Cerita Tentang Satrio Piningit Agustus 11, 2008
Posted by eddycorret in Artikel.Tags: Bocah Angon, Cerita, kontrofersi, Palsu, Pemberontak, Pemuda Penggembala, Piningit, Ratu Adil, Satrio Piningit, Satrio Piningit Palsu, Siliwangi, Ugo Wangsit Siliwangi
trackback
Satrio Piningit
Ada yang palsu, ada yang sejati
Dihadirkan untuk mewarnai kehidupan di Indonesia.
Telah banyak yang meyakini bila detik ini Satrio Piningit sudah ada, bahkan juga ada yang meyakini bila Satrio Piningit telah siap-siap untuk kemunculannya. Oleh karena sudah ada, maka orang-orang lalu membuka naskah-naskah yang membicarakan Satrio tersebut dan meyakininya sebagai kebenaran.
Sayangnya Satrio Piningit yang sudah ada hingga detik ini masih samar dan misterius. Banyak memang yang meyakini seseorang di suatu daerah Jawa sebagai Satrio Piningit tersebut. Tidak sedikit pula yang meyakini bila dirinyalah si Satrio itu. Tetapi bila dipasangkan dengan naskah yang ada, maka sosok-sosok itu tidak cocok semua bahkan bertentangan.
Apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa sosok Satrio Piningit yang begitu penting bagi kemerdekaan dan kemakmuran Indonesia harus tersembunyi. Kenapa keberadaannya bisa sama dengan ketidakberadaannya. Mungkinkah ulah Satrio Piningit sendiri yang sengaja bersembunyi atau karena disembunyikan Tuhan.
Belum bisa dipastikan apa yang sebenarnya terjadi. Orang hanya menduga-duga dengan segala kemungkinan benar dan tidaknya. Namun yang pasti saat ini Satrio Piningit telah ada dan pada saat yang sama pula Satrio Piningit palsu ikut mewarnai suasana misterius tersebut. Berikut cerita pendek yang menggambarkan mengenai Satrio Piningit sejati dan Satrio Piningit palsu.
Kunjungan Negara.
Seorang Duta Besar sebuah negara di Amerika sedang berkunjung ke negara tetangga yang sedang dilanda konflik pemberontakan. Rupanya dia sedang menghadiri acara pernikahan teman dekatnya di negara tersebut. Namun karena acaranya telah selesai maka si Dubes kemudian berencana untuk pulang ke negaranya.
Rencana kepulangan disusun sedemikian rupa agar si Dubes selamat sampai ke rumahnya. Rencananya Dubes akan dipulangkan secara diam-diam dan dirahasiakan agar tidak diketahui oleh para pemberontak. Ajudan khusus Dubes ditunjuk untuk mempersiapkan acara pemulangannya.
Demi keamanan, kelancaran dan keselamatan maka Ajudan Dubes menyewa seorang Agen Profesional dengan harga mahal. Sayangnya sang Agen belum mengetahui wajah Dubes, maka si Ajudan rencananya akan memberitahukannya kelak di perjalanan. Disamping Agen Profesional, rupanya juga ada 4 penjaga pribadi Dubes sehingga ada 5 orang yang akan menyertai perjalanan si Dubes, sementara Ajudan sendiri akan pulang belakangan.
Untuk menghindari bahaya para pemberontak maka Dubes beserta 4 penjaga pribadi dan 1 Agen naek kereta api ekonomi dengan menyamar sebagai orang biasa. Orang tidak akan menyadari bahwa dalam kereta tersebut terdapat Dubes penting di negara Amerika. Tanpa disadari rupanya ada 1 anggota pemberontak berada dalam gerbong kereta yang sama. Si anggota pemberontak memberitahukan pemimpinnya melalui SMS.
Kereta Api Ekonomi Berangkat.
Pukul 5 sore kereta api berangkat menuju negara tujuan beserta di dalamnya Dubes, 4 penjaga pribadi dan 1 Agen bayaran menyamar sebagai rakyat biasa. Jauhnya jarak yang ditempuh memaksa kereta api ekonomi tersebut harus berhenti sejenak di stasiun-stasiun daerah yang dilaluinya. Tidak disadari rupanya para pemberontak menyamar dan ikut naek kereta ketika berhenti di sebuah stasiun.
Kereta api melaju dengan cepat, suasananya cerah tidak mendung dan tak ada halangan. Ketika jam telah menunjuk pada pukul 09.00 malam, para pemberontak membajak kereta tersebut. Mereka menyandera Masinis dan mengambil alih kemudi kereta. Setelah berada di area terbuka maka kereta api diberhentikan oleh para pemberontak dan pada saat yang sama ada beberapa orang muncul dari balik pohon dengan persenjataan lengkap.
Pemberontak Beraksi.
Rupanya para pemberontak beserta pemimpinnya benar-benar ingin menangkap Dubes. Mereka kemudian masuk ke setiap gerbong-gerbong kereta untuk menangkap Dubes. Mengetahui keadaan bahaya, si Agen bayaran beraksi dengan cepat. Dia menyuruh salah satu penjaga pribadi Dubes untuk menyamar mengganti posisi Dubes. Sementara Dubes dibawa lari bersembunyi di kerumunan penumpang kereta.
Pemberontak berhasil menangkap 4 penjaga pribadi Dubes, tetapi mereka mengetahui bila yang mereka tangkap bukan Dubes namun hanya penjaga pribadi saja dan keempat penjaga pribadi Dubes akhirnya ditembak mati semua. Aksi kucing-kucingan terjadi antara para pemberontak dengan Agen bayaran yang terus berusaha menyembunyikan Dubes. Begitu lihainya sang Agen maka para pemberontak sangat kesulitan menangkap Dubes.
