Nostradamus
Dalam Century dan Kuantrainnya
Telah meramalkan tentang kemunculan Satrio Piningit

Michell de Nostradamus lahir 23 Desember 1503 meninggal 1 Juli 1566 di Prancis merupakan seorang dokter yang dapat meramalkan peristiwa penting di dunia. Ramalannya dikumpulkan dalam bentuk Kuantrain (sajak 4 baris) yang dikumpulkan melalui sebuah terbitan berjudul Century dan setiap Century berisi 100 Kuantrain. Oleh karena banyak ramalannya telah terbukti maka sebagian besar penduduk dunia mempelajari hasil karyanya itu. Dalam hal ini Nostradamus juga telah meramalkan beberapa peristiwa penting di Indonesia.

1. Peristiwa di Zaman Kalabendu.
Century 1 Kuantrain 20 tertulis :
Tours, Oriens, Blois, Angers, Reims & Nantes,
Cités vexees par subit changement.
Par langues estranges seront tenduës tentes,
Fleuues, dards Renes terre & mer tremblement.

Kota Tours, Orleans, Blois, Angiers, Reims dan Nantes,
mengalami perubahan mendadak.
Masyarakat dari bahasa yang berbeda akan memasang tenda-tenda mereka
Sungai mengalir deras di Rennes, bumi akan terkena gempa di darat dan lautnya.

Century 1 Kuantrain 21 tertulis :
Profonde argille blanche nourrit rocher,
Qui d’vn abysme istra lacticineuse,
En vain troublez ne l’oseront toucher,
Ignorant estre au fond terre argilleuse.

Di kedalaman batu-batu karang tersimpan tanah lempung putih
yang akan mengeluarkan susu putih dari celah-celahnya.
Orang secara sadar tidak akan berani menyentuhnya
tidak menyadari bahwa dasar bumi berupa tanah lempung.

Century 3 Kuantrain 3 tertulis :
Mars & Mercure, & l’argent ioint ensemble,
Vers le midy extreme siccité:
Au fond d’Asie on dira terre tremble,
Corinthe, Ephese lors en perplexité.

Ketika Mars, Merkurius dan Bulan berhubungan erat mengarah ke selatan
maka akan terjadi kekeringan besar.
Sebuah gempa bumi akan terdengar di kedalaman Asia
baik Corinth maupun Ephesus berada dalam kondisi gawat.

Dari kedua Kuantrain di atas menggambarkan peristiwa gempa bumi yang melanda Asia. Hal ini mengingatkan kita pada peristiwa Tsunami Aceh pada Desember 2004 yang terjadi tidak hanya di Aceh saja, tetapi juga terjadi di Srilangka, India dan lainnya. Sementara bila diperhatikan kalimat pada Century 1 Kuantrain 20 tertulis “masyarakat dari bahasa yang berbeda-beda akan memasang tenda-tenda mereka”. Kalimat yang satu ini terlihat jelas untuk Indonesia yang kaya akan bahasa dan telah berpuluh bahkan sudah beratus kali gempa melanda negri ini.

Sedangkan pada Century 1 Kuantrain 21 dapat dimengerti arah tulisannya yaitu untuk membicarakan peristiwa luapan lumpur di Sidoarjo yang telah terjadi sejak tahun 2006. Sepertinya bukan hanya Prabu Joyoboyo saja yang mengetahui akan terjadinya gempa, tsunami, dan luapan lumpur dalam rangkaian Zaman Kalabendu di Indonesia, Nostradamus yang berada di Prancis juga telah mengetahuinya. Meskipun hanya beberapa kalimat saja namun dari beberapa kalimat itu bisa disimpulkan bila Nostradamus mengerti akan peristiwa Kalabendu di Indonesia.

2. Peristiwa di Zaman Kalasuba.
Century 5 Kuantrain 41 tertulis :
Nay sous les ombres & iournee nocturne,
Sera en regne & bonté souueraine:
Fera renaistre son sang de l’antique vrne,
Renouuellant siecle d’or pour l’airain.

Terlahir di bawah bayang-bayang pada hari yang kelam
Dia akan begitu berkuasa baik dalam pemerintahan maupun kebijakan.
Darahnya akan membangkitkan kembali cawan minum kuno
memperbarui abad emas sebagai ganti abad kuningan.

