Ratu Adil
Bila memang Isa Almasih
Seharusnya bisa menghidupkan orang mati.

Waktu terus berlalu tidak terasa telah banyak Ratu Adil bermunculan dimana-mana. Diantara sekian banyak Ratu Adil yang muncul, ada yang mengaku bahwa dalam dirinya terdapat Ruh Isa Almasih. Bahkan juga ada yang mengaku dalam dirinya juga terdapat Jibril.

Memang tidak salah setiap orang akan mengaku apa saja yang menjadi kepentingan hidupnya. Akan tetapi apabila hal tersebut mempengaruhi keyakinan orang lain hingga mengelirukan bahkan menyesatkan orang, maka tidak bisa tidak haruslah diingatkan dan diluruskan.

Dalam berbagai naskah leluhur Nusantara yang membicarakan mengenai Ratu Adil. Tidak dijumpai adanya persamaan antara Ratu Adil dengan Isa Almasih. Justru sebaliknya banyak ketidaksamaan dimana-mana bahkan bertentangan antara kenyataannya Isa dengan Ratu Adil. Berikut beberapa diantaranya :

1. Keberadaan Isa Almasih dan Ratu Adil.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Isa Almasih telah diangkat ke langit oleh Sang Pencipta. Belum diketahui secara pasti dimana saat ini dia berada. Dugaan sementara Isa berada di suatu tempat di luar Alam Semesta yang tempat tersebut tidak bisa dijangkau oleh manusia. Tetapi juga ada yang berpendapat Isa Almasih saat ini ada di Syurga.

Dalam hal ini tidak perlu dipermasalahkan mengenai keberadaan Isa. Karena memang nyata-nyata Tuhan merahasiakan tempat tersebut hingga tiada satupun yang diberitahu bahkan mendapat bocoran info sedikit saja juga tidak. Sebagai manusia hanya bisa menduga dan menebak saja.

Oleh karena Isa telah diangkat ke langit, maka dipastikan kelak akan diturunkan kembali ke bumi untuk menjalankan tugas dari Sang Pencipta. Hal ini telah diberitahukan dalam Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh, telah dekat waktunya Isa bin Maryam turun kepada kalian untuk menjadi hakim yang adil”.

Sementara itu Ratu Adil keberadaannya dilahirkan sebagaimana manusia pada umumnya. Dia tidak diturunkan dari langit karena memang Ratu Adil belum pernah diangkat ke langit. Tidak ditemukan dalam naskah-naskah leluhur Nusantara yang membicarakan bahwa dia sebelumnya pernah diangkat ke langit.

Sebaliknya cerita tentang Isa keberadaannya tidak dilahirkan dari bayi. Tidak ada sumber yang bisa dipercaya menyebutkan bahwa Isa akan hadir kembali untuk yang kedua kalinya melalui proses dilahirkan sebagaimana kelahirannya dahulu. Namun dia akan diturunkan dari langit karena memang sebelumnya telah diangkat Tuhan ke langit.

Tidak adanya data-data yang bisa dijadikan sebagai sumber terpercaya mengenai dilahirkannya atau diturunkannya Isa as di Indonesia untuk menjadi Ratu Adil, juga tidak adanya data-data bahwa Ratu Adil pernah diangkat ke langit, maka dipastikan bahwa Ratu Adil yang akan muncul di Indonesia bukanlah Isa Almasih.

2. Kehadirannnya.
Saat ini Isa Almasih masih berada di suatu tempat yang dirahasiakan Tuhan. Apabila telah tiba waktunya kelak Isa akan dihadirkan kembali kemuka bumi ini untuk membunuh Dajjal. Lantas dimanakah tempat pertama kali Isa menginjakkan kaki di bumi ini? untuk memperoleh jawabannya mari kita lihat Hadits Nabi Muhammad SAW. yaitu “Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’ (Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)”.

Dari hadits tesebut menunjukkan bahwa Isa Almasih untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di muka bumi ini di sebelah timur Damsyik. Semua orang telah mengetahui bila daerah tersebut tidak berada di wilayah Indonesia. Orang dipastikan akan menolak bila dikatakan Isa turun di Indonesia.

Sementara itu Ratu Adil sebagaimana disebutkan dalam naskah-naskah leluhur Nusantara, bahwa dia akan muncul di Indonesia khususnya pulau Jawa. Memang masih belum jelas tepatnya di daerah mana dia akan muncul, namun semua meyakininya Ratu Adil tidak akan muncul di luar negeri, tetapi di dalam negeri Indonesia.