Selanjutnya para pemberontak berencana membakar seluruh gerbong kereta api agar Dubes berhasil ditemukan. Sang Agen kali ini kewalahan, dia dan Dubes berada dalam bahaya karena seluruh penumpang harus keluar dari gerbong kereta api. Meski demikian dia tidak menyerah dan terus berusaha menyelamatkan Dubes.
Telepon dari Ajudan.
Pada saat yang sama rupanya Ajudan Dubes mendengar berita bila Dubes dalam keadaan bahaya. Maka sang Ajudan kemudian menelpon si Agen bayaran. Dalam pembicaraan lewat telepon, Ajudan memerintahkan pada Agen bayaran untuk menembak mati Dubes dan meminta si Agen bayaran untuk menyelamatkan dirinya saja. Heran bercampur bingung dialami Agen bayaran ……. ada apa ini?.
Dia mendapat bayaran mahal bahkan termahal dalam karirnya, kali ini disuruh melindungi Dubes tetapi selanjutnya malah disuruh membunuh Dubes. Sang Ajudanpun menjawab, demi keamanan maka saya harus membuat Dubes palsu yang saat ini anda lindungi, sementara Dubes asli detik ini tengah makan malam bersama keluarganya di rumah. Jadi orang yang anda lindungi itu Dubes palsu dan ndak penting, jadi sebaiknya anda selamatkan diri anda saja dari pemberontak (kata Ajudan).
Ajudan selanjutnya berkata pada agen bayaran. Anda telah menerima bayarannya, dan saya ucapkan terima kasih atas segala bantuan anda. Setelah telepon ini terputus maka pada saat yang sama hubungan bisnis kita telah selesai, untuk itu lebih baik anda nikmati bayaran yang telah anda terima dan selamatkan diri anda sendiri. Tak lama kemudian hubungan teleponpun terputus.
Nasi telah menjadi bubur, sang Agen kali ini bukannya melindungi Dubes, tetapi justru melawan para pemberontak. Satu demi satu para pemberontak berusaha ditembaknya dan pada saat yang sama ada tentara mengepung tempat itu dan para pemberontak berhasil ditangkap berikut pemimpinnya. Sementara Agen bayaran dan Dubes palsu selamat. Dubes palsu lalu pergi dengan naek helikopter sementara Agen bayaran termenung sendiri di atas gerbong kereta.
The End.
Cerita di atas tidak ada hubungannya sama sekali dengan Satrio Piningit, baik Satrio Piningit sejati maupun Satrio Piningit palsu. Cerita dia atas juga tidak terjadi di Indonesia karena di Indonesia senjata tidak dijual bebas. Akan tetapi cerita di atas dapat dijadikan ukuran mengenai keadaan Satrio Piningit sejati. Satrio Piningit yang tetap akan piningit hingga waktunya tiba kemunculannya.
Anda pasti pernah mendengar bila Satrio Piningit ada di daerah tertentu di Jawa ini. Dia dilindungi oleh Orang Sakti atau Paranormal atau Waliullah atau Pejabat atau TNI Polri atau Tokoh Politik atau yang lainnya. Karena telah diceritakan pada orang lain maka label piningit otomatis hilang dan menjadi tidak piningit lagi. Padahal saat ini belum masuk waktunya bagi Satrio Piningit sejati untuk muncul membawa Indonesia menuju zaman Kalasuba.
Banyak yang telah meyakini sosok-sosok yang diduga Satrio Piningit dan ada yang menjaganya sebagai Satrio Piningit sejati. Padahal sosok-sosok tersebut tidak ada bedanya dengan cerita di atas. Dia dilindungi sedemikian rupa sementara Satrio Piningit sejati boleh jadi justru tidak ada penjaganya. Mungkin saat ini dia sedang sibuk dengan aktifitas hidupnya tanpa rasa kawatir harus dijagain orang.
Sepertinya Tuhan sengaja menghadirkan Satrio Piningit – Satrio Piningit palsu untuk mewarnai kehidupan di Indonesia. Dengan kehadiran Satrio Piningit palsu maka Satrio Piningit sejati akan nyaman dengan hidupnya juga akan berhasil dibentuk sesuai kehendak Sang Pencipta. Sehingga kelak bila telah tiba waktunya dia sudah benar-benar siap dengan segala hal yang harus dihadapi di Nusantara ini, maka saat itulah dia akan muncul.
Bila waktu kemunculannya telah tiba pasti akan diketahui yang sebenarnya. Hal ini sesuai kata Ugo Wangsit Siliwangi “Tapi ratu siapa? dari mana asalnya sang ratu? Nanti juga kalian akan tahu”. Kita tunggu saja saatnya pasti akan tiba, dan saatnya untuk diketahui.
Kontrofersi, Senin 25 Agustus 2008
Eddy Corret.
Komentar
Sorry comments are closed for this entry
he..he..he hebat bos kita yangsatu ini. sampai kapan pun tidak ada yang bisa membuka tabir cahaya yang ada. sampai ALLAH SWT membuka rahasia diri sang satria tsb.
semua sudah tertulis di lauhulmahfuz.para penghuni langit dari lapisan satu sampai tujuh juga sudah membicarakan dan mengenalnya.itulah kenapa sulit diketahui.karena ALLAH SWT dan Rasulnya yang yang terakhir yang menjaganya.jadi tidak ada yang dapat menembusnya sampai waktu yang telah dijanjikan.
Oit.
Mungkin penghuni langit memang telah mengetahuinya. Tetapi membicarakannya belum tentu karena bila telah dibicarakan penghuni langit sana sini maka akan ada manusia yang sanggup memperoleh bocorannya.
Hihi jadi kayak soal ujian saja.
