Ingatlah bila Isa turun ke bumi untuk membunuh Dajjal
Apabila Dajjal tidak ada dan tidak hidup
Maka Isa akan batal turun ke bumi.

Siapa yang tidak mengetahui Isa putra Maryam, sepertinya semua telah mengetahui bahwa Isa merupakan Nabi dan juga Rosul yang ke 24 tepatnya Rosul sebelum Muhammad SAW. Pada akhir kisah hidupnya di dunia disebutkan bahwa Isa telah diangkat ke langit oleh Sang Pencipta. Semua sepakat akan keadaan ini meskipun banyak yang tidak sepakat mengenai proses pengangkatan tersebut. Oleh karena Isa diangkat ke tempat yang hanya Tuhan saja yang mengetahuinya dan hingga saat ini beliau dipastikan masih hidup dan rencana Tuhan kelak akan diturunkan kembali ke bumi.

Turunnya Isa kembali ke bumi telah banyak diyakini sebagai tanda-tanda dekatnya dengan kiamat. Mungkin banyak hal yang akan dilakukan Isa setelah berada di bumi, namun yang pasti satu hal yang akan dilakukannya yaitu membunuh raja kegelapan Dajjal. Dajjal diprediksi sebagai sosok yang sangat kuat sehingga tidak ada satupun manusia di bumi yang sanggup menghadapinya. Dajjal akan menyesatkan banyak manusia dengan segala kemampuannya yang dia miliki. Karena sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup di bumi maka Isa yang telah disimpan Tuhan kelak akan diturunkan kembali ke bumi untuk membunuhnya. Akan tetapi bagaimana seandainya bila Dajjal telah mati sebelum dewasa? lantas Isa ngapain turun ke bumi bila Dajjal telah mati.

Ingatlah akan cerita Firaun sebagai raja di Mesir dahulu kala. Pada suatu ketika Firaun diberitahu oleh tukang sihirnya bahwa kelak akan lahir seorang anak laki-laki yang akan membunuhnya. Maka langkah yang diambil firaun yaitu membunuh semua bayi laki-laki yang terlahir dengan maksud agar si bayi belum sempat menjadi seorang laki-laki dewasa yang akan membunuhnya. Ide Firaun ini cukup bagus dan sangat efektif terbukti setelah itu tidak ditemukan bayi laki-laki di Mesir yang terlahir selamat sehingga Firaun tidak perlu mencemaskan ancaman tersebut. Bagaimana seandainya ide Firaun tersebut kita terapkan pada bayi calon Dajjal? sebelum Dajjal menjadi raja kegelapan yang akan menyesatkan banyak orang maka ketika masih bayi sebaiknya dibunuh saja sehingga riwayat hidupnya di dunia dinyatakan tidak ada.

Pertanyaannya sekarang bayi calon Dajjal itu seperti apa? dan bagaimana wujudnya? apakah seperti bayi manusia pada umumnya ataukah seperti bayi bukan manusia? pertanyaan ini sepertinya rada sulit untuk dijawab karena tidak ada yang dapat memastikan bayi seperti apa Dajjal tersebut. Selain itu juga tidak ada yang dapat memastikan kapan dia dilahirkan dan berada di daerah mana. Sulitnya mengetahui perihal Dajjal tersebut maka alangkah baiknya kita lihat ciri-ciri fisiknya saja seperti yang telah diketahui dari beberapa sumber.

Bentuk fisik Dajjal sepertinya tidak berbeda dengan bentuk fisik manusia pada umumnya. Namun ciri-ciri yang menjadi identitasnya untuk membedakan dengan manusia lainnya yaitu bahwa dia cacat, dan buta pada mata kirinya. Mata kanannya bisa melihat tetapi ia akan jadi gelap (hitam). Dalam beberapa hadis dia hanya punya satu-mata. Huruf Arab “Kaf” “Faa” “Raa” (kafir, bermakna “kufur”) akan muncul pada dahinya dan akan mudah oleh Muslim yang bisa membaca ataupun buta huruf.

Dengan berbekal ciri-ciri ini maka jelas sudah sosoknya dan dapat dipastikan bahwa dialah Dajjal. Namun apakah ciri tersebut telah ada sejak bayi? apabila memang telah ada sejak dilahirkan maka akan mudah bagi kita mengenalinya. Sekarang tinggal mencari dimana dia berada dan mulai sekarang setiap bayi yang dilahirkan dilihat apakah memiliki ciri tersebut. Apabila memiliki ciri itu sebaiknya langsung dibunuh saja sebelum dia dewasa dan akan menyesatkan banyak manusia. Terbunuhnya Dajjal ketika bayinya maka kita semua akan selamat dari ancaman kegelapan dan akibatnya Isa akan urung turun ke bumi.

Sebelum melakukan gerakan untuk membunuh calon Dajjal pada masa bayinya, alangkah baiknya kita perhatikan terlebih dahulu hal-hal penting untuk diketahui.

1. Kapan bayi Dajjal akan dilahirkan.
Susah memang untuk menjawab pertanyaan ini. Tidak ada yang berani memastikan kapan Dajjal akan dilahirkan dan di daerah mana dilahirkan. Namun mencontoh perbuatan Firaun yang memerintahkan prajuritnya untuk membunuh setiap bayi yang dilahirkan tanpa melihat hari dan daerahnya. Maka kita juga dapat melakukan hal seperti itu mulai sekarang. Dimanapun ada bayi yang dilahirkan dengan ciri-ciri seperti diatas maka sebaiknya dibunuh saja.