Adanya perbedaan tempat pertama kali muncul dan menginjakkan kakinya di muka bumi dari Isa Almasih dan Ratu Adil, menunjukkan bahwa kedua orang tersebut memang sosok yang berbeda dan tidak sama juga tidak bisa disamakan.

3. Tugas hidup.
Orang akan bertanya mengapa Isa Almasih harus dihadirkan kembali ke muka bumi ini? Kemungkinan jawabannya adalah untuk membunuh Dajjal. Semua telah mengetahui tugas Isa yang satu ini. Siapapun yang meyakini akan kehadiran Isa yang kedua kalinya dipastikan mempercayai keberadaan Dajjal yang akan dibunuh oleh Isa Almasih.

Orang akan bertanya lagi mengapa harus Isa yang membunuh Dajjal? Kemungkinan jawabannya adalah karena Dajjal memiliki kemampuan untuk menghidupkan orang mati, maka yang akan sanggup menghadapinya tentulah orang yang memiliki kemampuan minimal sama dengannya. Dialah Isa as yang diketahui memiliki kemampuan dapat menghidupkan orang mati.

Sementara itu Ratu Adil kemunculannya untuk membawa Indonesia keluar dari zaman Kalabendu (zaman huru hara). Naskah-naskah leluhur yang membicarakan tentang zaman Kalabendu menyebut bila zaman tersebut lebih ditimbulkan oleh buruknya moral rakyat Indonesia baik yang menjadi pejabat maupun tidak. Tidak ada satupun naskah menyebut bila huru hara zaman Kalabendu diakibatkan oleh ulah Dajjal.

Tidak adanya bukti-bukti akan kehadiran Dajjal sebagai pencipta huru hara di Indonesia membawa pengertian bahwa Ratu Adil tidak akan berhadapan dengan Dajjal. Kerusakan negeri ini yang diakibatkan oleh buruknya moral rakyat Indonesia itulah yang akan dibereskan Ratu Adil. Baik yang rusak alamnya maupun yang rusak manusianya, kelak semua akan diperbaiki satu persatu.

Ingatlah bahwa Isa datang ke bumi untuk membunuh Dajjal, sementara Ratu Adil muncul di Indonesia untuk membawa Indonesia menuju zaman Kalasuba (zaman suka ria). Disisi lain juga tidak ada bukti-bukti bahwa huru hara di negri ini akibat ulah Dajjal, dengan demikian antara Ratu Adil dengan Isa Almasih itu sosok yang berbeda dan bukannya satu sosok.

4. Perihal Ruh.
Ada beberapa kalangan yang meyakini bila Ruh Isa Almasih diturunkan kembali dan masuk berada dalam tubuh Ratu Adil. Benarkah keyakinan yang demikian ini. Sepertinya mustahil hal itu bisa terjadi. Ruh Isa Almasih dengan Ruh Ratu Adil merupakan sosok yang berbeda. Isa Almasih memiliki fisik, jiwa dan ruh yang tidak sama dengan fisik, jiwa dan ruh Ratu Adil.

Seandainya Isa Almasih tidak diangkat ke langit dan mengalami proses kematian yang sama dengan manusia pada umumnya, maka bisa dimaklumi bila Ruh Isa Almasih diturunkan kembali ke fisik baru. Tetapi kenyataannya adalah Isa diangkat ke langit. Diangkat semuanya dari Isa ya fisiknya, ya jiwanya ya ruhnya dan ya begitulah kenyataannya.

Karena fisik ikut diangkat ke langit maka wajarlah bila kelak fisik Isa akan ikut diturunkan kembali ke bumi. Seandainya fisik Isa tidak ikut diturunkan kembali dan hanya Ruhnya saja tanpa fisik, ini kan kelihatan aneh jadinya. Kesannya Tuhan membuat kuburan bagi fisik Isa di langit atau di Syurga, mana mungkinlah langit atau Syurga dijadikan kuburan bagi Isa Almasih.

Ingatlah bahwa fisik manusia ketika mati ya sudah tidak ada gunanya, karena tidak ada gunanya maka dikubur agar tidak menjadi bangkai yang baunya menyebar kemana-mana. Kalo Tuhan menginginkan fisik Isa juga buat apa coba? Fisiknya disimpan di langit atau Syurga sementara ruhnya dimasukkan ke tubuh Ratu Adil, jadi aneh kedengarannya.

Mana mungkin Tuhan akan melakukan lelucon seperti itu. Bila memang fisik Isa telah diangkat ke langit, maka fisik tersebut kelak akan diturunkan kembali ke bumi beserta jiwa dan ruhnya sekaligus. Dengan demikian Ruh Isa tetep akan berada dalah tubuh fisik Isa sementara Ratu Adil akan memiliki ruh sendiri berbeda dengan Ruh yang berada dalam tubuh Isa Almasih.