Mas Eddy, Menurut uga siliwangi, kejadian sejarah akan berulanang-ulang dan itu-itu juga. Artinya ketika uga siliwangi dimulai, ada babak episode dimana sang satrio piningit melihat kilasan sejarah dari masa lampau sampai masa kini. Dengan adanya informasi yang berulang-ulang itu diharapkan sang satrio piningit siap menjadi pemimpin Indonesia yang disegani. Sebelum menjadi ratu adil yang sejati, memang satrio piningit dibuat menjadi seorang anak gembala yang banyak mempelajari kilasan sejarah masa lampau dan banyak belajar tentang agama Islam. Bagi saya memang waktunya sudah dekat dan episode uga siliwangi sudah dimulai.
Kok.
Bukan sejarah yang diulang-ulang om. Coba tengok Ugo Wangsit Siliwangi lagi. Yang diulang-ulang adalah waktu, sementara setiap waktu ada sejarah/kejadian. Jadi sejarah/kejadian di setiap waktu berbeda. Dan setiap waktu berulang-ulang terus membuat sejarah/kejadian.
Iya, menurut redaksi dari uga siliwangi: Dia terus mencari, mengumpulkan semua yang dia temui. Tapi akan menemui banyak sejarah/kejadian, selesai jaman yang satu datang lagi satu jaman yang jadi sejarah/kejadian baru, setiap jaman membuat sejarah. setiap waktu akan berulang itu dan itu lagi.
Ini saya artikan sebagai kilasan snapshot di lauh mahfuz yang bisa diterawang oleh satrio piningit. Setiap kilasan snapshot itu akan sambung menyambung membentuk rangkaian kilasan sejarah yang baru dan membuat batu pijakan bagi sang satrio piningit untuk melangkah merangkai takdir baru bagi bangsa Indonesia. Setiap waktu akan berulang itu dan itu lagi, artinya sang satrio piningit mengalami mukasyafah melihat tabir informasi dari langit, melihat masa lampau dan merangkaikannya dengan kejadian terkini (uptodate). Demikian
Ow begitu ya ^^
Dua-duanya salah semua… hehehehe dipikir nalar aja lah… gak usah aneh2. Hanya seorang manusia yang lemah aja kok…. kita-kita ini….
Iya nih.
Keknya ndak ada yang bener.
Trus yang bener gimana kk.
Dia terus mencari, mengumpulkan semua yang dia temui. Tapi akan menemui banyak sejarah/kejadian, selesai jaman yang satu datang lagi satu jaman yang jadi sejarah/kejadian baru, setiap jaman membuat sejarah. setiap waktu akan berulang itu dan itu lagi.
Disitu ada kata mencari…. bisa juga mencari kebenaran… bisa juga mencari cara… ya pokoke cari solusi lah…. Nah dalam pencarian tersebut dia menemukan entah itu temen baru… bisa juga temen lama…. bisa juga pencerahan. Nah cuman bedanya satu….. Dalam setiap proses pencarian tersebut tiap peristiwa menjadi tonggak (awal mula/patokan) sejarah baru dalam perkembangan ke depan di segala bidang. Dan bisa jadi itu suatu metode atau cara baru untuk ke depannya istilahnya masterpiece lah. Nah kejadian itu memang berulang-ulang terus menerus sampai nanti akhirnya akan ke segala bidang (SP and team).
Nah sebenarnya kalo dilihat dari ucapan prabu siliwangi diatas, semua orang memiliki kesempatan yang sama, karena itu wajar dan bisa dinalar….
itu persepsi saya loeh mas… bisa juga salah
mahardika… dan met puasa juga
den bagus eddycorret, kayaknya someone bisa bantu anda memecahkan misteri SP
Hehehehe just intermezo plus utak-atik gatuk aja kok kang…..
Wow
Ini dia komentnya Someone.
Eh tapi … kata anda
Nah sebenarnya kalo dilihat dari ucapan prabu siliwangi diatas, semua orang memiliki kesempatan yang sama, karena itu wajar dan bisa dinalar….
Mungkin iya orang memiliki kesempatan yang sama. Tetapi gue kok cenderung mengartikan berbeda. Artinya apa yang dilakukan SP sepertinya tidak akan dilakukan orang lain terkait kata Siliwangi “Melawan sambil tertawa”.
Keknya bener nih om someone bisa bantu memecahkan misteri SP. Ditunggu aja …..
Mana yang mau memecahkan misteri satrio piningit. kok tidak muncul-muncul. Cuma bohong saja.
Tau tuh si Om Someone.
hehehehe….
ternyata daku dikangeni juga yah buat mecahin misteri…
kayak majalah klenik ajah….
Sorie broer… abis daku lagi sibuk otak-atik angka terus neh. Jadi belum sempat utak-atik jongko2 lagi….. Ya maklum lah lagi banyak urusan neh…. ampe kepala nyut2an…. udah gitu harus cepet lagi geraknya. hehehehe….
Ya udah monggo dilanjut…..
Eddy corret menulis:
Banyak yang telah meyakini sosok-sosok yang diduga Satrio Piningit dan ada yang menjaganya sebagai Satrio Piningit sejati. Padahal sosok-sosok tersebut tidak ada bedanya dengan cerita di atas. Dia dilindungi sedemikian rupa sementara Satrio Piningit sejati boleh jadi justru tidak ada penjaganya.
___________________________________________________________
setuju ,hanya SP yang tau tentang dirinya , saat ini SP sedang dihujat ! tidak satu pun orang yang percaya bahwa dia SP, dan dia tidak akan mengumumkan jati dirinya ke publik …
10. someone – Agustus 30, 2008
Dia terus mencari, mengumpulkan semua yang dia temui. Tapi akan menemui banyak sejarah/kejadian, selesai jaman yang satu datang lagi satu jaman yang jadi sejarah/kejadian baru, setiap jaman membuat sejarah. setiap waktu akan berulang itu dan itu lagi.
