jump to navigation

NO TO NA GO RO Oktober 27, 2008

Posted by eddycorret in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Notonagoro
Sebagai daftar 5 nama presiden
Padahal merupakan pemberitahuan untuk menata negara.

Saat ini dapat kita lihat dan kita rasakan berbagai hal yang tidak menyenangkan terjadi di negeri tercinta Indonesia. Ketidakaturan, ketidakberesan, ketidakjelasan dan ketidak-ketidak lainnya mewarnai kehidupan disela-sela bencana alam, global warming dan gonjang ganjing krisis global. Sampe kapan peristiwa yang menyengsarakan ini akan terjadi, sampe kiamat kah ?

Peristiwa itu tidak akan lama terjadi, hal itu telah diberitahukan sebelumnya oleh para leluhur Nusantara. Semua yang terjadi inilah yang disebut dengan goro-goro, namun goro-goro yang terjadi di Nusantara berbeda dengan goro-goro yang terjadi di Internasional meskipun dampaknya juga akan sampe ke Indonesia. Tetapi jangan kawatir karena goro-goro Nusantara kelak akan bisa diselesaikan oleh Ratu Adil.

Goro-goro ini terjadi pada zaman Kalabendu yang sebelumnya didahului dengan memerintahnya 5 presiden notonagoro di Indonesia. Setelah kelima presiden notonagoro selesai memerintah negri ini maka terjadilah goro-goro itu melanda seluruh wilayah nusantara. Kebetulan saja pada saat goro-goro hadir presidennya adalah Susilo Bambang Yudoyono yang masih menjabat hingga saat ini.

Apabila mencermati lebih lanjut mengenai istilah notonagoro, maka istilah tersebut tidak hanya sebatas pada daftar 5 nama presiden yang memerintah negeri ini. Akan tetapi lebih jauh lagi merupakan pemberitahuan Tuhan pada rakyat Indonesia akan datangnya goro-goro. Pemberitahuan ini dimaksudkan agar rakyat dan pejabat Indonesia menata negara sebaik-baiknya agar selamat ketika menghadapi goro-goro.

1. Pemberitahuan Tuhan akan goro-goro.
Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini dalam kerangka sistem. Apapun itu berada dalam bagian sistem ciptaan Tuhan. Contohnya sistem tata surya, sistem galaksi, sistem pencernaan, sistem otak dan sebagainya. Karena sistem inilah maka apabila ada sesuatu yang akan terjadi, sebelumnya dapat diketahui melalui tanda-tanda yang ditimbulkan baik yang dapat dilihat maupun yang tidak terlihat.

Demikianlah goro-goro yang melanda Indonesia, sebelum terjadinya sudah ada tanda-tanda yang muncul sebagai pemberitahuan dari Tuhan kepada rakyat Indonesia. Akan tetapi tidak banyak yang mau mengerti akan tanda-tanda tersebut bahkan banyak yang justru mengartikannya sebagai hayalan atau ramalan tiada arti. Hasilnya ketika peristiwanya benar-benar terjadi, maka kita belum siap menghadapinya.

Ingatlah Prabu Joyoboyo pernah mengatakan bila nusantara kelak akan dipimpin oleh presiden dengan nama akhiran no to na go ro. Prabu Joyoboyo sepertinya mengetahui siapa saja pemimpin di negri ini. Namun apa yang disampaikan Joyoboyo tersebut sebenarnya merupakan ciptaan Tuhan yang bisa dijadikan ukuran bagi rakyat Indonesia akan terjadinya goro-goro. Joyoboyo hanya penyampai saja.

Apabila kita absen urutan presiden yang menjabat di Indonesia, maka notonagoro mengarah kepada presiden Sukarno, Suharto, Habibi, Gusdur dan Megawati. Dengan absen presiden notonagoro ini diketahui bahwa goro-goro terjadi setelah Megawati selesai menjabat sebagai presiden. Presiden setelah megawati yaitu SBY. Kita lihat saja apa yang terjadi ketika SBY menjadi presiden; ada sunami, luapan lumpur, gempa, rusuh pilkada, penggusuran dan lain sebagainya.

Peristiwa-peristiwa yang melanda Indonesia itu telah merubah negri ini menjadi negara hina dan sengsara. Rakyat banyak yang menderita, kematian terjadi dimana-mana dalam jumlah besar, dan masih banyak lagi yang terjadi, itulah goro-goro. Goro-goro itu terjadi tidak pada saat presiden notonagoro menjabat, tetapi goro-goro yang melanda Indonesia terjadi tepat sesudah presiden notonagoro selesai menjabat.

Dengan demikian keberadaan presiden notonagoro tepat sebelum terjadinya goro-goro merupakan pemberitahuan dari Tuhan kepada rakyat Indonesia melalui prabu Joyoboyo. Apabila kita mau mengerti dengan pemberitahuan itu maka sebelum terjadi goro-goro seharusnya kita mempersiapkan diri menata negara sebaik-baiknya, tapi sudah terlambat. Peristiwanya sudah terjadi dan kini rakyat banyak yang hidup menderita.

2. Peristiwa pada masa Nabi Yusuf as.
Nabi Yusuf as merupakan salah satu rosul Tuhan yang diutus untuk suatu umat di negara Mesir. Singkat cerita Nabi Yusuf as dipenjara di kerajaannya Fir’aun Mesir oleh karena masalah yang terjadi dengan istri Aziz bernama Zulaikha. Sebenarnya Nabi Yusuf berada dalam pihak yang benar, tetapi karena alasan nama baik Aziz dan Zulaikha akhirnya Yusufpun dipenjara. Waktu terus berlalu Nabi Yusuf as hidup dalam penjara.

Pada suatu ketika Raja Fir’aun bermimpi dalam tidurnya. Dalam mimpinya Raja Fir’aun melihat tujuh ekor lembu gemuk dimakan oleh tujuh ekor lembu yang kurus-kurus. Dia juga melihat dalam mimpinya tujuh tangkai gandum hijau di samping tujuh tangkai yang lain kering. Seluruh pembesar dan pejabat tidak ada satupun yang sanggup menafsirkan mimpi tersebut.

Justru Nabi Yusuf yang hidup di penjara akhirnya dapat menafsirkan mimpi Raja Fir’aun. Mimpi Fir’aun pertanda sebagai akan datangnya masa makmur dan masa paceklik menimpa negri Mesir. Oleh karena tafsir mimpi Nabi Yusuf akhirnya beliau diangkat sebagai bendahara negara. Ketika musim paceklik benar-benar menghampiri, semua dapat teratasi oleh kesigapan Nabi Yusuf as dalam mengantisipasi hal buruk yang ditimbulkan.

Peristiwa yang terjadi pada masa Nabi Yusuf as berbeda dengan goro-goro yang melanda Indonesia. Akan tetapi dalam beberapa hal peristiwa itu memiliki kesamaan yaitu adanya masa sulit yang akan menimpa dalam waktu tertentu. Baik peristiwa masa Nabi Yusuf as maupun goro-goro di Indonesia sama-sama didahului dengan pertanda, bedanya kalo tanda pada masa Nabi Yusuf as berupa mimpi sementara untuk goro-goro berupa presiden notonagoro.

Untuk peristiwa yang menimpa negri Mesir pada masa Nabi Yusuf as dapat teratasi oleh karena penafsiran yang tepat akan pertanda yang ditimbulkan sebelumnya. Tetapi sayangnya di Indonesia, pertanda itu tidak ditafsrikan dengan baik oleh rakyat Indonesia juga pejabat negara. Hasilnya umat nabi Yusuf as selamat menghadapi paceklik sedangkan rakyat Indonesia sengsara menghadapi goro-goro.

Seandainya saja naskah-naskah leluhur ditafsirkan dengan benar terutama hal-hal yang membicarakan mengenai kedatangan goro-goro, niscaya Indonesia tidak akan kelabakan menghadapi goro-goro ini. Namun kenyataannya justru sebaliknya banyak yang masih meributkan arti notonagoro, bahkan ada juga yang tidak percaya akan pemberitahuan itu dan menganggapnya sebagai ramalan kosong. Jadinya kita lihat sendiri, porak poranda dimana-mana.

3. Masa Kalabendu dan Kalasuba.
Zaman Kalabendu merupakan sebuah zaman dimana Indonesia akan mengalami berbagai hal yang tidak menyenangkan baik yang datang dari luar negri maupun dari dalam negri. Pada masa Kalabendu Indonesia dijajah oleh bangsa laen silih berganti untuk meraih apa yang ingin diraihnya dari Indonesia. Saat inipun Indonesia masih dijajah baik langsung maupun tidak langsung.