5. Status hidup.
Sejarah mencatat bahwa Isa Almasih terlahir tanpa ayah. Ibunya Maryam mengandung Isa tanpa proses pernikahan dengan seorang lelaki manapun di dunia ini. Tetapi juga Maryam tidak memiliki hubungan gelap dengan lelaki manapun di dunia ini. Karena kuasa Tuhan YME, janin Isa dihadirkan ke dalam rahim Maryam kemudian lahirlah Isa Almasih.

Saat ini siapapun yang membicarakan tentang Isa selalu akan diikuti pengertian bahwa Isa putra Maryam. Pengertian ini otomatis menempel begitu saja dan telah diterima oleh semua kalangan di muka bumi ini baik dari kalangan yang beragama sama dengan Isa maupun dari kalangan yang tidak seagama dengan Isa Almasih. Kita juga demikian kan mengakui Isa sebagai putra Maryam.

Sementara bicara tentang Ratu Adil maka orang-orang yang mempercayai akan kehadirannya, otomatis akan menyatakan bahwa Ratu Adil merupakan putra Batara Indra. Pernyataan ini mengikuti pernyataan Joyoboyo dalam bait 160 ramalannya “itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak datang di bumi untuk membantu orang Jawa”.

Mengapa Joyoboyo memberi sebutan putra Batara Indra kepada ratu Adil? Bukankah sebutan itu biasa disandangkan kepada Arjuna putra Kunti. Kemungkinan Jawabannya adalah bahwa menurut paham Reinkarnasi yang dianut Joyoboyo, Ratu Adil merupakan titisan dari Arjuna putra Kunti sehingga Arjuna dan Ratu Adil adalah sama.

Dengan menggunakan paham reinkarnasi yang dianut Joyoboyo, maka jiwa Arjuna putra Kunti dititiskan kembali atau dihidupkan kembali ke dalam fisik baru yang kelak kita kenal dengan Ratu Adil. Berangkat dari pengertian dasar inilah maka Ratu Adil kelak memiliki sebutan sebagai Putra Batara Indra.

Sekarang coba kita bandingkan antara sebutan putra Maryam yang ditujukan kepada Isa Almasih dengan sebutan putra Batara Indra yang ditujukan kepada Ratu Adil. Nyata-nyata jelas sekali perbedaannya. Tidak ada sedikitpun sisi-sisi yang sama antara keduanya bahkan hampir mirippun juga tidak.

Disisi lain untuk sebutan putra Maryam, semua orang telah mengetahui bila Maryam adalah manusia perempuan. Tidak ada satupun yang berbeda pendapat mengenai hal ini. Tetapi Batara Indra bukanlah manusia juga bukan perempuan. Dia adalah Dewa atau Malaikat yang jenisnya berbeda jauh dengan manusia. Jadi Maryam dan Batara Indra tidak akan pernah sama selamanya.

Sekarang mau diperiksa dari mana lagi? antara putra Maryam dengan putra Batara Indra sampe kiamat tetep saja tidak akan pernah sama. Apakah anda masih meyakini bila Ratu Adil merupakan Isa Almasih? jawabnya kembali pada diri anda sendiri.

6. Perjuangan.
Isa Almasih dihadirkan Tuhan kembali ke muka bumi untuk yang kedua kalinya dengan misi utama membunuh Dajjal. Banyak kalangan yang memprediksi bahwa sebelum Dajjal terbunuh oleh Isa maka akan terjadi perang besar yang kelak akan kita sebut dengan perang Armageddon.

Ketahuilah bahwa dalam perang Armageddon Isa tidak sendirian. Dia akan maju bersama dengan pasukan dibawah pimpinan Imam Mahdi menghadapi Dajjal dan pasukannya. Memang pada akhirnya Dajjal akan mati di tangan Isa Almasih, tetapi perang tersebut melibatkan banyak pasukan. Orang-orang yang ikut berperang di pihak yang membantu Isa juga tidak sedikit.

Berbeda dengan Isa Almasih, Ratu Adil yang muncul di Indonesia akan menghadapi musuh-musuh dan lawan-lawannya tanpa pasukan, dia menghadapinya seorang diri. Ratu Adil tidak berperang dengan sejumlah manusia sebagai pasukannya. Dalam bait 173 Jongko Joyoboyo disebutkan “menyerang tanpa pasukan, bila menang tak menghina yang lain”.