Disitu ada kata mencari…. bisa juga mencari kebenaran… bisa juga mencari cara… ya pokoke cari solusi lah…. Nah dalam pencarian tersebut dia menemukan entah itu temen baru… bisa juga temen lama…. bisa juga pencerahan. Nah cuman bedanya satu….. Dalam setiap proses pencarian tersebut tiap peristiwa menjadi tonggak (awal mula/patokan) sejarah baru dalam perkembangan ke depan di segala bidang. Dan bisa jadi itu suatu metode atau cara baru untuk ke depannya istilahnya masterpiece lah. Nah kejadian itu memang berulang-ulang terus menerus sampai nanti akhirnya akan ke segala bidang (SP and team).
14. rendi – Oktober 26, 2008
Mana yang mau memecahkan misteri satrio piningit. kok tidak muncul-muncul. Cuma bohong saja.
15. eddycorret – Oktober 26, 2008
Tau tuh si Om Someone.
__________________________________________________________________
Mas Eddy saya aja yang jawab ya ?
Ini jawaban buat Rendy :
Maksud dari dari mencari dan mangumpulkan apa yang dia temui adalah :
SP SECARA OTODIDAK membuat pengetahuan baru tentang ILMU MENGATUR NEGARA DAN DUNIA (EKONOMI DAN POLITIK)
dengan cara melihat sejarah dan apa yang sedang terjadi (kekinian)
jadi saya setuju dengan SOMEONE bahwa SP belajar dari sejarah
saya lebih setuju mengkaitkan SP dengan hal yang masuk akal … contoh ilmu pengetahuan SP, perjalanan hidup SP sebagai manusia biasa .
cerita tentang satrio piningit ada pada lagu-lagu, makanya dia bisa jadi aku seorang kapiten.. si kancil.. joko lelor.. kekasih gelapmu.. bintang di surga.. yo fokoke akehkehkehkeh!
kalo ada orang kagak suka sp ya tutup kuping aja hahaha!
Yang sabar, sebentar lagi dunia teriak2 minta tolong, itu tanda nglurug tanpa bala menang tanpa ngasorake.
Kuwi Tandane tukang nganyam tenggok, wakul wis katon, mlaku bareng Suryo Atmojo yo Bambang Permadi yo Bagong bayangane Semar yo joko kemproh sing nguyuh nang sak nggon2
18. brandon – Oktober 27, 2008
Mas Eddy saya aja yang jawab ya ?
Ok makasih.
EHA – Oktober 27, 2008
……….
Kuwi Tandane tukang nganyam tenggok, wakul wis katon, mlaku bareng Suryo Atmojo yo Bambang Permadi yo Bagong bayangane Semar yo joko kemproh sing nguyuh nang sak nggon2
GOOD NEWS!!! tapi ati2/jangan leno!…banyak umpan menggelitik
Sidem…sidem….sidem,.oke?
“kawaskitan kang aji!!, ananging durung tumibo ing wancine kawedar”!!
“SP” tidak hanya belajar sejarah…tapi sudah bagian dari sejarah itu sendiri….he he, yo opo ora??
Ki Oleng tangi Ki….ojo nganggo jeneng liyo lho! tak santet seneng mengko sliramu..eh opo santet keri ?? kesenengen mengko!
Ingak-inguk dulu…. ahhhh
ketoke di timbali Mas saptoWS..
Lhoo kok malah di atthungi bekas kumkuman sarung…..
hiiiiiii….
larrriiii….
golek kumkuman kembang sik dadi nek bar kegebyur kumkuman sarung gari di bilas nganggo kumkuman kembang kan wuangiii hehehe
Kangmas…. Kangmas….
Le ngekum sarung udah berapa hariiii…
Kelalen kum kumane sarung nganti mambu bacin, lha wong yo kakean kecretan….he he ngeres!!!…sambel goreng maksude..
Suwe ora bjedhul nang endi wae? sambang padepokan liyo saperlu golek “kenyo”….wah Nyai ne arep dianyarke!!…Nyai tuwo terus piye??
arep di ijolke wedhus? welwh2 tego temenan, wis lungsurno wae tumrap kadang sing isih legan….he he opo tak lungsure?
wuah wuah……open tenan yo ki, opo malah cluthaq aku iki?
terusno sik Ki…aku tak leyeh2 neng ngisor wit nonton tamu2 anyar
sajake poro priyogung kang linuwih kabeh!ning ajo lali cepak ubo rampe koyo wingi kae…..amargo sansoyo nggegirisi!
lan ancerono dhisik patang panggonan supoyo sawabe ora nyamber metu.
pasrah ki Oleng marang kridhamu
Mekaten kangmas….
Adi ndamel komentar kados wonten inggil (Garengan kalian Petrukan) amargi menawi maos Seratan Kangmas saptoWS… ngajak Adi supados paring komentar… Adi Musti Ngguyu rumiyin maos kangdipun Serat kalian Kangmas….
Dadi guyon maton hehehehe
Kangmas Sakmeniko gantos ingkang Sepuh… Masalahe adi taksik enem dados tasih grusa-grusu…
Dados kedahipun ingkang Sepuh… Ingkang Kridha.. Nak Nggih mekaten too Kangmas…
Nanging Wonten ingkang sepuh malih lhoo,
Sing luwih sepuh maneh ono ora yoo…. ????!!!!
Padahal sing luwih sepuh tur yo paling sepuh yo iku GUSTI KANG AKARYA JAGAD
Hayoo Piye iki…
Sek tak Ndemok UDEL SEK… MBOK menowo malik BODONG….
