Satrio Piningit Sejati
Tidak akan mungkin ditemukan
Hingga saatnya tiba kemunculannya.

Indonesia saat ini sedang mengalami masa huru hara. Seluruh wilayah di Indonesia diliputi ketidakberesan baik dari manusianya maupun dari alamnya. Kerusakan, bencana, kerusuhan dan lain sebagainya terjadi dimana-mana dari sabang sampe merauke. Banyak kalangan menyebut inilah jaman kalabendu, namun setelah ini kelak akan muncul Ratu Adil untuk membawa Indonesia menuju jaman kalasuba (jaman suka ria).

Banyak yang penasaran untuk mengetahui siapa Ratu Adil yang sampe detik ini masih misteri dan tersembunyi (satrio piningit). Semua mencari dengan caranya masing-masing. Ada yang terus mencari meskipun tidak pernah mendapati, ada juga yang meyakini telah berhasil menemukan calon Ratu Adil, tetapi ada juga yang memilih untuk menunggu saja tanpa repot-repot mencari.

Diantara para pencari tersebut, tidak sedikit yang meyakini sosok Satrio Piningit yang ditemukannyalah sebagai calon Ratu Adil. Bahkan ada juga yang meyakini dirinyalah si Satrio Piningit calon Ratu Adil tersebut. Begitu banyak sosok yang ditemukan, mungkinkah Ratu Adil berada diantara sosok-sosok yang telah ditemukan tersebut? Ataukah semua sosok-sosok tersebut semuanya bukan calon Ratu Adil?

Apabila mau menengok beberapa naskah yang membicarakan mengenai Satrio Piningit calon Ratu Adil, maka tidak ada indikasi bahwa Satrio Piningit berhasil ditemukan. Untuk itulah berikut ini akan dibeberkan beberapa naskah tersebut yang membicarakan mengenai calon Ratu Adil yang masih tersembunyi (satrio piningit).

1. Bait-bait ramalan Joyoboyo.
Dalam bait-bait ramalan Joyoboyo tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bila Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Bahkan kalimat yang menyebutkan mengenai orang-orang pada mencarinya juga tidak ada. Tidak adanya kalimat mengenai ditemukannya Satrio Piningit sebelum kemunculannya menjadikan sosoknya misteri dan tetap misteri sampe dia muncul ditengah-tengah masyarakat. Apabila anda mempercayai ramalan Joyoboyo niscaya tidak akan buang-buang waktu untuk mencarinya, karena memang sia-sia. Lebih baik menunggu saja hingga benar-benar nampak muncul di tengah-tengah masyarakat.

Joyoboyo menyebut Satrio Piningit sebagai Putra Batara Indra. Pada bait terakhir ramalannya yaitu bait 159 disebutkan :
“selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun (sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu),
akan ada dewa tampil berbadan manusia, berparas seperti Batara Kresna berwatak seperti Baladewa,
bersenjata trisula wedha tanda datangnya perubahan zaman, orang pinjam mengembalikan, orang berhutang membayar, hutang nyawa bayar nyawa hutang malu dibayar malu”

Artinya Putra Batara Indra akan langsung muncul begitu saja secara tiba-tiba tanpa ada pengumuman maupun pemberitahuan bahkan jumpa pers terlebih dahulu. Orang tidak ada yang mengetahui akan rencana kemunculannya tersebut. Pada saat muncul pertama kali masyarakat langsung mengenalinya sebagai Putra Batara Indra sesuai ramalan Joyoboyo. Kehadirannya sebagai tanda perubahan zaman dari zaman kalabendu (sengsara) menuju ke zaman kalasuba (suka ria).

2. Kitab Musasar Joyoboyo.
Demikian juga dalam Kitab Musasar Joyoboyo juga tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bila Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Joyoboyo menyebut Satrio Piningit sebagai Tunjung Putih Semune Pudak Kasungsang, bergelar Ratu Amisan. Tidak ada kata kapan datangnya baik dalam hitungan hari, bulan maupun tahun. Misteri tetap misteri dan tidak akan terungkap sehingga si misteri Satrio Piningit mengungkapkan dirinya sendiri.