Apabila ditengok dari ungkapan Joyoboyo bila Kalabendu berlangsung sejak tahun 1800 hingga tahun 2000. Selama masa ini rakyat Indonesia akan menderita dan susah untuk meraih kesejahteraan dan kemakmuran. Jangankan untuk meraih kesejahteraan dalam hidup, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari saja sangat sulit bahkan ada yang harus mempertaruhkan nyawanya.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa Kalabendu sangatlah banyak. Sejarah telah mencatat berbagai bentuk penjajahan asing di negeri ini. Adanya pemberontakan juga berbagai hal mewarnai kehidupan di Nusantara. Beberapa yang disebutkan dalam naskah-naskah leluhur menyebut adanya penjajahan seperti Belanda, Jepang juga menyebut tentang roda pemerintahan di Indonesia.

Masih dalam masa Kalabendu. pada masa ini Joyoboyo menyebutkan akan kehadiran 5 presiden notonagoro. Pada masa notonagoro ini penjajahan masih berlangsung dan perang masih terjadi namun pada saat itu Indonesia sudah memiliki presiden berbeda dengan masa sebelumnya yang tanpa presiden. Tetapi sama saja penjajahan masih ada hingga saat ini.

Setelah bergulirnya presiden notonagoro, zaman Kalabendu akan mencapai puncaknya yaitu terjadinya goro-goro tepat setelah presiden notonagoro selesai memerintah. Peristiwa itu diketahui berlangsung pada tahun 2006-2007 dan hingga 2008 ini goro-goro masih saja terjadi. Lihat saja gempa, rusuh pilkada, penggusuran, kekeringan, bahaya gunung api dan lain-lain belum juga berhenti.

Tapi jangan kawatir karena zaman Kalabendu akan segera berakhir. Sebagaimana hukum keseimbangan ada duka ada suka. Ada Kalabendu (sengsara) kelak akan ada Kalasuba (suka ria). Zamak Kalasuba akan segera hadir untuk menggantikan zaman Kalabendu di Indonesia. Semua penderitaan, tangis, duka dan lara akan terobati dengan bergulirnya zaman Kalasuba di Indonesia.

Yang perlu diingat bahwa bila rakyat terus hidup menderita hingga ada yang bertahun-tahun hidup di pengungsian, sementara pada saat yang sama pejabat tidak peduli akan penderitaan rakyat bahkan pejabat bikin ulah yang menambah rakyat sengsara maka sampe kapanpun semua ini tidak akan berakhir bila tidak diakhiri. Rakyat makin sengsara dan pejabat sudah tidak bisa dipercaya.

Satu-satunya jalan adalah keberanian dari pemimpin untuk melakukan perubahan. Tapi pemimpin yang mana yang bisa melakukan perubahan saat ini. Kondisi seperti inilah yang tepat bagi Satrio Piningit untuk tampil memperbaiki semuanya baik kerusakan alam, manusia dan yang lainnya. Hanya Ratu Adil yang mampu membawa Indonesia menuju ke zaman Kalasuba atas ijin Tuhan.

4. Istilah notonagoro.
Joyoboyo meramalkan bila Indonesia akan dipimpin oleh presiden dengan akhiran nama no to na go ro. Beberapa kalangan menafsirkan apa adanya dari sebutan notonagoro itu sehingga presiden yang sesuai dengan ungkapan itu adalah 5 presiden yang telah menjabat sejak pertama kali di Indonesia. Kelima nama presiden itu adalah Sukarno, Suharto, Habibi, Gusdur, dan Megawati.

Kalangan lain juga berpendapat lain. Dikatakan baru 2 presiden saja yang masuk ke dalam kategori notonagoro yaitu untuk kategori no dan to bagi presiden Sukarno dan presiden Suharto. Karena baru 2 presiden saja yang masuk dalam kategori tersebut, maka untuk kategori na, go dan ro belumlah dijabat. Kalangan ini memprediksi presiden 2009 inilah yang akan mengisi kata na dalam istilah notonagoro.

Masih ada juga kalangan yang menafsirkan berbeda. Kalangan yang satu ini cenderung meyakini bila kata na dalam rangkaian notonagoro itu menunjuk kepada Satrio Piningit yang akan menjabat sebagai presiden tahun 2009 nanti. Alasan yang diajukan yaitu bila setelah kata na dalam rangkaian notonagoro ada kata go dan ro yang mereka tafsirkan sebagai goro-goro. Jadi Ratu Adil akan datang sebelum terjadinya goro-goro.

Begitulah beberapa kalangan yang menafsirkan berbeda-beda tentang rangkaian kata notonagoro dari Prabu Joyoboyo. Diprediksi masih ada penafsiran lain lagi yang lebih unik dengan alasan yang cukup masuk akal beredar di sekitar kita. Ntah mana yang benar dan mana yang salah. Tidak mungkin semua benar dan juga tidak akan mungkin semua akan salah, pasti ada salah satu yang benar.

Apabila mau menelaah lebih dalam lagi di balik rangkaian kata notonagoro, maka kalimat itu menunjuk kepada 3 peristiwa. Peristiwa pertama yaitu Indonesia akan dipimpin oleh 5 presiden yang oleh Joyoboyo disebut namanya berakhiran dengan no to na go ro. Melihat 5 presiden yang telah menjabat di negri ini maka tidak lain dan tidak bukan mereka adalah Sukarno, Suharto, Habibi, Gusdur dan Megawati.

Peristiwa kedua yaitu Indonesia akan diterpa goro-goro yang kedatangannya tepat setelah 5 presiden notonagoro selesai menjabat, dalam hal ini tidak mempermasalahkan kelima presiden itu menjabat 1 atau 2 tahun saja ataukah penuh selama 5 tahun. Titik pusat perhatian peristiwa ini terarah kepada goro-goronya dan bukan kepada presiden notonagoronya.

Peristiwa ketiga yaitu Indonesia harus mempersiapkan diri dan melakukan usaha secara preventif (upaya pencegahan) dengan “menata negara” sedemikian rupa agar pada saat goro-goro menerjang negri ini telah siap baik rakyatnya maupun pejabatnya. Titik pusat perhatian pada peristiwa ini terarah kepada istilah notonagoro yang ditafsirkan sebagai menata negara oleh 5 presiden notonagoro (notonagoro = menata negara).

Begitulah adanya 3 peristiwa di atas yang sebenarnya terjadi di negri ini untuk menafsirkan rangkaian notonagoro. Sekarang kita lihat kenyataannya, goro-goro benar-benar terjadi dan waktunya persis setelah periode presiden notonagoro sudah tidak menjabat. Peristiwa itu terjadi pada tahun 2006-2007 dan sampe detik ini masih juga berlangsung. Untuk itu tidak salah bila notonagoro memang untuk 5 nama presiden tersebut, juga untuk pertanda akan datangnya goro-goro di Indonesia.

Akan tetapi hal yang paling penting adalah pemberitahuan Tuhan pada rakyat Indonesia melalui Joyoboyo dalam istilah notonagoro tersebut. Namun karena penafsiran notonagoro justru masih diperdebatkan padahal peristiwanya sudah terjadi, maka hasilnya ketika goro-goro menerjang negri ini, rakyat Indonesia benar-benar mengalami derita goro-goro hingga saat ini.

5. Goro-goro.
Indonesia dalam beberapa naskah peninggalan leluhur akan mengalami suatu masa dimana pada masa itu huru-hara dan bencana alam terjadi di seluruh wilayah Nusantara. Peristiwa itulah yang kelak disebut goro-goro. Memang tidak lama hanya sekitar 2 atau 3 tahun saja tetapi dampaknya akan sangat menyengsarakan sebagian besar rakyat Indonesia.

Dilihat dari waktu terjadinya, goro-goro terjadi tepat setelah presiden notonagoro selesai menjabat. Kita ketahui bila presiden setelah notonagoro adalah SBY yang menjabat sejak tahun 2004 hingga tahun 2009. Pada masa notonagoro, bebrapa peristiwa telah terjadi seperti perang, pemberontakan dll tetapi tidak akan sedahsyat goro-goro ketika SBY menjabat sebagai presiden.