Walah Tenan Mass bodong temenan Kiii neng dudu wudele… Ojo ngeres sek lhooo
Hiyo DhiMazz..pancene patrap laku melu lakon!!, ananging wus dadi kersaning poro2 priyogung kang linuwih sing lagi podo medar panemu marang perkoro kang wus dadi titahing Sang Hyang Widhi
Sik…sik…AdhiMazz….Sopo kae??? ana sawijining Prio kang ageman prasojo ananging kok kabuntel dening memplaking suryo lan kairing paraganing……..Eeee lha dallah jagad dewa bathoro, …….wis Di aku tak nututi dhisik! …..amargo iki sing tak arep2 Dhi….tak ganti sarung sik Dhi….sing lawas tulung rumaten dilungsur ugo keno, ning aja lali kumbahen dhisik nggaggo lerak, ugo piranti2 rogo liyane di bener ake kanthi becik….yo kuwi kang dadi ageman mu kang adi ana ing gumelaring jagad anyar purwa tumekane wekasan supoyo karahayon tansah lumeber ono ing sliramu
Ngono yo Dhi..
nwun
Matur Sembah Nuwun kangmas…
Mugi Doyo sembur soho sawab kangmas SaptoWS saged migunani tumrap Adi wonten ing sak lebeting Gumelaring Jagad Anyar, saking Purwo dumugi Wekasan sakmangkenipun…
Sepindah malih Matur Sembah Nuwun..
Nah sak meniko pade tanglet Prio kang ageman prasojo ananging kok kabuntel dening memplaking suryo lan kairing paraganing……. Puniko Sinten Njih…?? menawi angsal mangertosi Suryonipun warna punopo njih..?
Brandon komentarnya mulai asyik juga nih. Bener tulisan A Sing Sing So, semua lagu menceritakan tentang SP. Dan untuk Brandon gua kasih lagu The Beatles, “Hey Jude”. Kalau nggak suka Hey Jude boleh dengerin Beauty and The Beast, kalau nggak suka juga dengerin aja Karma Chameleon.
Black or white.
Michael jackson.
Sepertinya benar lagu-lagu di seluruh dunia mnceritakan tentang SP. Mengapa Islam dilukiskan dalam lagu-lagu sebagai warna biru, karena dalam islam banyak puasa dan perkabungan seolah-olah mereka akan mati besok . Biru (blue) memang identik dengan kesedihan. Sebaliknya dalam Kristen Protestan dan Buddha banyak hari pesta dan bersukaria. Sedangkan dalam agama Katolik terdapat keseimbangan antara perkabungan dan pesta. Warna Biru (Islam) sering tergambar lain-dari yang lain, apalagi blue itu juga bisa berarti sedang sendirian, jadi kesannya tidak dapat hidup berdampingan. Para Muslim harus berterima kasih pada Elton John yang secara tak sengaja menciptakan lagu pembelaan terhadap warna biru ini dalam lagunya “That’s Why They Call It The Blues”. Isinya menggambarkan bahwa walaupun namanya blue tapi mereka hidup dalam cinta kasih (Loving like children, living like lovers). Ini cuma tulisan iseng belaka, jangan diambil hati.
Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2, BUMI BERTASBIH (resik-resik YANG KOTOR):: Arwah para roh pahlawan bersedih dan menangis melihat anak cucu rebutan kekuasaan, banyak pengangguran, ada yang sulit mencari makan dan anak didik tidak bisa melanjutkan sekolah. Para Malaikat sibuk naik turun dari langit untuk menyampaikankabar berita petunjuk siang dan malam, tapi orang tidak menghiraukan karena tuli, bisu matahatinya, siap-siap lah menunggu malaikat maut-dari Kyai Moch Da’i atas petunjuk Gajah Mada
Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1 Prinsip Hukum Keadilan/ Kesetimbangan/ Sunnatulloh Setiap Pelanggaran/Gangguan terhadap Hukum Kesetimbangan akan menimbulkan transisi / proses menuju titik/ keadaan Kesetimbangan yang Baru. Proses Transisi ini adalah Gonjang-Ganjing versi jawa atau pergantian keadaan (Typical State Transition karena setiap Objek punya eigen value-karakter kritis yang tipikal- LOCAL GENIUS). Keadilan Suatu Hal yang Harus Maujud (existence) di Bumi Manapun. Keadilan dalam fikihnya adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar.N.Muh SAW:bersabda: Pelaku Kezoliman (golongan I, elit politik), Penolongnya (golongan II, kyai+aparat+pendeta) serta Orang yang Rela terhadapnya (golongan III, umat) adalah satu kesatuan. Barangsiapa menerima orang yang zolim dalam kezolimanya, maka Alloh menjadikan Penzolim itu berkuasa terhadapnya dan jika dia (golongan II dan III) berdoa niscaya Doanya Tidak akan dikabulkan. ANTITESA DARI HADITS DIATAS ADALAH SOLUSI UNTUK BANGSA INI AGAR BERUBAH MENJADI MAKMUR YAITU Lakukan tindakan Keadilan disegala bidang maka niscaya Doa Kalian akan terkabul.Bagian terbesar dari kita adalah Golongan III /Rakyat.
, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon Politik tahun mendatang akan dipengaruhi oleh Taufik Kemas dan Kalla – ini adalah kelompok Qarun, rela menjual Indonesia untuk kepentingan kelompoknya. Makanya Lumpur Lapindo adalah Skenario Tuhan mencegah orang seperti ini menjadi RI-1 dan Lumpur adalah alat efektif untuk menyerang dan menggagalkan kepentingan politik mereka.