Century 10 Kuantrain 79 tertulis :
Les vieux chemins seront tous embellys,
Lon passera à Memphis somentree:
Le grand Mercure d’Hercules fleur de lys,
Faisant trembler terre, mer & contree.

Semua jalan-jalan tua akan diperbaiki
mereka akan pergi (kesuatu tempat) yang mirip dengan Memphis.
lencana kerajaan Merkurius yang agung dari Hercules
akan mengakibatkan tanah, laut dan negeri bergabung.

Century 10 Kuantrain 89 tertulis :
De brique en mabre seront les murs reduits,
Sept & cinquante annees pacifiques:
Ioye aux humains, renoué l’aqueduict,
Santé, temps grands fruicts, ioye & mellifiques.

Dinding-dinding akan berubah dari batu-batu menjadi kelereng
selama tujuh puluh lima tahun penuh damai.
Suka cita bagi umat manusia, saluran air dibuka kembali
kesehatan, buah-buahan berlimpah-limpah, suka cita dan saat-saat penuh nyanyian merdu.

Century 10 Kuantrain 79 dan Century 10 Kuantrain 89 menggambarkan peristiwa di Zaman Kalasuba di Indonesia. Telah lama negri ini dilanda goro-goro selama berlangsungnya zaman Kalabendu. Maka setelah zaman berganti maka pembangunan akan digalakkan di semua penjuru Nusantara. Semua akan direnovasi seperti jalan-jalan akan diperbaiki, dinding-dinding bangunan akan diperbarui yang tadinya dari batu berubah mengkilap dari keramik. Apabila pembangunan telah dimulai di segala bidang memenuhi kesejahteraan rakyat maka kemakmuran di Indonesia akan dapat terwujud dan rakyat Indonesia dapat hidup damai nyaman di negri tercinta Indonesia.

Apa mungkin Indonesia akan mencapai kemakmuran? Jawabannya sangat mungkin karena di satu sisi kelak akan muncul Satrio Piningit yang mewujudkan kemerdekaan dan kemakmuran Indonesia, disisi lain leluhur Nusantara telah mewariskan harta amanah yang jumlahnya begitu banyak untuk anak cucu bangsa Indonesia. Bila kemakmuran Indonesia telah terwujud maka Century 5 Kuantrain 41 yaitu “abad emas akan mengganti abad perak” tentunya dapat terwujud juga. Pada saat dunia memasuki zaman keemasan pada saat yang sama pula Indonesia memasuki zaman Kalasuba.

Selanjutnya yang disampaikan Nostradamus dalam Century 10 Kuantrain 89 yaitu “suka cita bagi umat manusia, saluran air dibuka kembali, kesehatan, buah-buahan berlimpah-limpah, suka cita dan saat-saat nyanyian merdu” rupanya sama dengan yang disampaikan Prabu Joyoboyo pada bait 173 “rakyat bersuka ria, tak ada yang mengeluh kekurangan”. Adanya kesamaan dalam memandang sebuah zaman di Indonesia yaitu kelak zaman Kalasuba maka tidak ragu lagi setelah kita melewati zaman Kalabendu ini, rakyat Indonesia akan hidup dalam kesejahteraan dan kemakmuran yang sesungguhnya.

3. Satrio Piningit muncul di Asia.
Century 1 Kuantrain 50 tertulis :
De l’aquatique triplicité naistra,
D’vn qui fera le Ieudy pour sa feste:
Son bruit, loz, regne, sa puissance croistra,
Par terre & mer aux Oriens tempeste.

Dari 3 lautan akan terlahir seorang
yang akan menyatakan hari kamis sebagai hari libur.
Ketenaran, kemuliaan, aturan dan kekuasaannya akan tumbuh
melintasi daratan dan lautan membawa bencana bagi timur.

Century 10 Kuantrain 75 tertulis :
Tant attendu ne reuiendra iamais,
Dedans l’Europe en Asie apparoistra:
Vn de la ligue yssu du grand Hermes,
Et sur tous Roys des Orients croistra.

Lama ditunggu dia tidak akan pernah kembali ke Eropa
Dia akan muncul di Asia.
Salah satu anggota liga yang dikeluarkan dari Hermes yang agung
Dia akan mencapai puncak kekuasaan di atas semua kekuasaan lain di timur.