Tahun 2006-2007 merupakan tahun dimana goro-goro melanda negri ini. Lihat saja peristiwanya ada sunami di Aceh, gunung meletus di Jogja, Luapan Lumpur di Sidoarjo, banjir dan gempa di mana-mana, kerusuhan pilkada dan penggusuran dimana-mana, kekeringan kelangkaan minyak dan lain sebagainya terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Dan masih banyak peristiwa lainnya terjadi beruntun di Nusantara.

Apakah pada masa 5 presiden notonagoro pernah terjadi peristiwa yang bersamaan tersebut?  Apakah sebelum proklamasi kemerdekaan pernah terjadi peristiwa bersamaan itu?  Jawabnya adalah tidak. Semua peristiwa bersamaan itu baru kali ini terjadi di Indonesia, itulah goro-goro yang dimaksudkan dalam naskah-naskah leluhur.

Mungkin diantara anda ada yang berkeyakinan bahwa peristiwa yang terjadi pada tahun 2006-2007 bukanlah goro-goro. Seandainya anda meyakini demikian, trus goro-goro macam apa lagi yang akan terjadi di negri ini. Sepertinya banyak orang yang berlebihan dalam menafsirkan goro-goro. Belum lagi ada huru-hara Internasional sehingga banyak yang berfikir goro-goro belum terjadi.

Apabila goro-goro belum terjadi dan akan terjadi nanti ketika presiden 2009 memerintah, maka pemberitahuan Tuhan harusnya bukan notonagoro, tetapi notonagorosby. Ingatlah bahwa notonagoro bukan sekedar daftar nama presiden Indonesia saja, namun pemberitahuan Tuhan agar menata negara sebelum terjadinya goro-goro. Untuk itulah terjadinya goro-goro tepat setelah presiden Notonagoro selesai menjabat.

6. Puncak Goro-goro.
Dalam naskah-naskah leluhur disebutkan adanya beberapa peristiwa yang termasuk ke dalam puncak goro-goro yang melanda Nusantara. Diantara naskah-naskah tersebut seperti dalam Serat Darmogandul disebutkan bila Sabdo Palon akan datang kembali dan tandanya gunung merapi meletus laharnya ke barat daya. Peristiwa ini sudah terjadi yaitu pada bulan mei tahun 2006 disusul gempa 6,9 SL di Jogjakarta.

Kemudian dalam Kitab Musasar Joyoboyo disebutkan “Tan Kober Apepaes Tan Tinolih Sinjang Kemben”. Kalimat ini diterjemahkan untuk pemerintahan SBY-Kala. Setelah kalimat tersebut kemudian dilanjutkan dengan “Pajak rakyat banyak sekali macamnya. Semakin naik. Panen tidak membuat kenyang. Hasilnya berkurang. Orang jahat makin menjadi-jadi Orang besar hatinya jail. Makin hari makin bertambah kesengsaraan negara.”

“Hukum dan pengadilan negara tidak berguna. Perintah berganti-ganti. Keadilan tidak ada. Yang benar dianggap salah. Yang jahat dianggap benar. Setan menyamar sebagai wahyu. Banyak orang melupakan Tuhan dan orang tua. Wanita hilang kehormatannya. Mulai perang tidak berakhir. Kemudian ada tanda negara pecah. Banyak hal-hal yang luar biasa. Hujan salah waktu. Banyak gempa dan gerhana. Nyawa tidak berharga”. Inilah peristiwa yang terjadi saat ini.

Sedangkan dalam Ugo Wangsit Siliwangi menyebut beberapa kejadian goro-goro seperti perebutan tanah, penguasa jahat dll dan itu semua telah terjadi. Ada satu peristiwa lagi yaitu sebelum kemunculan Bocah Angon akan terjadi huru-hara dari satu daerah meluas ke seluruh daerah, peristiwa huru hara itu adalah penggusuran dan rusuh pilkada dimana-mana yang terjadi hingga saat ini.

Masih dari Ugo Wangsit Siliwangi juga disebutkan “Gunung Gede meletus, disusul oleh tujuh gunung”. Peristiwa ini menunjuk kepada gunung merapi di jogja yang telah meletus pada mei 2006. Setelah itu disusul dengan meletusnya 7 gunung. Selain 7 gunung telah meletus masih ada puluhan gunung lainnya yang statusnya dinaikkan menjadi waspada dan awas, ini pertanda akan meletus juga.

7 Gunung Meletus
/ Nama Gunung Meletus Daerah
1 Batutara 17 Maret 2007 Nusa Tenggara Timur
2 Semeru 28 Maret 2007 Jawa Timur
3 Gamkonora 9 Juli 2007 Maluku Utara
4 Soputan 14 Agustus 2007 Minahasa Tenggara
5 Karangetan 20 Agustus 2007 Sulawesi Utara
6 Kelud 3 Nopember 2007 Jawa Timur
7 Krakatau 5 Mei 2008 Selat Sunda

Semua bentuk dan jenis goro-goro telah terjadi pada tahun 2006-2007 dan masih berlangsung hingga saat ini. Namu ada satu peristiwa yang disebut Sabdo Palon dengan “Lawon Sapta Ngesti Aji”. Kalimat ini menunjuk waktu paling sengsara bagi rakyat Indonesia. Dari tahun 2006 dan 2007, diketahui bulan desember 2007 itulah waktu paling sengsara karena pada saat itu banjir terjadi diseluruh wilayah negri ini bahkan didaerah yang tidak pernah banjir sebelumnya.

Melihat semua peristiwa yang disebutkan dalam naskah leluhur telah terjadi semua maka yang tersisa adalah ujung dari zaman Kalabendu. Goro-goro ini bila tidak ditangani maka tidak akan pernah selesai sampe kapanpun. Saat ini pejabat sudah tidak dipercaya lagi akan serius dalam menangani masalah, sementara rakyat juga tidak berdaya menghadapi semuanya. Lantas selesainya dari mana.

Inilah ujung zaman Kalabendu dimana goro-goro dan puncaknya telah terjadi dan rakyat masih saja menderita bahkan bertahun-tahun ada yang hidup dipengungsian. Waktu saat ini adalah waktu yang tepat bagi Satrio Piningit untuk muncul mengakhiri Kalabendu yang telah berlarut-larut membuat sengsara rakyat Indonesia.

7. Kemunculan Ratu Adil.
Semua yang disebutkan dalam naskah-naskah leluhur tentang Goro-goro, Zaman Kalabendu, Huru hara dan segala peristiwa yang menyengsarakan rakyat Indonesia telah terjadi dan menimpa negri ini. Walaupun diakui masih banyak pihak yang tidak mempercayainya, namun lihat saja saat ini goro-goro masih terus saja terjadi dimana-mana di seluruh wilayah Indonesia.

Silahkan bila anda mau mencoba memeriksa kembali naskah-naskah leluhur mengenai goro-goro telah terjadi atau belum. Setelah diperiksa rupanya semua peristiwa zaman Kalabendu telah terjadi. Peristiwa goro-goro dan puncaknyapun juga telah kita alami. Bila semua telah terjadi maka kini saatnya bagi Indonesia untuk memasuki zaman Kalasuba / zaman suka ria. Zaman ini diawali dengan kemunculan Ratu Adil yang sebelumnya tersembunyi.

Banyak yang meyakini Ratu Adil akan muncul di atas tahun 2009 atau sekitar tahun 2014-2015. Apabila ini yang terjadi maka tidak sesuai dengan naskah leluhur yang memberitahukan kemunculan Ratu Adil. Ingatlah bahwa Ronggowarsito menyebutkan ada 7 satrio yang memimpin negri ini. Saat ini telah berjalan 6 satrio, maka tepatlah bila Ratu Adil akan segera muncul sebagai satrio yang ketujuh meskipun tidak menjadi presiden.

Ingatlah tentang daftar nama presiden di Indonesia sejak pertama kali dengan sebutan notonagoro. Goro-goro terjadi setelah 5 nama presiden itu selesai menjabat di negri ini. Apabila goro-goro belum terjadi maka nama presiden itu harusnya ditambah 1 yaitu SBY menjadi notonagorosby. Itu tidak mungkin lagian juga goro-goro sudah terjadi tahun 2006-2007 dan mustahil notonagoro akan diganti dengan notonagorosby.

Selanjutnya kira-kira kapan Satrio Piningit akan muncul?  Melihat bait 159 Jongko Joyoboyo yang menyebutkan “selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun akan ada dewa tampil berbadan manusia”. Maka tidak salah lagi waktu tersebut adalah akhir Desember 2008. Karena bila akhir desember 2009 atau akhir desember 2014 atau yang lainnya maka akan bertentangan dengan 7 ksatria menurut Ronggowarsito.