,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA. Mengapa Na Ta Bi Na Ta Ra dan bukan Na Ta Na Ga Ra karena camat,lurah,bupati itu semua di golongkan ke dalam Na Ta Na Ga Ra, tetapi raja yang paling besar hanya satu yaitu presiden/raja besar ini masuk ke dalam Na Ta Bi Na Ta Ra (nata=raja,binatara=yang besar)
Presiden sekarang berakhiran Na yaitu yudoyono,tetapi kondisi masyarakat semakin menderita, banyak penyakit dan bencana, sehingga jaman ini TIDAK BISA disebut kembalinya ke dalam siklus Na Ta Bi Na Ta Ra periode 2, tetapi periode goro-goro,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman Prasasti-prasasti Adityawarman kebanyakan dapat ditemui didaerah Sumatera Barat tepatnya di Sungai Langsat dan Rambahan. Daerah inilah yang dituju oleh Adityawarman sebagai sasaran perluasan sayap kerajaannya ke Barat dan kemudian dijadikannya sebagai inti Kerajaan melayu. Adityawarman memilih daerah ini dengan perhitungan letaknya yang sangat strategis. Disinilah terdapat jalan menuju palembang, jamdi dan Riau. Dengan perhitungan inilah secara leluasa dia dapat menguasai jalur perdangan di pantai Barat Sumatera, seperti jalur perdnagan emas, kemenyan, damar dan kapur baru. Semuanya itu adalah komoditi-komoditi dagang yang diproduksi rakyat pantai Barat pulau Sumatera.
, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali , Ada sebuah cerita dan ramalan menarik yang dapat diambil dari setiap ajaran agama dan ramalan para ahli sufi. Dalam mitos-mitos kuno, setiap masa atau kaum memiliki era dan kepercayaan bagimana dunia akan berakhir. Namun disetiap waktunya ramalan tersebut menjadi satu hal yang patut diperhitungkan dan mana yang benar. Menurut para ahli arkeolog, Ramalan Nostradamus dan Para Sufi Bangsa Mayalah yang paling tersohor. Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg merupakan kalender paling akurat hingga kini yg pernah ada di bumi. (Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M), mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. Maksud dari “End of Times” itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit Teori Geopolitik kemukakan oleh Friedrich Razel, disebut teori Geopolitik karena didasarkan atas hubungan wilayah geografis yang didiami oleh suatu komunitas bangsa. Dalam bukunya Political Geography (terbitan terbaru 1987) dia mengatakan bahwa suatu negara adalah sebuah organisme hidup. Agar suatu bangsa bisa tumbuh subur dan kuat, serta berjaya, ia memerlukan ruangan yang luas untuk mengembangkan hidupnya (lebenstraum, dalam bahasa Jerman). Negara-negara besar, menurut Razel, harus memiliki semangat ekspansi dan optimisme yang besar, serta bersifat militeristik.Di antara teori-teori yang telah disebutkan itu, yang sangat berpengaruh pada pemikiran tokoh-tokoh gerakan kebangsaan Indonesia termasuk Sukarno dan Hatta ialah teori Ernest Renan. Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari Nargis Khatoon atau Putri Malika, ibunda Imam Mahdi as adalah putri Roma, keturunan bangsa Eropa. Keturunan Yoshua, merupakan kaisar Roma dan keturunan Nargis Khatoon adalah Simon, murid Isa al Masih as. Pertemuan Imam Hasan Askari dengan Nargis Khatoon di Baghdad. Sebelum menikah dengan Imam Hasan Askari, ibunda Imam Mahdi itu yaitu Nargis khatoon bermimpi didatangi Isa al Masih as dan murid-muridnya betemu dengan Muhammad saw dan Ali bin Abu Thalib dan sembilan keturunan dari sayidina Husain. Untuk melamar Nargis Khatoon, anak Simon, anak Yoshua. Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon Satrio Paningit dalam pandangan Jawa merupakan pemimpin Nusantara. sedangkan Imam Muhammad al Mahdi adalah pemimpin dunia. Imam Mahdi memiliki 313 orang pengikut yang tersebar di seluruh dunia. Satrio Paningit merupakan wakil Imam Mahdi untuk Nusantara atau wakil dari 313 orang pengikut Imam Mahdi. Waallohu alam. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur , Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti Syekh Siti Jenar begitu sering dihubung-hubungkan dengan al-Husain ibnu Mansur al-Hallaj atau singkatnya Al-Hallaj saja, sufi Persia abad ke-10, yang sepintas lalu ajarannya mirip dengan Siti Jenar, karena ia memohon dibunuh agar tubuhnya tidak menjadi penghalang penyatuannya kembali dengan Tuhan. Adalah Al-Hallaj yang karena konsep satunya Tuhan dan dunia mengucapkan kalimat, “Akulah Kebenaran/ Anna al Haq,” yang menjadi alasan bagi hukuman matinya pada 922 Masehi di Baghdad. Seperti Syekh Siti Jenar pula, nama Al-Hallaj menjadi monumen keberbedaan dalam penghayatan agama, sehingga bahkan diandaikan bahwa jika secara historis Syekh Siti Jenar tak ada, maka dongengnya adalah personifikasi saja dari ajaran Al-Hallaj, bagi yang mendukung maupun yang menindas ajaran tersebut, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad Saw bersabda bahwa, “Shalat adalah mi’raj-nya mu’minin.” Istilah mi’raj di sini secara spesifik dihubungkan dengan peristiwa isra-mi’raj Nabi Saw pada tanggal 27 Rajab tahun ketiga belas dari Nubuwwah, saat beliau berusia 53 tahun. Peristiwa isra yang artinya perjalanan malam adalah peristiwa diperjalankannya