Century 10 Kuantrain 75 menggambarkan bahwa akan ada tokoh yang ternyata muncul di benua Asia dan bukannya benua Eropa. Mengenai tempat kemunculannya dapat dilihat pada Century 1 Kuantrain 50 yang menyebut tokoh tersebut lahir diantara 3 lautan. Tidak salah lagi tempat yang dikelilingi 3 lautan adalah negara kita Indonesia. Apabila mau ditebak nama 3 lautan tersebut bisa jadi laut Cina selatan, laut Jawa, dan Laut Indonesia. Posisi yang pas berada diantara ketiga lautan tersebut tiada lain yaitu pulau Jawa sebagai tempat Satrio Piningit akan muncul.

Selanjutnya ada kalimat yang berbunyi “salah satu anggota liga yang dikeluarkan dari Hermes yang agung” rada sulit menebak maksud kalimat ini. Namun bila dihubungkan dengan Ugo Wangsit Siliwangi yang menyebutkan “pemuda gembala sudah tidak ada, sudah pergi bersama pemuda berjanggut, pergi membuka lahan baru di Lebak Cawéné!”, maka bisa jadi maksudnya si Satrio Piningit dikeluarkan dari keluarga besarnya baik pihak ayah maupun pihak ibu yang akhirnya memaksa dia untuk pergi pindah tempat ke Lebak Cawene yang sampai saat ini masih misterius tempatnya.

4. Satrio Piningit yang tetap akan tersembunyi.
Century 2 Kuantrain 27 tertulis :
Le diuin verbe sera du ciel frappé,
Qui ne pourra proceder plus auant:
Du reseruant le secret estoupé,
Qu’on marchera par dessus & deuant.

Suara ilahi akan turun dari langit
dan dia tidak akan pergi lebih jauh lagi.
Rahasia tetap akan tersembunyi hingga turunnya wahyu
Sehingga orang-orang berjalan dengan dan di atas kepala.

Kemudian pada Century 2 Kuantrain 27 ada kalimat “rahasia akan tersembunyi hingga turunnya wahyu”. Sepertinya cocok sekali untuk menggambarkan keadaan Satrio Piningit yang tetap akan tersembunyi sampai tiba waktunya muncul kelak. Namanya juga piningit atau tersembunyi maka tidak satupun orang yang akan mengetahui keberadaannya kecuali orang yang diberitahu Tuhan Sang Pencipta. Banyak yang mengatakan Satrio Piningit ada di sini atau ada di situ dalam pulau Jawa. Ntah benar atau tidak yang pasti kalau sudah diketahui keberadaannya sebelum wahyu Tuhan turun maka sosok itu bukan yang dimaksud Nostradamus.

Kalimat tersembunyi hingga turunnya wahyu mengindikasikan apabila wahyu Tuhan tersebut telah turun kepada Satrio Piningit, maka dia tidak akan menunggu lagi satu hari atau satu minggu atau satu bulan untuk beraksi. beberapa saat setelah wahyu Tuhan diterimanya diduga dia akan langsung muncul di tengah-tengah rakyat Indonesia apalagi saat itu sepertinya perang agung masih berlangsung. Karena wahyu belum turun maka status dia masih tersembunyi (piningit) lalu orang akan berfikir untuk mengotak atik keberadaan Satrio Piningit sesuai kalimat “sehingga orang-orang akan berjalan dengan dan di atas kepalanya”.

5. Satrio Piningit menuju Prancis.
Century 2 Kuantrain 29 tertulis :
L’Oriental sorrira de son siege,
Passer les monts Apennons voir la Gaule:
Transpercera le ciel, les eaux & neige,
Et vn chacun frappera de sa gaule.

Seorang lelaki bangsa timur akan datang langsung
dari tempat kediamannya dan melewati Appennina menuju Prancis.
Dia akan melintas melewati langit, laut dan salju.
Dia akan mencambuk semua orang dengan cambuknya.

Century 5 Kuantrain 54 tertulis :
Du pont Exine, & la grand Tartarie,
Vn Roy sera qui viendra voir la Gaule,
Transpercera Alane & l’Armenie,
Et dedans Bisance lairra sanglante gaule.