Pada point ke 27 dan 28 Kitab Musasar Joyoboyo disebutkan :
“Kemudian kelak akan datang Tunjung putih semune Pudak kasungsang. Lahir di bumi Mekah. Menjadi raja di dunia, bergelar Ratu Amisan, redalah kesengsaraan di bumi, nakhoda ikut ke dalam persidangan.
Raja keturunan waliyullah. Berkedaton dua di Mekah dan Tanah Jawa. Letaknya dekat dengan gunung Perahu, sebelah barat tempuran. Dicintai pasukannya. Memang raja yang terkenal sedunia.”

Artinya Ratu Amisan akan datang begitu saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dia akan muncul dan beraksi meredakan kesengsaraan di bumi. Pada saat kemunculannya itulah baru semua orang mengetahui kehadirannya. Joyoboyo memberitahukan letaknya dekat gunung perahu. Tetapi sampe detik ini tidak ada kepastian gunung perahu mana yang sesuai dengan maksud Joyoboyo. Maka sebaiknya kita tunggu saja kelak akan diketahui tempat tersebut setelah si Satrio Piningit muncul di tengah masyarakat.

3. Ugo Wangsit Siliwangi.
Tidak beda dengan naskah lain, dalam Ugo Wangsit Siliwangi juga tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bahwa Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Meskipun demikian, Siliwangi menyebut mengenai Satrio Piningit dengan sebutan anak gembala yang rumahnya di ujung sungai yang pintunya setinggi batu, yang rimbun oleh pohon handeuleum dan hanjuang. Kalimat ini bisa dijadikan pegangan untuk menentukan rumahnya Satrio Piningit. Meskipun juga susah menemukannya.

Dalam Ugo Wangsit Siliwangi disebutkan :
“lalu mereka mencari anak gembala, yang rumahnya di ujung sungai yang pintunya setinggi batu, yang rimbun oleh pohon handeuleum dan hanjuang. Semua mencari tumbal, tapi pemuda gembala sudah tidak ada, sudah pergi bersama pemuda berjanggut, pergi membuka lahan baru di Lebak Cawéné!
Yang ditemui hanya gagak yang berkoar di dahan mati.”

Artinya kelak pemuda gembala akan dicari oleh banyak orang. Orang pada mencarinya tentunya setelah sebelumnya mengetahui bahwa pemuda gembala tersebut telah ada bahkan telah muncul namun masih misteri. Usaha untuk menemukan pemuda gembala tidaklah sia-sia, suatu saat akan berhasil ditemukan rumahnya di ujung sungai, yang rimbun oleh pohon handeuleum dan hanjuang, namun pemuda gembala telah pergi ke lebak cawene. Meskipun demikian, telah diketahui rumahnya otomatis diketahui juga keluarganya, tetangganya sehingga bisa diperoleh informasi lebih lanjut mengenai pemuda gembala tersebut.

4. Serat Kalatida Ronggowarsito.
Selanjutnya dalam serat kalatida Ranggawarsito juga tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bahwa Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Ronggowarsito menyebut Satrio piningit sebagai pemimpin baru yang kedatangannya tidak terduga alias tiba-tiba secara mendadak muncul begitu saja seakan-akan muncul secara gaib. Meskipun munculnya secara gaib dan tidak diketahui sebelumnya tetapi dia bukanlah makhluk gaib. Satrio Piningit merupakan manusia sesuai kata Joyoboyo.

Disebutkan dalam Serat Kalatida Ranggawarsito pada pupuh 258 :
“Kedatangan pemimpin baru tidak terduga, seperti muncul secara gaib, yang mempunyai sifat-sifat utama.
Datangnya tanpa sarana apa-apa, tidak pernah menonjol sebelumnya, pada saat masih muda, banyak
mengalami halangan dalam hidupnya, yang oleh izin Allah SWT akan menjadi pemimpin yang berbudi
luhur.”

Artinya Satrio Piningit kemunculannya tidak terduga oleh siapapun. Dia datang begitu saja tanpa ada sarana maupun media yang memberitahukan akan kemunculannya. Satrio Piningit sebelum kemunculannya tidak ada hal yang menonjol dalam dirinya sehingga masyarakat tidak mengetahui akan keberadaannya. Dia membaur dengan orang lain menjalani kehidupan sehari-hari layaknya orang pada umumnya hingga waktunya tiba untuk muncul maka baru diketahui bahwa dialah Pemimpin baru sesuai yang dimaksud Ronggowarsito.