Nabi Saw secara horizontal dari Masjidil Haram Mekkah ( adalah simbol hati: yang haram dimasuki oleh selain Alloh) ke Masjidil Aqsha Yerussalem ( adalah simbol hadirat ruh dan alam penyaksian yang merupakan puncak maqam penyaksian), Al-Isra [17] : 1. Kalimat Qur’an ”..yang telah Kami berkahi sekelilingnya..” maksudnya adalah Kami berkati dengan kenikmatan hakikat dan makrifat dan kalimat ”..tanda kebesaran..” maksudnya adalah zat, sifat, asma dan af’al Alloh yang diperlihatkan di alam rohani dan jasmani. Dan peristiwa mi’raj adalah peristiwa diperjalankannya beliau Saw secara vertikal dari Masjidil Aqsha naik ke Sidratul Muntaha. Di tempat tertinggi ini secara khusus Nabi Saw menerima perintah kewajiban menjalankan ibadah shalat bagi beliau Saw beserta umatnya sebanyak lima kali (17 rakaat) dalam sehari semalamnya. Secara umum, makna mi’raj dalam hadits tersebut dihubungkan dengan “tangga” spiritual, yakni suatu perangkat ibadah yang dapat menaikkan derajat si mu’min menjadi lebih dekat kepada Rabb-nya. , Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara Menurut para winasis di pulau Jawa, eksistensi pewayangan dengan simbol Barata Yudha (esensinya adalah menuntut keadilan) menempati langit lima khususnya Semar punokawan dan Bathara Guru. Apakah esensi langit lima itu? lihat kutipan berikut , dari buku Insan Kamil karangan Syekh Abdul Karim al Jilly, Mursyid Qodiriyah- Syek Abdul Qadir Jailani ::Langit kelima – Eksistensi Keadilan dan Intiqom/ menuntut balas (dari Buku Insan Kamil, Syekh Abdul Karim al Jilli) merupakan perwujudan manifestasi keagungan ketuhanan, keperkasaan, kedikdayaan, Intiqom /menuntutbalas-Nya. Di langit ini N.Yahya a.s diturunkan untuk menyaksikan keagungan dan keperkasaan, Perintah Tuhan kepada Yahya “Wahai Yahya pegang teguh wahyu Alloh dengan sekuat tenagamu”.dan Kami memberikan kearifan kepadanya semasa ia masih kanak-kanak. (Maryam:12). Langit ini merupakan embrio cita-cita dan hasrat yang kokoh., Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin Bila terjadi peristiwa besar (yang berarti Goro-Goro, dalam terjemahan Qur’an berbahasa Jawa, al Waqiah diartikan Goro-goro), Tak seorang pun dapat mendustakan terjadinya (karena memang merupakan Hukum Alam yang tak padat dipungkiri, ketika kejahatan dan ketidakadilan meraja lelah di muka bumi, sumber goro-goro yang sangat ditakuti oleh nabi saw dalam haditsnya adalah orang islam yang munafik dan fasih lidahnya seperti Abu Sufyan dan keturunannya), Ada yang direndahakan , ada yang ditinggikan (merupakan bentuk atau ciri-ciri dari Hukum Kesetimbangan sesuai wisik ghoib dari kyai muh Jari, Kabuh yaitu Wong cilik jinunjung drajat, Lingkaran setan bakal disirnakae, Musuh Islam akan tumbang, diganti kelawan prajurit islam ). Bila bumi sudah tergoncang dengan hebat ( gempa bumi merupakan pergeseran tektonik dalam lapisan bumi ) , Dan gunung-gunung hancur luluh, menjadi debu bertaburan, Dan kamu akan terpisah menjadi tiga golongan-kiri, kanan dan sabiqunal awwalun (mendahului). (al Waqi’ah:1-7), Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Dara Shikoh (1615-1659) seorang sufi tarekat Qadiriyah asal India, Kashmir. Ia berusaha menjembatani jurang pemisah antara Islam dan Hindhu dan menyatakan bahwa Upanisad adalah kitab yang tersembunyi (QS 56:78). Beliau mengatakan bahwa Semua kitab suci, termasuk Wedha, berasal dari satu sumber bahwa kitab-kitab suci itu merupakan suatu komentar terhadap satu sama lain dan bahwa kedatanga Islam tidak membatalkan kebenaran keagamam yang terkandung dalam Wedha atau menggantikan pencapaian orang-orang Hindhu Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu , Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi Tidak ada isyarat dalam al Quran secara eksplisit untuk menjelaskan musik. Dalam hadits pun tidak ada yang melarang atau mendukung praktek musik. Para penafsir Musik sebagai hal spiritual adalah Ikhwan al Shafa’ (persaudaraan Kesucian) yang memiliki satu ensklopedia tebal tentang filsafat, ilmu pengetahuan dan seni yang dihimpun pada abad ke 4 M/ 10 Hijriah. Dalam bukunya Ikhwan al Shafa menjelaskan bahwa dalam suara musik duniawi terdapat gema suara musik langit yang merupakan kediaman malaikat Tuhan dan para pembantu khususnya, Karya mereka ” Risalah Musik ” dibuka dengan kalimat berikut: ” Setelah menyelesaikan kajian tentang teori seni spiritual yang berada dalam jalur ilmiah dan kajian tentang praktik musik yang sifatnya material dan berada dalam jalur seni, ” Kami mengajukan dalam risalah yang berjudul ”musik” ini untuk mengkaji seni yang terdiri atas aspek material dan spiritual. Ini adalah seni tentang harmoni (ta’lif) yang bisa didefinisikan melalui fungsi proporsi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan Solawat dari Shaykh ‘Abdur Rahman Chohravi Rahmatullahi ‘alaih yaitu Allahumma Salli wa Sallim ‘alaa Sayyidina Muhammad-in Wa ‘alaa aali Sayyidina Muhammad-i Nilladhee akhbara anna Tasbeeha malaaika-ta’s-samaa-id-dunyaa Sub’haana Zi’l Mulki Wa’l Malakoot, disambung dengan dibawah ini
• Langit 1 (Bulan), tempat Nabi Adam as: Subahana Zil Mulki wal malakuut