Dari sebuah laut hitam dan Tartary besar
akan muncul seorang raja yang akan datang mengunjungi Prancis.
Dia akan lewat melalui Alenia dan Armenia
meninggalkan cambuk berdarahnya di Bizantium.

Century 2 Kuantrain 28 tertulis :
Le penultiesme du surnom du Prophete,
Prendra Diane pour son iour & repos:
Loing vaguera par frenetique teste,
En deliurant vn grand peuple d’impos.

Satu-satunya nama nabi terakhir
akan menetapkan hari minggu sebagai hari istirahatnya.
Dia akan berkelana jauh
membebaskan bangsa besar dari perbudakan.

Century 2 Kuantrain 28 terdapat kalimat “satu-satu nama nabi terakhir”. Kata nabi terakhir dimaksudkan untuk Satrio Piningit yang tidak lama lagi akan muncul di Indonesia. Nostradamus menyebut si satrio dengan nabi terakhir kemungkinan besar dikarenakan si satrio tersebut akan mendapat mukjizat/wahyu dari Tuhan layaknya seorang Nabi/Rosul zaman dahulu kala. Sedangkan untuk kata “terakhir” mengindikasikan bila setelah Satrio Piningit kelak di masa depan tidak akan ada lagi manusia yang diberi mukjizat/wahyu oleh Tuhan Sang Pencipta. Jadi Satrio Piningitlah manusia terakhir yang menerima wahyu.

Selanjutnya terdapat kalimat “berkelana jauh membebaskan bangsa besar dari perbudakan”. Dalam usaha untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, Satrio Piningit rupanya tidak setengah-setengah tetapi serius memperjuangkannya dengan mendatangi negara-negara penjajah dan perusak Indonesia sejauh apapun di muka bumi ini. Kalimat ini sepertinya senada dengan ungkapan Prabu Joyoboyo pada bait 173 “nglurog tanpo bolo menang tanpo ngasorake” Artinya Satrio Piningit akan mendatangi musuh yang tempatnya sangat jauh sendirian saja tanpa membawa pasukan satu orangpun dari rakyat Indonesia atau yang lainnya. Kira-kira negara manakah tujuannya ?

Dalam Century 2 Kuantrain 29 dan Century 5 Kuantrain 54 menyebut negara Prancis yang akan didatangi Satrio Piningit. Hingga saat ini belum diketahui tujuan si satrio ke Prancis. Selanjutnya ada kalimat berbunyi “akan melintas melewati langit, laut dan salju”. Maksudnya Satrio Piningit akan menggunakan kemampuan terbangnya untuk mendatangi negara musuh, dalam hal ini tujuan pertama adalah Prancis. Melintas dalam kalimat ini bukan diartikan naik pesawat, akan tetapi terbang melayang di udara seperti burung yang bisa terbang. Disebutkan pula Satrio Piningit akan menggunakan senjatanya berupa cambuk untuk mencambuk semua orang yang menghalanginya ketika di Prancis.

6. Satrio Piningit gemar berperang.
Century 5 Kuantrain 42 tertulis :
Mars esleué en son plus haut befroy,
Fera retraire les Allobrox de France:
La gent Lombarde fera si grand effroy,
A ceux de l’Aigle comprins sous la Balance.

Seorang lelaki gemar berperang yang mencapai puncak kejayaaannya
yang akan membawa kembali Savoy ke Prancis.
Penduduk dari Lombardy akan menimbulkan ketakutan luar biasa
terhadap bangsa elang termasuk yang berada di bawah rasi timbangan.

Century 1 Kuantrain 56 tertulis :
Vous verrez tost & tard faire grand change,
Horreurs extremes & vindications:
Que si la Lune conduite par son ange,
Le ciel s’approche des inclinations.

Tidak lama lagi engkau akan menyaksikan terjadinya perubahan
horor dan balas dendam yang mengerikan.
Karena sering dibimbingnya bulan oleh malaikat pengiringnya
maka benda-benda langitpun semakin dekat menuju rasi timbangan.