Mungkin diantara anda akan menanyakan Ratu Adil pada akhir desember 2008 munculnya bagaimana? apa hanya suara tanpa rupa atau lewat website atau yang lainnya? Untuk menjawabnya telah disebutkan dalam bait 160 Jongko Joyoboyo “itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak datang di bumi untuk membantu orang Jawa”. Kata nampak menunjukkan Satrio Piningit akan dilihat orang meskipun hanya dilihat saja dan belum diketahui nama dan tempat tinggalnya.

Inilah waktu yang sudah sangat dekat sekali dengan kemunculan Ratu Adil di Indonesia, untuk membawa Indonesia meninggalkan zaman Kalabendu dan menuju zaman Kalasuba. Sepertinya akan banyak yang tidak percaya akhir desember 2008 sebagai waktu kemunculan Ratu Adil, namun sebaiknya kita tunggu saja waktu tersebut karena tidak lama lagi dan bersiaplah untuk terkejut untuk kemunculannya yang tidak disangka-sangka alias diluar perhitungan orang.

Kontrofersi, Senin 27 Oktober 2008
Eddy Corret.

Komentar

1. brandon alan scofield - November 4, 2008

gue yang pertama , dapet snack, donat gratis dan minuman

2. CRUT COBAIN - November 4, 2008

Cobain yah!
utak atik itu tuh tapinya pake hanacaraka gue yah boss….

NA TA NA GA RA
NA TA NA RA GA
TA NA NA GA RA
NA GA NA RA TA

NA TA NA NA TA
RA GA NA GA RA
TA TA NA NA NA
NA GA RA GA RA

TA TA NA NA TA
TA TA NA GA RA
NA TA NA TA NA
NA GA RA TA TA

3. brandon alan scofield - November 4, 2008

kalo menurut saya untuk menentukan goro-goro dan puncak goro-goro kita harus melihat jumlah korban …

korban G 30spki = 500.000 orang tewas, tapi belum disebut goro-goro,

puncak goro-goro, korbannya lebih banyak lagi …

500.000 X 3, atau 500.000 X 4 dan seterusnya …

dahsyat !

4. brandon alan scofield - November 4, 2008

sekedar , Naskah Joyoboyo yang asli sudah hilang, kalau gak salah hilang sejak belanda masuk ke Indonesia …

Ronggowarsito menulis Jongko joyoboyo … itulah yang jadi rujukan …

karena naskah Joyoboyo yang asli hilang …

———–

Penulisan jongko oleh Ronggowarsito bisa jadi mengalami bias pendapat … untuk kepentingan pribadi

———

5. eddycorret - November 4, 2008

Bisa jadi demikian.
Tetapi yang ndak hilang masih bisa ditelusuri arahnya kemana untuk menafsirkannya.

6. Milan Kundera - November 4, 2008

Bagus Burham (ronggowarsito III) sekalipun mantan okem,preman sama raja nokip (ahli molimo) dulunya sebelum nerima Wahyu Kapujanggan tetap aja ga serendah itu tabiatnya,sampai2 tega ngerubah2 sebuah jangka leluhurnya buat kepentingan pribadi…….

7. deq........ ich liebe dich. - November 4, 2008

Ga ada joyoboyo asli lageee………joyoboyo ga bikin jangka….cuma ruh sucinya aja bertandang ke “seseorang” yg nulis jangka tersebut………
yg bakal digenapi dan diterusin oleh “Srijayamudha”,lajering satriya tanah jawa…………..Sri Pamungkas.

lah pustaka rajapurwa yg aslinya dibuat oleh para pujangga pamenang aja yg didikte oleh Bhatara Panyarikan n Bhatara Narada tiap 40 hari sekali juga udah ga ada……..
yg ada revisi ulang Ronggowarsito,ygsekarang ini kita baca………

8. ratu adil - November 5, 2008

wah, kita semua juga sudah tahu arti no to ne go ro itu.

cuma masalah itu dikaitkan dengan nama nama depan presiden, itu kan ulah paranormal jateng. itu sudah bagian dari mistik. jadi ada orang memistikkan ramalan itu. mau tak mau ratu adil ikut campur, dan meruntuhkan ujung ramalannya, sehingga amien rais tak jadi naik.

“sebagai ganti ro untuk amien rais adalah sby” – Ratu Adil

9. ratu adil - November 5, 2008

pada pokoknya ratu adil akan selalu melayani orang-orang yang ingin islam itu naik, dari tingkat nyata sampai tingkat khayali.

di alam khayali pun, islam tak boleh naik.

jagad itu ada 3:
1. jagad ilusi, dihuni diantaranya adalah manusia.
2. jagad materi, dihuni allah, dan brahma brahma yg lain.
3. jagad gaib, dihuni kesadaran-kesadaran seperti vishnu yang mampu mewujudkan kebijakannya dalam bentuk orang, dengan turun ke bumi dalam wujud ratu adil.

10. ratu adil - November 5, 2008

memang betul ratu adil selalu berzikir. tapi bukan zikir islam. dia buat zikir sendiri.

asmaul husna bukanlah buatan islam. bukan buatan muhammad. itu dibuat seorang sufi yang pernah ke india. ia melihat cara orang india memuliakan dewa mereka dengan menaruh banyak nama pujaan untuk satu dewa.

karena itulah agama vayu/agama buddhi bukanlah islam+buddha, melainkan hindu+buddha, berhubung cara zikir seperti itu kepunyaannya orang hindu.

gak mungkinlah agama buddhi mau disebar tanpa ada nabi. gak mungkin. ini jaman modern. katakanlah sekarang ada opini mengenai perlunya kembali ke agama buddhi. lalu mau ngapain? apa mungkin berbondong-bondong satu jawa belajar agama buddhi tanpa ada yang menggiring? gak mungkin.

para domba perlu penggembalanya. sayalah yg akan menggembalakan orang jawa.

11. ratu adil - November 5, 2008

skr begini. gak penting yg mana naskah jayabaya asli. siapa yg muncul di kaki gunung lawu sebelah timur dialah ratu adil.

kalo masalah banyak yg ngaku ngaku itu biar saja. kalo cuma ngaku tapi gak sanggup menggerakkan orang banyak ya biar saja dia bicara sendiri.

paling nanti malu sendiri. melihat saingannya terus bergerak naik tahta, bangun kerajaan, dsb. sedangkan ia cuma ngomong doang.

12. imam samudra - November 5, 2008

memang ramalan jayabaya cuma berkisar di jawa saja. seolah olah daya pandang jayabaya cuma di jawa saja dan daerah lain tak dianggap.

ya memang begitu, jawa itu pusat. siapa yang menguasai jawa menguasai lainnya.
di bawah pemerintahan ratu adil, timor timur akan kembali ke negara Va, ratu adil juga akan menganeksasi brunei dan memurtadkan mereka semua. yg tidak mau murtad akan dibuang ke laut atau dideportasi ke malaysia.

sedangkan malaysia sendiri adalah babak kedua pertempuran ratu adil. malaysia itu seperti saudara. seperti belahan jiwa indonesia. jika indonesia sudah murtad, malaysia pun harus ikut murtad.
jika tak mau akan diusir.

untuk selanjutnya, dimanapun ratu adil menginjakkan kakinya, maka tanah tempat kakinya berdiri itu harus murtad.

tentu saja, ratu adil tak akan memurtadkan seluruh dunia, tapi sekedar membuat islam kehilangan power saja.
sesudah islam dipastikan tak punya gairah lagi untuk menyebar agama, saat itulah ratu adil berhenti menjajah. dan mulai membangun semua negara jajahannya.

ya, sekarang ratu adil hendak menyelesaikan meditasi pedang kosmosnya dulu sebelum membuat arena pertempuran di kaki gunung lawu.

13. imam samudra - November 5, 2008

ratu adil itu bisa terbang.
maaf, tampaknya dia lebih meyakini ia kelahiran kembali gatotkaca daripada arjuna. soalnya ia susah dapat cewek. kalo memang kelahiran kembali arjuna ia pasti sudah jadi playboy sejak dulu.

lagipula sejak kecil ia sering sekali sakit perut akibat pernah kena senjata kunta.

ya, gatotkaca sudah banyak berkurban. sekarang giliran terima hadiah atas pengurbanannya.

14. imam samudra - November 5, 2008

ratu adil itu bisa terbang. soal menjajah itu gampang bagi dia.