2. Ciri-ciri bayi Dajjal.
Lain Dajjal lain juga Musa, apabila Musa tidak diketahui ciri-cirinya seperti apa. Tidak ada satupun dari penyihir Firaun yang mengetahui identitas Musa. Sedangkan Dajjal sudah banyak yang mengetahuinya, beberapa sumber menyebut begitu jelas ciri-ciri fisik Dajjal tersebut. akan tetapi apakah ciri-ciri fisik si Dajjal antara dewasanya dengan masa bayinya sama? ini juga tidak bisa dipastikan, namun kebanyakan manusia antara bayi dan dewasanya tidak jauh berbeda kecuali ada faktor lain yang merubahnya seperti kecelakaan, operasi dan sebagainya. Berbekal ciri-ciri yang diberikan beberapa sumber maka tidak akan salah untuk menentukan seperti apa bayinya. Dimanapun dia dilahirkan bila memiliki ciri-ciri tersebut berarti dialah bayi calon Dajjal.

3. Apakah bayi Dajjal dilindungi Tuhan.
Ingatlah ketika bayi Musa dalam ancaman pembunuhan, maka Tuhan menyuruh malaikat-Nya untuk menemui ibu Musa agar bayi Musa dihanyutkan ke sungai. Dengan dihanyutkan mengikuti arus sungai Musa akhirnya diasuh oleh istri Firaun tanpa disadari Firaun bahwa dia Musa. Wajar saja Musa dilindungi Tuhan karena dia calon Rosul, tetapi apakah Dajjal calon Nabi/Rosul. Dia kan calon raja kegelapan mana mungkin akan dilindungi Tuhan, bahkan Isa disembunyikan untuk membunuhnya. Oleh karena itu pasti berhasil membunuh bayi calon Dajjal karena tidak mungkin Tuhan melindunginya.

4. Setiap bayi dilindungi keluarganya.
Sebagaimana manusia pada umumnya maka Dajjal pun juga memiliki keluarga. Dia dilahirkan tentunya memiliki ayah dan ibu, namun tidak jelas apakah dia juga memiliki saudara. Oleh karena keberadaan keluarga yang akan selalu melindungi anaknya maka bayi Dajjal pasti akan selalu dijaga sedemikian rupa. Untuk itu bila telah menemukan bayi yang memiliki ciri-ciri sama dengan ciri-ciri Dajjal, waspadalah dengan keluarganya yang pasti akan menghalangi upaya untuk membunuhnya. Bisa jadi keluarganya juga kuat.

5. Bayi Dajjal telah memiliki kekuatan.
Disebutkan dalam hadis bahwa Dajjal amatlah kuat. Dia dapat menghidupkan orang mati seenaknya sehingga dia akan menggunakan kekuatannya tersebut untuk menyesatkan manusia. Namun apakah kekuatan yang dimiliki Dajjal sudah ada sejak dia dilahirkan. Tidak mungkin Dajjal memiliki kekuatan sejak dilahirkan karena kisah Musa yang harus dihanyutkan ke sungai menunjukkan Musa pun tidak memiliki kekuatan ketika bayinya. Oleh karena itu bayi Dajjal sama dengan bayi-bayi manusia pada umumnya yang masih lemah dan tidak memiliki kekuatan apa-apa. Untuk itu jangan ragu dan takut pada bayinya.

6. Sikap terhadap Isa.
Setiap orang akan memiliki sikap yang berbeda dengan turunnya Isa ke bumi. Ada yang memiliki sikap sangat mengharapkan turunnya Isa, tetapi tidak sedikit pula yang tidak peduli akan turunnya Isa. Bagi yang mengharapkan turunnya Isa ke bumi dipastikan akan menganggap ide membunuh bayi Dajjal sebagai ide gila. Terbunuhnya Dajjal berarti batalnya Isa turun ke bumi. Untuk itu dipastikan sebagian orang akan menghalangi upaya untuk membunuh bayi Dajjal tersebut agar Isa jadi turun ke bumi. Untuk itu waspadalah bila akan menjalankan rencana gila ini.

7. Calon pengikut Dajjal.
Sudah dapat dipastikan bayi Dajjal dengan ciri-ciri seperti yang telah disampaikan beberapa kalangan. Apabila bayi Dajjal tersebut dibunuh maka dapat dipastikan Isa akan batal turun ke bumi. apabila ada yang menginginkan Isa turun ke bumi maka dia akan menghalangi segala cara yang dapat menjadikan batalnya rencana turunnya Isa tersebut. Termasuk rencana membunuh bayi Dajjal juga akan dihalanginya. Langkah menghalangi membunuh bayi Dajjal, berarti menghendaki hadirnya Dajjal. Sikap demikian berbahaya karena dia akan dapat menjadi calon pengikut Dajjal, maka itu berhati-hatilah karena Dajjal satu sifatnya menawarkan Syurga padahal neraka dan sebaliknya.

Setelah mengetahui beberapa hal di atas maka tidaklah sulit bagi kita mengambil sikap untuk mencegah munculnya raja kegelapan Dajjal. Membunuh si calon raja kegelapan ketika masa bayinya lebih mudah dari pada menghadapinya ketika dia telah dewasa. Untuk itu silahkan saja siapa yang akan menjalankan hal demikian sebagai missi dalam hidupnya. Apabila rencana membunuh bayi Dajjal ini bisa berhasil, maka diprediksi Isa batal turun kembali ke bumi. Selamat bekerja.

Kontrofersi, Senin 19 Mei 2008
Eddy Corret.

About these ads