5. Ramalan Sabdo Palon.
Sementara dalam ramalan Sabdo Palon membicarakan mengenai kehadiran kembali Sabdo Palon setelah menghilang selama 500 tahun. Banyak yang meyakini bahwa Sabdo Palon merupakan pengasuh Satrio Piningit bahkan ada juga yang meyakini bahwa Sabdo Palon merupakan Satrio piningit sendiri. Ketahuilah bahwa Sabdo Palon bukanlah pengasuh Satrio Piningit. Selain itu Sabdo Palon juga tidak mungkin disebut sebagai Satrio Piningit. Silahkan diperiksa datanya.

Banyak kalangan menjadikan ramalan Sabdo Palon sebagai patokan akan kehadiran Satrio Piningit karena orang meyakini Sabdo Palon sebagai pengasuhnya. Akan tetapi tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bahwa Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Dalam Ramalan Sabdo Palon hanya disebutkan tandanya bila Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya ke Barat Daya baunya tidak sedap. Peristiwa tersebut yang selama ini dijadikan sebagai patokan akan kehadiran Satrio Piningit.

Disebutkan dalam ramalan Sabdo Palon :
“Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha lagi (maksudnya Kawruh Budi), saya sebar seluruh tanah Jawa.
Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya.
Lahar tersebut mengalir ke Barat Daya. Baunya tidak sedap. Itulah pertanda kalau saya datang. Sudah mulai menyebarkan agama Buda (Kawruh Budi). Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widhi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat bila diubah lagi.”

Pada mei 2006 peristiwa tersebut telah terjadi. Orang meyakini dengan peristiwa itu Satrio Piningit telah ada dan telah hadir untuk mengantarkan Indonesia menuju kemakmuran. Tetapi sama saja dengan peristiwa besar terjadinya letusan gunung merapi, tetap tidak diketahui dimana Satrio Piningit berada. Siapapun hingga detik ini belum dapat memastikan keberadaannya. Menunggu dan tetap menunggu kelak akan muncul juga di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Dari beberapa sumber yang membicarakan mengenai Satrio Piningit di atas, semua tidak menyebutkan bahwa kelak Ratu Adil akan berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Seluruh sumber menyebutkan akan kemunculannya secara tiba-tiba begitu saja tanpa ada pemberitahuan maupun jumpa pers. Kemunculannya secara mendadak bisa dijadikan momen kejutan bagi bangsa Indonesia yang sebelumnya mengalami masa sengsara yaitu zaman Kalabendu.

Bagi anda yang mencari Ratu Adil dengan cara anda sendiri, janganlah kecewa bila akhirnya hasil pencarian anda akan sia-sia. Karena memang telah diberitahukan dalam beberapa naskah di atas bila Satrio Piningit tidak akan ditemukan sebelum kemunculannya. Apabila saat ini telah ada yang berhasil menemukannya, harap diperiksa kembali apakah sosok yang telah ditemukannya tersebut sesuai dengan naskah di atas atau tidak. Apabila tidak sesuai dengan naskah namun disesuai-sesuaikan (dipaksakan untuk sesuai) berarti sosok tersebut tetep saja palsu. Jadi jangan kaget bila waktunya Satrio Piningit sejati muncul kelak, sosok yang telah anda temukan ternyata palsu.

Pada saat ini telah beredar kabar dimana-mana mengenai ditemukannya Satrio Piningit tersebut. Bahkan ada juga yang mengaku dirinyalah Satrio Piningit. Alangkah baiknya dipikirkan terlebih dahulu sebaik-baiknya sebelum mengambil keputusan dari pada kecewa nantinya.

Pertama, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit di rumahnya, berarti sosok tersebut bukan Satrio Piningit yang asli. Satrio Piningit yang sejati tidak akan ditemukan dirumahnya. Kata Wangsit Siliwangi ketika orang berhasil menemukan rumahnya, dia telah berada di Lebak Cawene. Silahkan diperiksa lagi Ugo Wangsit Siliwangi.