15. siswa sang yogi - November 5, 2008

(asmaul husna bukanlah buatan islam. bukan buatan muhammad. itu dibuat seorang sufi yang pernah ke india. ia melihat cara orang india memuliakan dewa mereka dengan menaruh banyak nama pujaan untuk satu dewa.) Kangmas ng-Ratu adil-2an, asmaul husna memang bukan buatan muhammad ..pun bukan buatan siapa-siapa, karena memang tidak dibuat. Ia melekat pada DIA.
Omong-omong tentang budi/budhi/Buddhi..menurut anda2 apa huayo???

16. siswa sang yogi - November 5, 2008

Tan samar pamoring sukmo
sinukmoyo winahyo ing asepi
sinimpen telenging kalbu
pambukaning warono
tarlen saking liyep layaping ngaluyut
pindha pesating supeno
sumusuping Roso Jati

17. Mamanya adil - November 5, 2008

Dede.. makan dulu gih, abis makan bobo siang ya!
Anak mama dah pinter ya.. tapi jangan nakal.. kalo nakal jadi bukan anak mama kan?
Kalo papa di Vatikan lihat dede nakal, ntar papa marah lho!

Para neters..
Maapin dede yg masih kecil yah!

18. lare dusun - November 5, 2008

kangmas ng-ratu adil- dicari mama tuh keliatannya

19. Mamanya imam & adil - November 5, 2008

Adiiil.. Imaaam..
Udah dulu ngeblognya.. ntar main lagi, sekarang makan dulu trus bobo siang ya..

Maapin yah para bloger kalo adil ma imam nakal, maklum anak2 manja.

20. SETH - November 5, 2008

Ratu adil dan Imam tulisannya aneh2, tidak terlalu mudah untuk dicerna. Apalagi untuk dipikirkan lebih mendalam, Sepertinya terlalu banyak ego dalam menulis, hehehe…
Menurut saya tidak ada yang pentas menggunakan nama Ratu Adil, kalau dia belum berbuat sesuatu untuk Indonesia.

21. SETH - November 5, 2008

Ralat bukan “pentas” tapi “pantas”.
Terlalu bagus nama Ratu Adil. Coba deh dengan nama yang lebih biasa!

22. imam - November 5, 2008

saya melihat banyak orang iri.
ratu adil hidupnya tak tergantung pada voting rakyat.

dalam ramalan, jayabaya tak pernah mengatakan “ia akan menyelesaikan lumpur lapindo”, atau “ia berbuat sesuatu untuk indonesia”.

jadi gelar ratu adil tak ditentukan oleh itu. ratu adil asli tetap ikut ramalan saja.

23. imam - November 5, 2008

hahahaha kasian kalian. gak bisa jadi ratu adil. hahaha…

saya banyak cewek nanti hahaha…. iri hahaha…

24. imam - November 5, 2008

saat ratu adil muncul nanti, ia tak akan berbuat sesuatu untuk indonesia, tapi ia akan melihat sejauh apa muslim mau berbuat untuknya.
sesudah urusan islam selesai, nanti kita bicara soal negara.

25. jubir ratu adil - November 5, 2008

ratu adil kan bukan termasuk dalam daftar capres. untuk apa ia punya program kampanye seperti:
- bebaskan utang negara
- kasus lapindo.
- dsb

untuk apa. rakyat mau atau tidak, ia akan tetap tampil. karena itu kratonnya disebut sunyaruri, alias kosong tanpa syarat.

goblok.

26. jubir ratu adil - November 5, 2008

enaknya jadi ratu adil. gak perlu buat program kampanye.

27. roti - November 5, 2008

“Terlalu bagus nama Ratu Adil. Coba deh dengan nama yang lebih biasa!”

hehehe…. tenang bos. ingat kolesterol anda.

28. Hadi Setyono - November 5, 2008

Apabila ditengok dari ungkapan Joyoboyo bila Kalabendu berlangsung sejak tahun 1800 hingga tahun 2000.

kayaknya mas Eddy sekarang yang miss nih, coba baca lagi kitab musasar prabu Jayabaya, Saya kutipkan ya tentang Zaman kalabendu:

Kaetung ing Taun Surya Sangkala Awit ing taun 1701 tumeka ing taun 1800. Kaetung ing taun Candra Sangkala awit ing taun 1752 tumeka ing taun 1854.

terjemahan: Terhitung Tahun Matahari bermula dari tahun 1701 sampai tahun 1800. terhitung dari tahun Bulan mulai dari tahun 1752 sampai tahun 1854. Apakah yang dimaksud tahun Masehi ? kita bisa menghitungnya dari peristiwa yang diceritakan oleh kitab musasar itu sendiri yang kita sudah tahu kejadiannya.

Dene jejuluke nata, Lung gadung rara nglingkasi, Nuli salin gajah meta, Semune tengu lelaki, Sewidak warsa nuli, Ana dhawuhing bebendu, Kelem negaranira, Kuwur tataning negari, Duk semana pametune wong ing ndesa,

Terjemahan: Dia berjuluk sang pengatur, Lung Gadung Rara Nglikasi (Penuh inisiatif, namun suka perempuan) (Soekarno), kemudian berganti gajah meta, seperti tengu lelaki (Perwira yang berwibawa, namun nista) (Soeharto), enam puluh tahun tersebut, mendapatkan bencana, tenggelam negaranya (1945 s/d 2005). Amburadul tata negara, sampai akhirnya pengeluaran orang dari desa,

Dari patokan diatas bisa kita hitung kemudian padanan antara tahun yang tertera di kitab musasar (pembagian tahun menurut Prabu Jayabaya) dan tahun Masehi.

Terdapat gambaran pergantian zaman kalabendu ke zaman kalasuba itu adalah pada tahun 1800, yang kalau dihitung ini menjadi tahun 2009.

berikut lebih jelasnya pembagian tahun kali sangara, yaitu tahun ketiga dari pembagian zaman besar menurut prabu Jayabaya:

Kali sangara dibagi menjadi tujuh Zaman (1400-2100), yaitu:
1. Kala jangga (Jaman Kembang Gadung) , mulai dari kerajaan Demak sampai kerajaan Pajang (1401-1500)
2. Kala sekti (Jaman Kuasa) kerajaan Mataram (1501-1600)
3. Kala jaya (Jaman Hunggul) kerajaan Kartasura (1601-1700)
4. Kala bendu (Jaman sengsara lan Angkaramurka) kerajaan Surakarta dan Jogjakarta, serta negara NKRI (1701-1800) (1910-2009M)
5. Kali suba (Jaman Kamulyan) negara NKRI, masa kejayaan nusantara (1801-1900) (2010-2109M))
6. Kali sumbaga (Jaman Kasohor) (1901-2000) (2110-2209M)
7. Kali surata (Jaman Alus) (2001-2100) (2210-2309M)

Note: untuk perbandingan dengan tahun Masehi, dapat digunakan patokan bahwa pada ramalan diatas, dari masa Soekarno, negara mendapat musibah terus-menerus selama 60 tahun (1945-2005), kemudian masa pemerintahan Pak SBY dikatakan akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya zaman kalabendu (1800), setelah terjadi goro-goro Tuhan menobatkan satrio piningit atau Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu (Ratu Adil) (Tahun 2009).

29. eddycorret - November 5, 2008

Hehehe.
Mungkin miss tapi ga papa karena memang penjajahan Belanda saya masukkan ke dalam Kalabendu, ini fersi saya sendiri maap.

30. To Mas HAdi..... - November 5, 2008

mas,sabar yah…aku belum mood buka email nih….entar mesti ku hubungi karena janji itu utang hehehe……….

31. SETH - November 6, 2008

Hadi Setyono – Nopember 5, 2008

“5. Kali suba (Jaman Kamulyan) negara NKRI, masa kejayaan nusantara
(1801-1900) (2010-2109M))
6. Kali sumbaga (Jaman Kasohor) (1901-2000) (2110-2209M)
7. Kali surata (Jaman Alus) (2001-2100) (2210-2309M)”

Yah masih lama jaman Kasohor dan jaman Alus. Terus habis jaman Alus ada jaman apalagi? Apa mungkin sudah jaman Alus terjadi kiamat?