• Langit 2 (Merkurius), tempat Nabi Isa as, Nabi Nuh as: Sub’haana Zi’l Izzati wa’l Jabaroot
• Langit 3 (Venus), tempat Nabi Yusuf as : Su’bhaana’l Hayyi’lladhee laa yamoot
Narasi Langit dalam Bagawad Gita
Wahai Arjuna, Orang yang berlindung kepada-Ku, walaupun mereka dilahirkan dalam keadaan yang lebih rendah atau wanita, waisya (pedagang) dan sudra (buruh) Semua dapat mencapai tujuan tertinggi /Kresnaloka. (Bagawad Gita , sloka 9.32)
Bila seseorang meninggal dalam sifat kebaikan, ia mencapai planet-planet murni yang lebih tinggi, tempat tinggal para resi yang mulia (Bagawad Gita , sloka 14.14)
Penjelasan : orang yang berada dalam kebaikan, bentuk kehidupan yang paling murni di dunia material, mencapai susunan-susunan planet yang lebih tinggi, misalnya Brahmanaloka atau Janoloka. Kebahagiaan disini seperti kebahagiaan yang dialami para dewa. Amalan, bahasa Sansekerta berarti murni, yaitu bebas dari sifat nafsu dan kebodohan. Para Penyembah Tuhan yang Maha Esa akan mencapai planet-planet Vaikuntha dan Kresnaloka, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona,suatu ketika resi Dorna keluar dari pesanggrahanya. Resi dorna sebagai pertapa agung tentu sangat dikenal sebagai seseorang yang sangat maju dalam hal spiritual.Jika ada sasmita atau pertanda ghaib dari dewata, selalu resi Dorna yang diundang ke sitinggil agung Hastinapura menerjemahkan apa arti itu semua. Resi Dorna adalah seseorang yang waskita, dan dia mendapat sebuah wangsit bahwa dia harus berjalan kepinggir kali untuk mendapat sebuah wejangan tentang dirinya.maka pagi itu sang resi keluar dari pesanggrahanya dan buru buru pergi ke kali sungai gangga Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro Inti daripada surat al Waqi’ah (arti waqi’ah dalam buku Quran berbahasa Jawa berarti Goro-Goro) yaitu tentang syukur nikmat yang merupakan pintu masuk ke ismuladhom dan pemisahan manusia setelah seleksi alam yaitu golongan kiri,kanan,dan Sabiqunal awwalun. Penjelasan dari setiap golongan adalah sebagai berikut:
, Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575
KUTIPAN BUKU :SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAANISBN:978-979-17824-0-1/barcode
Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
bagai mana kalau ada yang menafsirkan ratu adil itu bukan satu sosok tapi ummat ato jemaah yang ko’ordinasinya langsung tuhan melalui isyarat hati ato akal budinya masing2. jadi selama ini semua yang ditulis para leluhur itu jauh lebih dalam sanepan ato siloka yang ada. ibarat ratu bak jiwa wanita yang lemah lembut tapi punya kesan pemimpin. adil ya artinya adil, bijak dll.
seperti imam mahdi yang pernah diramal oleh kanjeng nabi. ada beberapa golongan islam yang mengaku benarnya sendiri apapun alasan dalil atau mazhab yang dibawa. tapi bisa saja imam mahdi itu sebuah kaum yang tersebar atau isme yang mengutamakan akal budi juga, hingga punya tittle imam atau yang mengutamakan mahdi sesuatu yang terpuji.
Jadi menurut hemat saya, apa yang telah digembar gemborkan imam mahdikah, satrio piningitkah itu tidak bedanya dengan isme atau pemahaman yang siapa saja, dari agama apa saja, suku, negara manasaja bisa terjadi.
atoo …. mungkin dari sekian jemaah ato isme, ada satu pemimpin yang dinobatkan. itulah ratu adil. berarti memang betul jika akan terjadi caos ato huru hara dinegara ini sebelum penobatan itu ada.
kita tunggu aja waktunya – pemilu mendatang
wallahu a’lam bishowab
wishnew – Nopember 18, 2008
“bagai mana kalau ada yang menafsirkan ratu adil itu bukan satu sosok tapi ummat ato jemaah yang ko’ordinasinya langsung tuhan melalui isyarat hati ato akal budinya masing2.”
Jadi ambigu, kenapa bukan ratu-ratu, tapi ratu. yang pastinya merujuk pada satu orang.
“jadi selama ini semua yang ditulis para leluhur itu jauh lebih dalam sanepan ato siloka yang ada. ibarat ratu bak jiwa wanita yang lemah lembut tapi punya kesan pemimpin. adil ya artinya adil, bijak dll.”
tetap saja tidak bisa begitu saja diartikan menjadi sekelompok orang. jika merujuk dari uga wangsit siliwangi dan jayabaya sepertinya tidak mungkin diartikan sekelompok anda. tapi sebuah kepercayaan tidaklah harus sama, terserah anda sajalah mengartikannya.
“kita tunggu aja waktunya – pemilu mendatang”
memang sudah muncul???
34. wishnew – Nopember 18, 2008
bagai mana kalau ada yang menafsirkan ratu adil itu bukan satu sosok tapi ummat ato jemaah
Memang masih simpang siur dan belum pasti yang sebenarnya Ratu Adil itu bagaimana. Namun kalimat-kalimat dalam naskah leluhur memiliki kekuatan untuk terbukti menjadi kenyataan karena diucapkan oleh raja dan bukan orang biasa.
Buktinya zaman Kalabendu benar-benar terjadi dan melanda negri kita saat ini. Untuk itu kehadiran Ratu Adil yang disebut dalam naskah leluhur menunjuk pada satu sosok berpeluang besar menjadi kenyataan.
Akan tetapi sebaiknya kita tunggu saja bagaimana nantinya, apakah yang diesebut dalam naskah Ratu Adil menunjuk satu sosok itu memang sebenarnya begitu ataukah harus ditafsirkan lagi. Karena waktunya tidak lama lagi ya bersabar saja menunggu.
Makasih
Buat siapa saja atas komentar-komentarnya