Joyoboyo menyebut Ratu Adil sebagai sosok yang sakti bersenjatakan Trisula Weda. Dengan senjata dan kesaktian yang dia miliki, maka dia tidak membutuhkan pasukan untuk menghadapi musuh-musuhnya baik musuh-musuh yang ada di dalam negeri Indonesia maupun musuh-musuh yang dihadapinya tingkat Internasional.

Dari perbedaan perjuangan dalam menghadapi musuh antara Isa Almasih dengan Ratu Adil sangatlah jelas bila kedua sosok tersebut berbeda orangnya. Isa Almasih dan Ratu Adil bukanlah orang yang sama. Yang satu menghadapi lawannya dengan pasukan dan yang satu lagi menghadapi lawan tanpa pasukan.

7. Kekuatan.
Berbicara mengenai Isa Almasih tentunya mengingatkan kita akan masa hidupnya sebagai Rosul ke 24. Semua orang telah mengetahui bila Isa Almasih diberi mukjizat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa yaitu salah satunya dapat menghidupkan orang mati. Cerita tentang Isa yang satu ini tidak ada yang akan membantahnya, ya itulah Isa Almasih.

Sejarah mencatat dari 25 Rosul hanya Isa satu-satunya yang diberi mukjizat bisa menghidupkan orang mati. Oleh karena Dajjal memiliki kemampuan yang sama dengan Isa yaitu dia bisa menghidupkan orang mati, maka Isa dipilih Tuhan untuk menghadapinya. Isapun diangkat ke langit dan kelak bila Dajjal telah muncul, maka dia akan diturunkan kembali.

Lain halnya Isa yang dapat menghidupkan orang mati, Ratu Adil dalam semua naskah leluhur tidak disebutkan bisa menghidupkan orang mati. Tidak ada satu naskahpun yang menyebut Ratu Adil memiliki kemampuan bisa menghidupkan orang mati. Kata Joyoboyo Ratu Adil orangnya sakti, tetapi meskipun dia sakti tetap saja tidak mampu menghidupkan orang mati dengan kesaktiannya itu.

Beberapa kalangan menyebut kelak Ratu Adil akan mendapat Wahyu/Mukjizat. Akan tetapi karena yang dihadapinya bukan Dajjal, maka wahyu yang akan diterima Ratu Adil bukanlah wahyu yang dapat untuk menghidupkan orang mati. Tetapi wahyu yang sesuai dengan musuh yang kelak dihadapinya.

Tidak adanya bukti-bukti bahwa Ratu Adil memiliki kemampuan dapat menghidupkan orang mati maka jelaslah sudah bila Ratu Adil sejatinya bukan Isa Almasih. Apabila saat ini ada orang yang mengaku Ratu Adil titisan Isa Almasih, sebaiknya kita suruh dia untuk menghidupkan orang mati sebagai buktinya. Apabila tidak sanggup berarti dia palsu.

Isa Almasih vs Ratu Adil
/ Isa Almasih Ratu Adil
1 Keberadaan Diturunkan dari langit Dilahirkan
2 Kehadirannya Di Damsyik Di Indonesia
3 Tugas Hidup Membunuh Dajjal Mengakhiri zaman Kalabendu
4 Ruh Ruh Isa sendiri Ruh Ratu Adil sendiri
5 Status Putra Maryam Putra Batara Indra
6 Perjuangan Perang Armageddon Nyerang tanpa pasukan
7 Kekuatan Bisa menghidupkan orang mati Sakti namun tidak bisa menghidupkan orang mati

Beberapa ketidaksamaan anatar Isa Almasih dengan Ratu Adil sebagaimana yang telah disampaikan di atas, membawa pengertian bahwa kenyataannya Ratu Adil sejatinya bukanlah Isa Almasih. Ratu Adil dan Isa Almasih merupakan orang yang berbeda baik fisik, jiwa maupun ruhnya. Keduanya tidak akan pernah berada dalam satu sosk manusia sampe kapanpun juga.

Memang pada kenyataannya kedua sosok tersebut saat ini belum nampak di muka bumi ini, tetapi bila dilakukan perbandingan dari fakta-fakta yang ada menganai keduanya, akan ditemukan titik terang bila kedua sosok itu berbeda dan tidak bisa disamakan.

Apabila pada saat ini ada orang yang menyatakan bahwa dirinya Ratu Adil titisan Isa Almasih, dipastikan orang tersebut hanya mengaku-ngaku saja alias Ratu Adil yang palsu juga Isa Almasih yang palsu. Namun bila anda masih penasaran dengan orangnya, maka sebaiknya diminta untuk membuktikan. Khususnya bukti kemampuan bisa menghidupkan orang mati, dipastikan dia akan kelabakan.

Kontrofersi, Senin 6 Oktober 2008
Eddy Corret.

About these ads