32. hadisetyono - November 9, 2008

Masih ada juga kalangan yang menafsirkan berbeda. Kalangan yang satu ini cenderung meyakini bila kata na dalam rangkaian notonagoro itu menunjuk kepada Satrio Piningit yang akan menjabat sebagai presiden tahun 2009 nanti. Alasan yang diajukan yaitu bila setelah kata na dalam rangkaian notonagoro ada kata go dan ro yang mereka tafsirkan sebagai goro-goro. Jadi Ratu Adil akan datang sebelum terjadinya goro-goro.

saya termasuk yang setuju dengan tafsir ini mas Eddy, satrio piningit yang akan datang, akan meneruskan kerja satrio piningit sebelumnya, yaitu Bung Karno dan Pah Harto, sedangkan pemimpin lainnya adalah Made Leader, dimana Bung karno, Pak Harto dan Satrio piningit yang akan datang adalah born leader. Memang begitu bahasa ramalan,perlu ditafsirkan dan mendalam artinya.

Salah satu ajian yang dimiliki oleh ratu adil dalam ramalan Jayabaya adalah tirta brajamusti. ini saya artikan sebagai air kehidupan. Dengan memahami mekanisme air kehidupan ini, ratu adil dapat memiliki kesaktian memahami ramalan prabu Jayabaya dan sabdanya malati (terbukti) dalam waktu yang tidak lama.

33. SETH - November 10, 2008

Apakah notonagoro adalah suatu kebakuan harus seperti itu? Bagaimana kalau kaidahnya tak mengikuti aturan notonagoro?

“Saya pikir tidaklah harus berkaitan dengan sebuah nama untuk dapat membuat negara Indonesia menuju kejayaan”

34. eddycorret - November 10, 2008

Iya kk.
Memang apalah arti sebuah nama. Tetapi penyebutan notonagoro oleh Joyoboyo sepertinya lebih mendekati pemberitahuan akan datangnya goro-goro yang sebelumnya ditandai oleh memerintahnya 5 nama presiden tsb. Jadi point pentingnya terletak pada pemberitahuan akan datangnya goro-goro dan bukannya nama orang di balik notonagoro itu.

35. DONALD KAUFMAN - November 10, 2008

Mas Aji notonogoro kali tuh yg jadi SPnya……..designer itu hihihi

36. Rasalapa - November 12, 2008

SA RA SA LA PA SA RA SA PA LA PA LA SA PA SA PA SA

37. Rasalapa - November 13, 2008

Haji Saka Tanah Jawa sing kasebut haji mabur..yo sing bisa muasani nganti 100 dina sawise munggah sakurange sapta arga/gunung..
Berani terima tantangan?
Haji mekah lewat hehehe.. :mrgreen:

38. Sasenitala - November 14, 2008

Tuhan bersama orang-orang berani

Alam adalah bahasa kehidupan

39. mason free - November 14, 2008

Pada Ramalan 7 Satria Ronggowarsito semua yang berhasil mencapai puncak kekuasaan rumusnya dibulatkan menjadi “Satria” (secara tidak langsung orang umumnya senantiasa berpikir positif mengenai sosok dengan atribut gelar bersangkutan), menurut saya hal tersebut sesuai dengan filsafat bijak tradisi jawa yang senantiasa memandang segala sesuatu terjadi sesuai kehendak-NYA.

Suharto saja yang lebih tepat disebut “pirate” dapat gelar ini:

SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR

Nah yang menarik adalah gelar ini:

SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO

Sosok pembuka, pendahulu atau yang kelak akan datang sebelum satrio piningit.

Pertanyaan menarik untuk adik-adik sekalian:

Menurut kitab Injil maka yang sosok yang datang mendahului Yesus adalah…..

Di Islam, sosok yang datang sebelum Isa adalah…..(gosipnya sih dia tukang tipu…)

Ps. Kalau di Filem Matrix sih sebutan penjaga gerbang, gatekeeper, atau pembukaning gapuro di bahasa jawa itu adalah agent alias Smith…

40. eddycorret - November 14, 2008

Fersi gue beda dikit.
Isa di bumi tidak sendirian. Ada beberapa manusia yang sangat berpengaruh pada dunia, datang bersamaan dengan Isa. Ada yang muncul sebelum Isa turun ke bumi dan juga ada yang muncul setelah Isa sudah ada di bumi.

Tetapi yang pasti orang-orang ini ketika Isa sudah di bumi, masih hidup semua dan berpengaruh bagi masa depan bumi selanjutnya. Salah satunya si SP dan kebetulan saja munculnya di Indonesia. Diantara orang-orang itu sudah ada yang beraksi hingga dunia Internasional berubah contohnya krisis keuangan saat ini.

41. Sutasoma Purusada Santa - November 14, 2008

Gua ga berani bilang bener atau salah,pendusta atau ash siddiq, tapi memang sebelum putra sang fajar muncul……………yg hadir adalah kekasih malam.

42. Sutasoma Purusada Santa - November 14, 2008

Sekali lagi,Jaman dahulu seorang raja kadang diangkat atas dasar kepentingan penjajah,supaya mudah dijadikan boneka.
Di kegaiban tentunya pada masa sekarang ini banyak yang sedang bersaing mempersiapkan calon2nya untuk memperebutkan tahta yg ga ada harganya itu.

Tapi kita serahin semuanya kedalam Purba Pangeran………..jangan kita menghakimi benar atau salah supaya kelak ketika Akhirul Hakim itu datang,kita tidak berbalik dihakimi!.

43. SETH - November 15, 2008

eddycorret – Nopember 14, 2008

“Isa di bumi tidak sendirian. Ada beberapa manusia yang sangat berpengaruh pada dunia, datang bersamaan dengan Isa. Ada yang muncul sebelum Isa turun ke bumi dan juga ada yang muncul setelah Isa sudah ada di bumi.”

bisa diselidiki dari sudut pandang ilmiah maupun ramalan gak yah, orang itu siapa saja? kalau tahu lumayan juga, bisa saja bersekutu dengan salah satunya. apalagi kalau ada di masa sekarang, saat konstelasi kekuatan dunia lebih cenderung di kuasai kaum merah. keberadaan salah satu dari mereka bisa untuk merubah polarisasi pusat kekuatan utama. semoga saja cepat muncul, bumi sudah panas nih.

44. eddycorret - November 15, 2008

Jangan lupa dengan hukum keseimbangan.
Yang muncul itu bukan orang baik semua juga bukan orang tidak baik semua tetapi seimbang ada yang baik juga ada yang jahat. Contoh paling nyata Isa vs Dajjal.

45. tempe - November 28, 2008

meurutku yg cm ber-otak tempe..presiden yg masuk dlm konsep NOTONA-GORO adl cm 3 org, yaitu: Bpk. Soekarno,Bpk.Soeharto,dan Bpk.Yudhoyono.Kmn Bpk.Habiebie dan Gus Dur serta Ibu Mega??Ke-3 presiden itu tdk ad yg menjabat utuh selama 5 thun. jd kemungkinan hanya sebagai jeda iklan saja utk melangkah dlm babak selanjutnya.No-Soekarno,To-Soeharto,Na..jw No..Yudhoyono,-stlh itu baru Goro,trbukti pd era SBY Goro-Goro ada dimna2. Dlm tulisan Ronggo warsito, Hanya dituliskan 7 Satrio saja..Dimana skrng SBY berada pd Urutan yg ke-6..Satrio Piningit Pambukaning Gapuro..Stlh itu baru satrio ke-7 akan muncul,tentunya setelah Goro2 terjadi.Kembali ke NOTONA_GORO,konsep ini hanya meramalkan sampai babak Goro2 saja.Sdg RW hanya sampai pd satrio ke-7 setelah Goro2.Artinya,kemungkinan kita sudah memasuki zaman akhir,dimana zaman kemenangan,keemasan dan pembuktian yg sudah ada didepan mata.Makananku cm tempe, ampas tempe jadi Tahu..mkanya aku orang yg sok-Tahu..waka..kaa.kaa.kaa

46. eddycorret - November 28, 2008

Bisa juga begitu.
Tapi ada yang menafsirkan notonagoro itu ya untuk kelima presiden tersebut. Untuk yang pertama NO ditujukan pada Sukarno dan untuk yang terakhir RO (roro = wanita) ditujukan pada Megawati jadinya pas.

47. Katrok - November 28, 2008

Natanagara kalo g artikan nata kan mengatur dan nagara sama dengan nagari, jadi kalo orangnya sang nata dan ruhnya hyang nata atau dewa, sembahyang itu jalannya, orang yang kasinungan dewa disebut sanghyang.

Kalo karno, harto, ana, bego, kuncoro, indah, dodot, ines, stasia kan banyak orang.