Kedua, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit di Lebak Cawene, berarti sosok tersebut juga bukan Satrio Piningit yang asli. Tidak mungkin Satrio Piningit sejati akan ditemukan langsung di Lebak Cawene karena kata Wangsit Siliwangi, orang akan menemukan rumahnya terlebih dahulu dan bukannya Lebak Cawene dulu yang ditemui. Silahkan diperiksa lagi Ugo Wangsit Siliwangi.

Ketiga, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit sedang bertapa di gua, berarti sosok tersebut juga bukan Satrio Piningit yang asli. Satrio Piningit sejati tidak mungkin menjauh dari masyarakat. Kata Siliwangi, Satrio Piningit akan terus menelusuri banyak hal, tidak mengindahkan larangan, mencari sambil melawan, melawan sambil tertawa. Kalo dia bertapa lantas apa yang dilawan sambil tertawa. Silahkan diperiksa lagi Ugo Wangsit Siliwangi.

Keempat, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit belajar di luar negri, berarti sosok tersebut juga bukan Satrio Piningit yang asli. Mustahil Satrio Piningit sejati bisa belajar sampe luar negri karena kata Ronggowarsito, satrio piningit pada masa mudanya mengalami halangan atau penderitaan. Kalo dia sampe belajar ke luar negri berarti dia bahagia donk. Silahkan diperiksa lagi Serat Kalatida Ronggowarsito.

Kelima, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit berada di alam gaib, berarti sosok tersebut juga bukan Satrio Piningit yang asli. Satrio Piningit sejati akan membaur dengan masyarakat layaknya orang hidup pada normalnya. Kata Ronggowarsito, ketika mudanya mengalami halangan dan kalo di alam gaib apa halangannya. Silahkan diperiksa lagi Serat Kalatida Ronggowarsito.

Keenam, kalo saat ini ada yang sudah menemukan Satrio Piningit bersama orang sakti ato paranormal ato dibawah bimbingan Waliullah, berarti sosok tersebut juga bukan Satrio Piningit yang asli. Tidak ada dalam naskah yang menyebut Satrio piningit diasuh orang sakti, paranormal atau waliullah. Kata Siliwangi, Satrio Piningit yang sejati pergi bersama pemuda berjanggut ke Lebak Cawene. Silahkan diperiksa lagi Ugo Wangsit Siliwangi.

Ketujuh, kalo saat ini ada yg mengaku dirinyalah si Satrio Piningit (baik laki maupun perempuan), berarti orang tersebut bukan Satrio Piningit yang asli. Kata Wangsit Siliwangi, Satrio Piningit kelak akan dicari dan ketika orang mencari yang ditemukan rumahnya dahulu. Satrio Piningit sejati tidak mungkin promosi baik melalui televisi, koran, majalah, website, weblog maupun media lainnya. Silahkan diperiksa lagi Ugo Wangsit Siliwangi.

Beberapa point di atas dapat dijadikan pertimbangan, apakah memang Satrio Piningit akan berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Bila berhasil ditemukan sebelum kemunculannya berarti bukan Satrio Piningit lagi namun diganti Satrio Ketemu. Bagi anda yang meyakini telah menemukannya, coba dipikirkan sebaik-baiknya karena kecewa adanya dibelakang. Namun akan lebih kecewa lagi bagi yang merasa dirinyalah Satrio Piningit tersebut dan dia akan malu bila si Satrio Piningit sejati kelak waktunya tiba akan muncul di tengah-tengah masyarakat.

Untuk itu alangkah baiknya sekarang menunggu dan menunggu saja sampe waktu kemunculannya telah tiba. Biarlah saat ini sebutan Satrio Piningit tetap menempel pada calon Ratu Adil sejati dan jangan sampe sebutan tersebut luntur akibat ulah kita sendiri. Namun apabila anda tetap saja memaksakan keyakinan telah menemukannya sebelum kemunculannya atau bahkan meyakini diri sendiri sebagai Satrio Piningit tersebut, yaa silahkan saja. Selain gratis juga tidak melanggar undang-undang. Sementara yang tetap menunggu, bersabarlah karena waktunya pasti akan datang.

Kontrofersi, Senin 02 Juni 2008
Eddy Corret.

About these ads