Dalam Century 5 Kuantrain 42 disebutkan Lelaki Muda yang tiada lain Satrio Piningit rupanya seorang yang gemar berperang. Kalimat ini sedikit berbeda dengan isu-isu kemunculan Satrio Piningit di Indonesia yang kebanyakan justru akan menjadi presiden dengan sederet rencana untuk melakukan perubahan di Indonesia tanpa ada sama sekali rencana berperang. Padahal apa yang disebutkan Nostradamus sebagai lelaki gemar perang rupanya juga senada dengan Prabu Joyoboyo pada bait 163 yang menyebut “bergelar pangeran perang”. Dua sumber ini yaitu dari Nostradamus dan Prabu Joyoboyo nyata-nyata menyebut Satrio Piningit suka berperang.

Selanjutnya Century 1 Kuantrain 56 tertulis terjadinya perubahan, horor dan balas dendam yang mengerikan. Kalimat ini dapat dimengerti bila perjuangan Satrio Piningit mewujudkan kemerdekaan Indonesia harus salah satunya membalas dendam negara-negara yang telah merusak dan menjajah Indonesia. Hampir senada dengan ungkapan Nostradamus, Prabu Joyoboyo pada bait 159 juga telah menyebutkan “tanda datangnya perubahan zaman orang pinjam mengembalikan, orang berhutang membayar hutang nyawa bayar nyawa hutang malu dibayar malu”.

7. Terjadinya Perang Dunia akibat ulah Satrio Piningit.
Century 5 Kuantrain 19 tertulis :
Le grand Royal d’or, d’airain augmenté,
Rompu la pache, par ieune ouuerte guerre:
Peuple affligé par vn chef lamenté,
De sang barbare sera couuerte terre.

Kerajaan emas yang agung ditopang oleh uang
Melanggar janji, Perang dipicu oleh lelaki muda.
Rakyat dianiaya oleh pemimpin yang pemimpin merana
Bumi akan digenangi darah kaum Barbar.

Century 5 Kuantrain 5 tertulis :
De la Felice Arabie contrade,
N’aistra puissant de loy Mahometique:
Vexer l’Espagne, conquester la Grenade,
Et plus par mer à la gent Lygustique.

Di dalam negara Arabia yang beruntung
akan terlahir seorang tokoh kuat dalam syariat Muhammad.
Dia akan menguasai Spanyol dan menaklukkan Granada
sekaligus sebagian besar bangsa Liguria dari laut.

Satrio Piningit dalam pengertian Nostradamus dan Prabu Joyoboyo merupakan sosok yang suka berperang hingga dijuluki pangeran perang. Oleh karena ulahnya yang menyerang negara-negara yang telah menjajah dan merusak Indonesia maka akan muncul dampak yang serius pada dunia. Dalam Century 5 Kuantrain 19 disebutkan terjadinya perang yang dipicu oleh lelaki muda. Hal ini mengindikasikan kelak di dunia yang saat ini terlihat damai setelah kemunculan Satrio Piningit menyerang barat maka dunia akan berperang yang bisa jadi merupakan perang dunia ke 3.

Masih ada lagi akibat ulah Satrio Piningit yaitu pada Century 5 Kuantrain 5 disebutkan “dari negara Arab akan terlahir tokoh kuat”. Kalimat ini sepertinya mengarah kepada munculnya Imam Mahdi Al-Muntazar. Banyak kabar beredar bila kemunculan Imam Mahdi akan terjadi perang dunia ketiga yang kelak disebut perang Armageddon antara Imam Mahdi dan pasukannya melawan Dajjal dan pengikutnya. Berdasar Kuantrain ini maka tidak salah bila Nabi Muhammad SAW menyebut Satrio Piningit yang merupakan Pemuda Bani Tamim sebagai pembawa panji Imam Mahdi.

Mengenai perang dunia ketiga memang bukan berita baru lagi, banyak pihak telah memprediksi akan terjadinya peristiwa perang dunia tersebut. Sementara Nostradamus telah memberitahukan bila perang dunia secara langsung maupun tidak langsung dipicu oleh ulah Satrio Piningit yang gemar berperang. Akan tetapi jangan kawatir karena sesudah terjadi perang dunia 3 kelak akan ada perdamaian yaitu pada saat bumi mencapai zaman keemasan dan pada saat itu pula Indonesia mencapai kemakmuran.

Referensi : Ashok K Sharma,  Nostradamus (tanda-tanda perang dan bencana abad 21),  Penerbit Delphi Publisher, Maret 2006.

Kontrofersi, Senin 14 Desember 2009
Eddy Corret.

About these ads