48. Katrok - November 28, 2008

Ponsorships :
jamu ‘pil sepet’
obat sakit kepala ‘neo kasep’
obat mata ‘merem melek’
sigare kethek ‘malioboro’
taman rekreasi ’songgo langit’
mantel kuat ‘wulu landak’

49. Projo Tamansari - November 29, 2008

hanya catatan usang yang sayang kalau terbuang seandainya dibuangpun ora gemlondang
waktu ikut lomba desain pasar ngasem.. sekitar tahu 2004-an gambar sih gak menang tapi konsepnya bisa menipu anda.. semoga.. hahahaha :lol:

http://picasaweb.google.co.id/sohirindisainer/KonsepLombaDesainPasarNgasem2004

50. Projo Tamansari - November 29, 2008

peringatan pementitah :
mengolok menguntungkan kesesatan

awas! barang tipuan

51. Jaka Gleweh - November 29, 2008

barang siapa meniru, menggandakan dengan sengaja tidak akan dikenai sanksi hukuman penjara

52. eddycorret - November 29, 2008

Wah ini aturan dari mana yah.

53. Katrok - November 29, 2008

Barang siapa meniru, memalsukan dan menggandakan dengan sengaja…
Gini saja deh, yang niru ucapan nabi muhammad jelas bukan muhammad

hak cipta tidak dilindungi undang-undang

54. fidel - November 30, 2008

aku mau nanya nih, mas eddy.. sbenarnya dah lama ak dengar ttg NOTONAGORO ini, sangat menarik!! tapi ak blum pernah tau isi lengkap atw wacana apa yg ada di naskah tsb..(maklum, bukan org jawa niy..)
1. tahun berapa kira2 ramalan itu keluar?? atw jaman kerajaan apa??
2. hmm.. apa ada y diramalan yg menyebutkan kalw nusantara akan bersatu menjadi negara??
3. apa bukan wilayah kerajaan tsb yg dimaksud sbg “negara” ??
4. apa mungkin, orang dari luar jawa (asli INDONESIA tapi) yg kmudian jadi satrio piningit, atw salah satu dari notonagoro itu??
5. ratu adil, apa emang dia itu PEREMPUAN ?? ratu kan bisa juga diartikan “PENDAMPING RAJA” ??
6. masih banyak sih… tapi kredit dulu ya?? ntar baru ak cicil..
mungkin ini pertanyaan yg akan timbul stelah ak mbaca tulisan mas eddy diatas.. dikit bingung emang, soalnya dasar ak ttg NOTONAGORO itu hanya sebatas “akan ada”..mngenai sejarah atw keterkaitan ramalan tsb dengan ajaran ISLAM dan atau wilayah lain luar jawa, ak betul2 g tau.. hanya yg aku tau itu, hadist Rasulullah SAW menyebutkan (dgn gaya bahasa sendiri y??) : “akan turun orang seperti saya pada akhir jaman, yg akan dibaiat oleh 313 orang (ummat) didepan kabba, yg kmudian akan memerangi balatentara dajjal”.

55. eddycorret - November 30, 2008

Coba Jawab :
1. Soal tahun gue kok ndak ngerti yah, mungkin yang lain bisa jawab.
2. Intinya kejayaan Majapahit akan terulang kembali. Indonesia akan merdeka sesungguhnya dan mencapai kemakmuran sesungguhnya.
3. Untuk Indonesia dan bukan hanya kerajaan ato jawa saja.
4. Memang ada fersi demikian, tapi lebih banyak yang fersinya ada di jawa.
5. Fersi saya Ratu Adil adalah laki-laki, disebut Ratu karena tidak bersedia menjadi presiden dan yang jadi presiden kelak yang disebut Raja.

Mengenai hadist itu ditujukan untuk Imam Mahdi yang muncul di tanah Arab dan kelak akan perang melawan Dajjal dalam perang Armageddon.

56. fidel - November 30, 2008

thx untuk penjelasan bang eddy.. sdh ada sdikit pencerahan disini.. hehehe..
pertanyaan selanjutnya :
6. kalw mengenai satrio piningit (somekinda), statusnya sperti apa?? trus gini, pernah nih, ak denger dari temen, konon kabarnya seorang sunan g tau yg mana (kalijaga mkn) disuruh menunggu oleh seorang guru. kata guru itu “tunggu lah aku ! aku akan kembali setelah….” naah… crtanya agak mirip ma satrio piningit itu. apa ini maksudnya org yg sama??
7. ini pertanyaan yg agak nyrempet. ehm.. pada waktu terbitnya ramalan diatas, apa paham yg dianut oleh prabu joyoboyo itu?? apa islam?? hindu?? atw selain itu?? (mengingat nasrani masuknya belakangan, dan mengingat islam masuk mlalui sumatra n kalimantan)..
8. yg satu ini sudah diluar konteks, hanya untuk pandangan pribadi aj.. setau ak, dahulu kala(SM-awal M), konon, di daratan cina itu telah menyebar agama samawi yg besar (entah agama apa itu), meski g pernah menjadi agama kekaisaran (wallahu a’lam). trus kita juga mungkin tau, islam di indonesia itu agak erat kaitannya dengan migrasi bangsa cina, meski dalam julmah kecil, ke indonesia pada waktu itu. budaya (seperti yg kita tau) sangat kuat mempengaruhi hal2 yg berbau kepercayaan.. pertanyaannya, apa mungkin ajaran2 islam yg masuk ke jawa itu ternyata dibawa oleh imigran cina dan bukan oleh perantau arab atw india atw negeri sekitar situ?? pendapat bang eddy gimana y??

57. fidel - Desember 1, 2008

trus pernah juga aku dengar, konon seorang umat yg taat di daerah sulawesi n ada juga versi kalimantan, bertemu dengan seorang guru disuatu wilayah. gurunya berkata, “menetaplah kau disini sampai saat aku kembali”. trus ada juga cerita dari india yg serupa dengan itu. ada juga cerita dari cina yg sperti itu.. yg ak herankan, meski sangat mungkin terjadi kebetulan seperti itu, apa versi2 ini saling berkaitan?? atw ini kumpulan dari “satu” cerita yg sama?? cerita yg paling melekat mengenai “meninggalkan murid”, paling lengket ma Musa as. tapi mau gimana lagi, ini dalil yg absah !! g bisa disebut cerita doang kan??
gmn mnurut bang eddy?? apa ak aj yg tlalu sempit dlm mengartikan?? mungkin ada bagusnya kalw cerita2 diatas bisa disertakan catatan2 mngenai tahun kejadian, atw paling g pada masa apa kjadian itu berlaku..

58. Pengamat Satria - Desember 1, 2008

Gua pikir disebut Ratu karena orangnya memang tidak menjalankan gaya kepemimpinan seorang raja. Orangnya sejak kecil sampai dewasa sekarang ini nggak pernah dikasih tugas jadi pemimpin. Yang dia bisa dengan kepintarannya cuma baca data-data statistik dan laporan keuangan terus mengambil kesimpulan dan langkah apa yang harus diambil. Jadi nantinya Badan Pusat Statistik harus bekerja keras kalau mau Indonesia jadi makmur, soalnya data yang akurat sangat dibutuhkan si SP. Jadi memang bisanya melayani sang presiden dengan pikirannya supaya yang jadi presiden jangan salah arah, maka disebut Ratu Adil.

59. eddycorret - Desember 1, 2008

6. Wah gue baru denger ceritanya ini.
7. Joyoboyo beragama Buddha.
8. Jangan lupa bila beberapa walisongo memang keturunan orang cina. Juga istri Brawijaya yang akhirnya melahirkan Raden Patah.

60. SUTASOMA PURUSADA SANTA - Desember 2, 2008

Boss,info aja nih yah……….bukannya sok tahu tapi yah neraktir makan lagi nih he he he

Ratu itu yah dalam bahasa jawa artinya RAJA.Ratu Majapahit yah Raja majapahit.Kalo QUEEN,bahasa sininya itu PRABU ESTRI, suaminya disebut prameswara yg artinya suami seorang ratu.Kalo istri seorang raja itu disebut Prameswari.N Megawati itu bukan RORO lah,roro itu artinya sama dengan praba yaitu Cahaya dan Perawan/Murni!!.

Dan Ratu itu CAKRAWARTI,seorang RAJADIRAJA.Ratu itu Rasa Tunggal,Rasa yg sudah jumbuh dan manunggal dengan HUKUM KEHIDUPAN karenanya dikarsakaken untuk menjadi KALIFAH BHUMI ini karena yah itu tadi,sebagai pangejawantahan dari Hukum Tuhan di dunia sini!.

