarti anda udah tahu yah ?
Ceritain donk.
Assalamualaikum Wr Wb
SP tidak terkait dengan apa yang namanya pegangan /simbol simbol warna ,yang jelas apa yang diterangkan mas aditya tentang pusaka 7 itu ada benarnya, kami dari group paranormal indonesia sedang menganalisa ,mendiskusikan masalah ini siapa yang mempunyai pegangan 7 itu dialah orangnya kita sedang mencari orang tersebut, karena diperkirakan 7 tahun lagi dimulai taun 2009 jawa tinggal jawanya saja ,seluruh manusia sudah diisi banyak orang yang berasal dari Kidul(Selatan),luar nusantara,adat akan semakin luntur,anda tau sejarahnya cemoro tunggal dia adalah ayah dari togok ,sebenarnya jawa itu tengernya bukan togok atau semar tetapi cemoro tunggal tadi ,hanya dia diutus untuk menguasai kerajaan langit sap 7 tetapi dia bertempat di sap 4 ,cemoro tunggal adalah raja jin di nusantara ,jika tidak percaya silahkan panggil saja atau dengan medan mediator.cemoro tunggal adalah guru dari Prabu siliwangi yang dimana prabu siliwangi diberi bakat bisa menundukkan makhluk goib dinusantara,sebenarnya yaitu tadi togok /semar itu adalah anak dari cemoro tunggal,keahlian dari cemoro tunggal ini adalah banyak sekali namanya saja raja jin ,daerah kekuasaan dia di Jawa dan Bali, bisa tau apa yang belum terjadi ,dan menguasai semua jin yang ada dinusantara.jika anda semua tidak percaya silahkan coba,cemoro tunggal adalah senopati betoro indro yang dimana dulu mangkir .dan mendirikan kerajaan sendiri ,sampai sekarangpun betoro indro masing dimusuh oleh cemoro tunggal yang anaknya adalah togok dan semar,dalam masalah perang cemoro tunggal selalu kalah dengan betoro indro.jadi semar memang bukan pengasuh putra indra buktinya saja cemoro tunggal ayah togok /semar memusuhi betoro indra
Sebenarnya ada 2 isu.
Pertama 7 pusaka pegangan SP.
Kedua 7 pusaka untuk membuka harta amanah.
Yang pertama masih berbeda-beda fersi. Perbedaan fersi dipicu oleh ungkapan Joyoboyo mengenai Trisula Weda yang berarti 3 bukan 7. Jadi munculnya fersi 7 pusaka akhirnya tidak jelas benar tidaknya.
Yang kedua bahwa harta amanah disimpan di 2 tempat yaitu nyata dan gaib. Tetapi yang di alam nyata (bank Eropa) rupanya ada dokumennya. Dan konon dokumen itu berada di alam gaib. Siapapun tidak bisa mengambilnya kecuali menunjukan 7 pusaka Nusantara. Wajar bila Suharto, Jepang, Belanda tidak sanggup mendapatkan harta amanah itu ketika jaman Sukarno dulu karena memang tidak sanggup menunjukkan 7 pusaka Nusantara.
Untuk masalah dokumen itu sebenarnya ini masih ada dan dipegang ole pesuruhnya pak karno yang sekarang kononnya masih ada didaerah timur pulau jawa , dia (pak karno) tidak menyebutkan namanya siapa ,kurang tau untuk masalah ini akan diwariskan kepada siapa . dokumen itu intinya sekarang yang megang pesuruhnya pak karno ,entah masih ada atau tidak orangnya saya kurang tau
pesuruhnya itu manusia atau gaib ,ini juga baru di selidiki, oleh para paranormal indonesia
Hihihihi.
Kalo anda memang paranormal, coba diterawang orang yang memiliki sebutan sunan lawu. Kira-kira beliaukah yang anda maksudkan atau bukan.
Sunan lawu = Prabu Brawijaya V.
Gunung Lawu. Salah satu tempat dimana dilakukan upacara labuhan. Gunung Lawu terletak di Kecamatan Karang Pandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Upacara labuhan di Gunung Lawu ditujukan kepada Sunan Lawu I (Prabu Brawijaya V) dan Sunan Lawu II (Raden Gugur, putra dari Prabu Brawijaya) yang dianggap sebagai nenek moyang Raja-raja Kesultanan Yogyakarta. Wujud dari tempat labuhan di Gunung Lawu adalah Sela Gilang di Arga Dalem.
Ceritanya sunan lawu (raja terakhir Majapahit) mau membangun Majapahit II saat ini. Jadi Raja Jawa III (Satrio piningit,setelah bung Karno dan Soeharto), akan dibantu oleh raja-raja zaman dahulu, yaitu Raja Majapahit, raja demak, raja kediri, raja pasundan, dan walisongo mulai dari Sunan bonang sampai sunan kalijaga. Begitu pula para sesepuh zaman dahulu seperti ki ronggowarsito.
Sunan Lawu Yah.
Singkat saja beliau adalah teman dekat Sukarno yang dahulu bersama-sama belajar di Belanda. Beliau abdi dalem Sultan HB IX Keraton Yogyakarta dan sekarang menjadi penasehat Sultan HB X. Beliaulah yang mendapat pesan dari Sukarno dan Sultan IX untuk menjaga dan menyerahkan kunci harta amanah ke pewaris tunggal yaitu Ratu Adil sejati.
Silahkan yang bisa menerawang, coba lihat Sunan Lawu jenggotnya panjang. Sunan Lawu inilah yang disebut Prabu Siliwangi sebagai pemuda penggembala. Boleh percaya boleh tidak.
Makasih
Buat siapa saja atas komentar-komentarnya