Karenanya Ratu itu cuma Satu,ga boleh ada matahari kembar!. Pada awalnya dahulu seseorang itu bsia menjadi seorang RATU ADIL atau CAKRAWARTI bukan karena berdasarkan pilihan hidupnya sendiri atau ditunjuk manusia tetapi karena dipilih oleh yang SATU,sabda tunggal!. Karenanya jaman dahulu di Israel sana,Raja2 Israel disebut dengan gelar MASYIAKH/MESSIAS/AL MASIH artinya YANG DIURAPI langsung oleh tangan(Kuasa/Purbo) Pangeran!.

RATU itu SATU…….Rasa Tunggal itu berasal dari Sabda Tunggal!. SATU itu ALIF MUTAKALIMUN WAHID!,

Jadi memang beda sama raja2 dan pemimpin di jaman sekarang ini (President/Prime Minister) karenanya ga heran tatanan hidup dunia itu rusak dan ancur2ran kaya sekarang ini,karena hukum yg diutamakan itu hanya hukum yang didasari atas pemikiran manusia sendiri!.

61. eddycorret - Desember 2, 2008

Hehe.
Ratu itu dalam bahasa Jawa artinya raja. Sebenarnya pengertian ini muncul setelah Joyoboyo menyebut Ratu Adil dalam Jongkonya atau sebelum Joyoboyo ada memang sudah demikian pengertiannya. Apabila sebelum Joyoboyo memang demikian berarti ya begitulah Jawa. Tetapi bila pengertian ini muncul sesudah adanya Jongko Joyoboyo berarti itu pengertian baru di Jawa.

Contoh kelak Ratu Adil muncul membawa payung warna kuning. Sekarang dimana-mana banyak sekali payung kuning (di kraton-kraton pasti ada) yang itu diprediksi muncul karena adanya bait dalam Jongko joyoboyo tsb.

62. SUTASOMA - Desember 2, 2008

stau ogut sih,Itu payung susun tujuh memang sedari jaman kuna sudah jadi lambang payung wahyu keprabon boss,lambang jagad pitu yg sudah digulung kedalam pribadi sang raja…tapi ga tau juga yah…..

63. SETH - Desember 4, 2008

61. eddycorret – Desember 2, 2008

” kelak Ratu Adil muncul membawa payung warna kuning. Sekarang dimana-mana banyak sekali payung kuning (di kraton-kraton pasti ada) yang itu diprediksi muncul karena adanya bait dalam Jongko joyoboyo tsb.”

bisa diartikan bergabung dengan salah satu partai gak?

64. eddycorret - Desember 4, 2008

Hehe.
Yang ini bukan partai, tapi memang kesaktian SP dengan payungnya tersebut yang kata Joyoboyo memang berwarna kuning. Payung ini digunakan untuk menghentikan Luapan Lumpur Lapindo.

65. brandon alan scofield - Desember 8, 2008

Buat mereka 2 yang mengaku sebagai SP asli, menurut Jongko JOyoboyo = ciri SP = terlahir dibumi Mekah = terlahir dari orangtua yang beragama yang lahir di Mekah/ atau beragama yang lahir di Mekah …ya jelas Islam

pada saat Joyoboyo hidup Islam belum ada di nusantara (secara umum !) …

Jadi Joyoboyo tidak menyebut Islam karena saat joyoboyo berkuasa belum ada Islam … jadi disebutlah terlahir di bumi mekah …

66. SETH - Desember 9, 2008

64. eddycorret – Desember 4, 2008

“Yang ini bukan partai, tapi memang kesaktian SP dengan payungnya tersebut yang kata Joyoboyo memang berwarna kuning.”

wah, beneran payung toh. terus bentuknya apa seperti payung yang kita kenal atau berbeda? kenapa harus payung dan berwarna kuning?

67. hadisetyono - Desember 10, 2008

mengenai payung kuning ini saya belum faham mas Eddy, ada bait no berapa ngga di jangka prabu Jayabaya, biasanya mas eddy mencantumkan no baitnya. Setahu saya, yang menjadi salah satu pertanda satrio piningit muncul adalah membawa kesaktian living water, yaitu tirta brajamusti. Mungkin ada kaitannya dengan tokoh brajamusti dalam cerita pewayangan. Kesaktiannya mirip gatotkaca yang memiliki kesaktian pamannya yang bernama brajamusti, yaitu seorang raksasa yang sakti mandraguna, namun tewas oleh pusaka dari saudaranya sendiri, dalam adu laga mempertahankan kerajaan astina. Ketika gugur, kedua pamannya itu masuk kedalam tangan gatot kaca menambah kesaktian gatot kaca. Namun dalam konteks sekarang saya melihatkanya sebagai living water yang merupakan air kehidupan,yaitu air spiritual yang hanya bisa dibukakan oleh orang-orang yang mendalami spiritual. Karena itu tokoh satrio piningit menjadi tokoh sentral dalam bible sebelum Nabi Isa nantinya turun untuk kedua kalinya.

68. DEMIT JOWO - Desember 10, 2008

Asal saja nggak Padepokan Brajamusti, tempat singgah & pencerahan para Artis Cantik yang bermasalah !!

he he he

69. eddycorret - Desember 10, 2008

67. hadisetyono – Desember 10, 2008
mengenai payung kuning ini saya belum faham mas Eddy, ada bait no berapa ngga di jangka prabu Jayabaya, biasanya mas eddy mencantumkan no baitnya.

Nih datanya gue copy paste :

Piweling (Peringatan)

Nanging piweling ingsun, diawas dieling, jejegna imanira, turuten gustinira ratu adil panetep panata gama. Golekana gegamane sing nganti ketemu, turuten dalane, ngetutburia saparane, lumebuwa oparibasaning wadya balane, ora suwe bakal katon tanda tandhane rawuhing ratunira ngagem kamulyan gedhe, rawuhe liar kilat kairingake bala malaekat mayuta-yuta cacahe, ngadeg payunge kuning, tegese bang-bang wetan karepe, wus ndungkap paletheking papadhang.

Tetapi pesanku, waspadalah dan ingatlah, tegakkan iman mu, jadilah pengikut Ratu Adil penegak kebenaran. Carilah ‘senjatanya’ sampai ketemu, ikuti jalannya kemanapun perginya, jadilah, ibaratnya sebagai pasukannya Ratu Adil, tidak lama akan tampak tanda tanda datangnya ratumu yang mendapat kemuliaan agung, datangnya tiba-tiba secepat kilat, diiringi berjuta-juta malaikat, berdiri dengan payung kuning, artinya ‘bang-bang’ timur keinginannya, maka terbitlah sinar yang terang.

Data ini bisa juga anda temukan di http://sabdalangit.wordpress.com/category/ratu-adil-kian-dekat/
Carilah pada bab keempat dari bawah, pada bab Piweling (Peringatan).

70. oranq isenq - Desember 10, 2008

payung kuning = payung kencana = payung kerajaan = payung wujud gaib.

71. tempe - Desember 12, 2008

“sanepo pujonggo cen winasis, nanging mung keno nggo tambahing ngelmu, ora keno kanggo pathokan urip”..iki seko Pak Dhe Semar langsung sing diomongke menyang koncoku.terus tak tuli neng kene.

72. Hadi Setyono - Desember 12, 2008

Sukron datanya mas Eddy, jadi lebih paham lagi tentang jangka jayabaya, dan lebih lengkap dari sebelumnya. Setelah saya baca, saya lebih menyetujui pendapat dari ki sabdalangit yang mengatakan bahwa payung kuning adalah berani berdiri di atas kebenaran universal. bisa jadi memang punya payung warna perak, dan kalau waktunya bisa menghentikan luapan lumpur lapindo. Tapi ngga bisa terbang, karena nanti mirip doraemon. yang jelas dengan membuka payung perak ini tandanya awal mula ratu adil muncul dan meredakan kesengsaraan manusia jawa.

73. eddycorret - Desember 12, 2008

Hehehe Doraemon.

74. BETA-UFO Indonesia - Desember 17, 2008

Payung itu apa mungkin penggambaran dari pohon beringin? Trus, mengenai orang yang memerintah negara ini, apakah perdana menteri yang pernah memerintah dulu (di masa 1945 – 1959) tidak diikut sertakan dalam penafsiran ramalan?

75. EHA - Desember 17, 2008

apa amir syarifudin?
apa masih hidup

eddycorret - Desember 29, 2008

Makasih
Buat siapa saja atas komentar-komentarnya :)


Sorry comments are closed for this entry